Mahfud MD Kritik Panduan Makan Gratis, dari Tiga Jari hingga Bernapas di Bejana
Kamis, 09 Januari 2025 - 17:40 WIB
loading...
Mahfud MD mengkritik surat edaran tentang panduan makan bergizi gratis di lingkungan pesantren terkait etika makan dan minum. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Mahfud MD mengkritik surat edaran tentang panduan makan bergizi gratis (MBG) di lingkungan pesantren yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag). Dalam panduan tersebut, Kemenag menulis 14 poin tentang etika makan dan minum. Mahfud MD mengkritik sejumlah poin karena dinilai terlalu berlebihan.
Salah satu poin yang dikritik adalah poin ke-9 yang menyebutkan tentang makan menggunakan tiga jari. Lalu, poin tentang larangan mencaci makanan serta poin ke-13 tidak bernapas dalam bejana (tempat minum).
Baca Juga: Mengintip Aneka Menu Makan Bergizi Gratis di Berbagai Daerah Indonesia
"Ini Kemenag agak berlebihan. Makan harus dengan 3 jari. Yang 2 jari bagaimana? Tak boleh mencaci makanan. Memang ada orang mencaci makanan? Jangan bernafas di bejana. Memang ngapain bernafas di bejana?" ujar Mahfud MD dalam cuitannya.
Lalu, Mahfud MD juga mengutip dalil tentang memudahkan dalam menjalankan syariat agama.
يسروا ولا تعسروا، وبشروا ولا تنفروا.
Artinya, ”Permudahlah–dalam beragama, dan janganlah kamu persulit, dan berikanlah kabar gembira, dan jangalah kamu menjadikan orang justru berpaling–dari agama,” (Muttafaq ‘alaih).
Salah satu poin yang dikritik adalah poin ke-9 yang menyebutkan tentang makan menggunakan tiga jari. Lalu, poin tentang larangan mencaci makanan serta poin ke-13 tidak bernapas dalam bejana (tempat minum).
Baca Juga: Mengintip Aneka Menu Makan Bergizi Gratis di Berbagai Daerah Indonesia
"Ini Kemenag agak berlebihan. Makan harus dengan 3 jari. Yang 2 jari bagaimana? Tak boleh mencaci makanan. Memang ada orang mencaci makanan? Jangan bernafas di bejana. Memang ngapain bernafas di bejana?" ujar Mahfud MD dalam cuitannya.
Lalu, Mahfud MD juga mengutip dalil tentang memudahkan dalam menjalankan syariat agama.
يسروا ولا تعسروا، وبشروا ولا تنفروا.
Artinya, ”Permudahlah–dalam beragama, dan janganlah kamu persulit, dan berikanlah kabar gembira, dan jangalah kamu menjadikan orang justru berpaling–dari agama,” (Muttafaq ‘alaih).
Lihat Juga :