Berendam Air Es 10 Menit Bisa Bikin Cerdas hingga Tidur Nyenyak
Selasa, 14 Januari 2025 - 11:20 WIB
loading...
Berendam dalam air es menjadi favorit para atlet dan penggemar kebugaran. Ini karena manfaatnya yang banyak. Foto/ HIndustan Times
A
A
A
JAKARTA - Berendam dalam air es atau Cold-water immersion (CWI) menjadi favorit para atlet dan penggemar kebugaran. Ini karena manfaat pemulihan dan potensinya untuk menyegarkan tubuh dan pikiran. Tidak itu saja, juga mempertajam kinerja kognitif, meningkatkan kualitas tidur dan meredakan kekhawatiran mental.
Dikutip Hindustan Times, sebuah studi yang diterbitkan Physiology & Behavior menyelidiki berendam air dingin , mengungkap efek menarik dari berendam dalam air dingin secara teratur pada kesehatan dan kesejahteraan.
Baca Juga: Mengenal Terapi Dingin yang Dilakukan Nikita Willy, Rendam Wajah dengan Es Batu
Meski kebanyakan orang mengaitkan berendam dalam air dingin dengan pemulihan pasca-olahraga, efeknya yang lebih luas pada kesehatan mental dan emosional masih belum jelas. Studi sebelumnya sering menyoroti kelemahan paparan dingin ekstrem, seperti gangguan perhatian dan ingatan, tetapi ini melibatkan kondisi yang keras—air yang sangat dingin dan perendaman yang lama. Menyadari adanya celah, para peneliti di University of Central Lancashire mengeksplorasi protokol yang lebih realistis: 10 menit dalam air 10°C, tiga kali seminggu, selama sebulan. Detail yang mengerikan
Tiga belas relawan yang sehat, berusia sekira 21 tahun, menantang tantangan es. Peserta membenamkan diri mereka hingga pinggang atau dada dalam air dingin sementara kinerja kognitif, kualitas tidur, dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan dinilai sebelum, selama, dan setelah program empat minggu.
Dikutip Hindustan Times, sebuah studi yang diterbitkan Physiology & Behavior menyelidiki berendam air dingin , mengungkap efek menarik dari berendam dalam air dingin secara teratur pada kesehatan dan kesejahteraan.
Baca Juga: Mengenal Terapi Dingin yang Dilakukan Nikita Willy, Rendam Wajah dengan Es Batu
Meski kebanyakan orang mengaitkan berendam dalam air dingin dengan pemulihan pasca-olahraga, efeknya yang lebih luas pada kesehatan mental dan emosional masih belum jelas. Studi sebelumnya sering menyoroti kelemahan paparan dingin ekstrem, seperti gangguan perhatian dan ingatan, tetapi ini melibatkan kondisi yang keras—air yang sangat dingin dan perendaman yang lama. Menyadari adanya celah, para peneliti di University of Central Lancashire mengeksplorasi protokol yang lebih realistis: 10 menit dalam air 10°C, tiga kali seminggu, selama sebulan. Detail yang mengerikan
Tiga belas relawan yang sehat, berusia sekira 21 tahun, menantang tantangan es. Peserta membenamkan diri mereka hingga pinggang atau dada dalam air dingin sementara kinerja kognitif, kualitas tidur, dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan dinilai sebelum, selama, dan setelah program empat minggu.
Lihat Juga :