Program Tukar Sampah Jadi Berkah, Kaos Kaki Bekas Bisa Jadi Voucher Rp5 Ribu
Senin, 20 Januari 2025 - 12:40 WIB
loading...
Pada hari Rabu, 15 Januari 2025, KUKA resmi diluncurkan dengan membawa semangat baru meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pada hari Rabu, 15 Januari 2025, KUKA resmi diluncurkan dengan membawa semangat baru untuk meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Salah satu program spesial dalam peluncuran ini adalah "Tukar Kaos Kaki Bekas," sebuah inisiatif unik di mana masyarakat dapat menukarkan kaos kaki bekas mereka dan mendapatkan voucher senilai Rp 5.000.
Kaos kaki bekas yang terkumpul dari program ini akan diolah menjadi isian boneka KUKA, sebuah produk edukatif yang dirancang untuk anak-anak. Langkah ini tidak hanya memberikan manfaat edukasi bagi anak-anak tetapi juga membantu mengurangi limbah tekstil, sekaligus memperkenalkan konsep daur ulang kepada keluarga.
CEO Kanik sekaligus pencipta KUKA Aman Suparman, Ph.D., menyampaikan pandangannya terkait program ini.
"Melalui program Tukar Kaos Kaki Bekas, kami ingin menunjukkan bahwa limbah, sekecil apapun, dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini adalah bentuk nyata bagaimana kami mengedukasi keluarga untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menginspirasi langkah-langkah kecil menuju keberlanjutan," kata Aman.
Baca Juga: Pangeran William Tolak Mentah-mentah Beri Gelar Kerajaan untuk Putri Anne
“Kami percaya bahwa kreativitas adalah kunci untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan. Dengan melibatkan keluarga dalam program seperti ini, kami berharap bisa mendorong kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan dampak positif bagi generasi mendatang," sambung Manager R&D Kanik Arbi Anwar Habibi.
KUKA sendiri hadir sebagai media yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian keluarga terhadap lingkungan yang aman dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan edukasi, kreativitas, dan keberlanjutan, KUKA ingin menjadi inspirasi bagi keluarga untuk berkontribusi dalam menjaga bumi melalui langkah-langkah kecil namun berdampak besar.
Kaos kaki bekas yang terkumpul dari program ini akan diolah menjadi isian boneka KUKA, sebuah produk edukatif yang dirancang untuk anak-anak. Langkah ini tidak hanya memberikan manfaat edukasi bagi anak-anak tetapi juga membantu mengurangi limbah tekstil, sekaligus memperkenalkan konsep daur ulang kepada keluarga.
CEO Kanik sekaligus pencipta KUKA Aman Suparman, Ph.D., menyampaikan pandangannya terkait program ini.
"Melalui program Tukar Kaos Kaki Bekas, kami ingin menunjukkan bahwa limbah, sekecil apapun, dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini adalah bentuk nyata bagaimana kami mengedukasi keluarga untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menginspirasi langkah-langkah kecil menuju keberlanjutan," kata Aman.
Baca Juga: Pangeran William Tolak Mentah-mentah Beri Gelar Kerajaan untuk Putri Anne
“Kami percaya bahwa kreativitas adalah kunci untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan. Dengan melibatkan keluarga dalam program seperti ini, kami berharap bisa mendorong kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan dampak positif bagi generasi mendatang," sambung Manager R&D Kanik Arbi Anwar Habibi.
KUKA sendiri hadir sebagai media yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian keluarga terhadap lingkungan yang aman dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan edukasi, kreativitas, dan keberlanjutan, KUKA ingin menjadi inspirasi bagi keluarga untuk berkontribusi dalam menjaga bumi melalui langkah-langkah kecil namun berdampak besar.
Lihat Juga :