Studi: Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Kurangi Risiko Kematian Dini
Minggu, 12 Januari 2025 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Setelah periode tindak lanjut selama hampir 10 tahun, ditemukan 4.295 kematian akibat berbagai penyebab, termasuk 1.268 kematian akibat penyakit kardiovaskular dan 934 akibat kanker. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi kopi di pagi hari terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.
Risiko kematian dini berkurang 16 persen untuk semua penyebab. Risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular berkurang hingga 31 persen. Sebaliknya, konsumsi kopi sepanjang hari tidak memberikan pengurangan risiko yang signifikan.
Manfaat konsumsi kopi pagi berlaku untuk berbagai jenis kopi, baik berkafein maupun tanpa kafein. Jumlah kopi yang dikonsumsi juga tidak berpengaruh signifikan, baik itu kurang dari satu cangkir atau lebih dari tiga cangkir per hari, hasilnya tetap sama.
Baca Juga: Manfaat Minum Kopi Pagi Hari, Meningkatkan Kesehatan Usus hingga Baik untuk Diabetes
Meski memberikan pengetahuan baru, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Di mana data berdasarkan ingatan peserta tentang asupan makanan, yang rentan terhadap bias dan ketidakakuratan. Selain itu, penelitian tidak mencakup informasi genetik, sehingga tidak dapat mengevaluasi pengaruh metabolisme kafein.
Tidak dapat sepenuhnya menyingkirkan kemungkinan bahwa pola minum kopi pagi adalah penanda gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Risiko kematian dini berkurang 16 persen untuk semua penyebab. Risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular berkurang hingga 31 persen. Sebaliknya, konsumsi kopi sepanjang hari tidak memberikan pengurangan risiko yang signifikan.
Manfaat konsumsi kopi pagi berlaku untuk berbagai jenis kopi, baik berkafein maupun tanpa kafein. Jumlah kopi yang dikonsumsi juga tidak berpengaruh signifikan, baik itu kurang dari satu cangkir atau lebih dari tiga cangkir per hari, hasilnya tetap sama.
Baca Juga: Manfaat Minum Kopi Pagi Hari, Meningkatkan Kesehatan Usus hingga Baik untuk Diabetes
Meski memberikan pengetahuan baru, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan. Di mana data berdasarkan ingatan peserta tentang asupan makanan, yang rentan terhadap bias dan ketidakakuratan. Selain itu, penelitian tidak mencakup informasi genetik, sehingga tidak dapat mengevaluasi pengaruh metabolisme kafein.
Tidak dapat sepenuhnya menyingkirkan kemungkinan bahwa pola minum kopi pagi adalah penanda gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Lihat Juga :