Addie MS Hibur Ribuan Gamer lewat Video Game Concert Volume II
Selasa, 25 Februari 2025 - 12:03 WIB
loading...
Ribuan gamer menikmati pertunjukan musik Addie MS bersama Twilite Orchestra lewat Video Game Concert Volume II. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Ribuan gamer menikmati pertunjukan musik Addie MS dengan alunan megah Twilite Orchestra lewat Video Game Concert Volume II, di mana penonton diajak menyelami dunia musik video game yang penuh kenangan petualangan seru.
Konser yang dihelat di Stadion Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada Sabtu (22/2/2025) malam ini dihadiri sekira 3.000 penonton. Dari melodi epik Final Fantasy hingga dentuman adrenalin DOTA 2, serta penataan panggung, cahaya dan suara yang begitu impresif dan mengesankan, konser ini adalah perayaan komplet bagi para gamer dan pecinta musik simfoni. Kolaborasi istimewa dengan grup K-Pop Kandis menambah semarak malam itu, memadukan dua dunia musik yang berbeda dalam harmoni yang memukau.
"Melihat antusiasme penonton, saya merasa terharu. Sebuah malam yang penuh keajaiban," ujar Addie MS.
"Kami ingin menciptakan pengalaman yang tak terlupakan. Harapan kami malam ini para penonton mendapatkannya," tambah komposer sekaligus konduktor Twilite Orchestra itu.
Addie MS dan Twilite Orchestra membawakan aransemen megah dari musik video game populer. Sementara, pada aca yang digekar TipTip dan East Ventures, tampil grup K-Pop Kandis yang membuka konser mampu memberikan sentuhan modern yang anggun, berkelas sekaligus enerjik.
Para personel Kandis yakni Hello, Nine, Venny, dan Looky, menyampaikan antusiasme mereka atas kolaborasi spesial ini.
“Sebuah malam yang luar biasa. Merasa terhormat, senang sekali, dan begitu berterima kasih atas kesempatan berharga tampil di konser ini," ujar Kandis.
Mereka juga mengungkapkan kekaguman terhadap Addie MS dan Twilite Orchestra, serta kebahagiaan dapat tampil di Indonesia dan menjalin pertemanan dengan penikmat K-Pop Tanah Air.
Grup vokal asal Korea Selatan itu tampil memukau dengan membawakan 5 komposisi yaitu Legends Never Die dari League of Legends, Kiss Me Goodbye dari Final Fantasy XII, Weight of the World dari NieR: Automata, Simple and Clean dari Kingdom Hearts, serta One dari RF Online.
Pianis muda kakak-beradik, Kevin Aprilio dan Tristan Juliano, memberikan kejutan seru dengan tampil duet dalam satu piano membawakan lagu Pokemon Trainer Battle. Disusul kemudian Kevin yang tampil begitu apik saat membawakan komposisi rumit Tatakau Monotachi dari Final Fantasy VII.
Penyanyi Meutia Amanda juga hadir di panggung, mempersembahkan komposisi Melodies of Life dari Final Fantasy IX dan The Edge of Dawn (Season of Warfare) dari Fire Emblem: Three Houses.
Penyanyi Evelyn Wijaya tidak kalah mencuri perhatian penonton saat membawakan lagu Snake Eater dari Metal Gear Solid 3, serta penyanyi sekaligus pemain biola Danu Kusuma yang membawakan Baka Mitai dari Yakuza 5.
Di pengujung konser, Addie MS mengabulkan encore penonton dengan membawakan kembali Chocobo Theme dari Final Fantasy dan tentu saja komposisi paling ditunggu, yakni One-Winged Angel dari Final Fantasy VII yang begitu heboh dan mengesankan, hingga dimainkan dua kali.
Chief Executive Officer TipTip Albert Lucius menuturkan, pihaknya bersama East Ventures ingin mendobrak batasan dan menciptakan sesuatu yang baru.
"Ajang Game Concert Volume II adalah bukti nyata bahwa inovasi dapat menghasilkan pengalaman yang luar biasa bagi banyak orang," katanya.
Penampilan Addie MS dan Twilite Orchestra dalam Video Game Concert Volume II didukung oleh 70 musisi orkestra beragam instrumen, 250 penyanyi paduan suara Twilite Chorus, PSM UIN Syarif Hidayatullah, Paduan Suara Gita Swara Jaya, PSM Universitas Mercu Buana, PSM Uhamka, dan Perbanas Institute Choir.
Konser yang dihelat di Stadion Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada Sabtu (22/2/2025) malam ini dihadiri sekira 3.000 penonton. Dari melodi epik Final Fantasy hingga dentuman adrenalin DOTA 2, serta penataan panggung, cahaya dan suara yang begitu impresif dan mengesankan, konser ini adalah perayaan komplet bagi para gamer dan pecinta musik simfoni. Kolaborasi istimewa dengan grup K-Pop Kandis menambah semarak malam itu, memadukan dua dunia musik yang berbeda dalam harmoni yang memukau.
"Melihat antusiasme penonton, saya merasa terharu. Sebuah malam yang penuh keajaiban," ujar Addie MS.
"Kami ingin menciptakan pengalaman yang tak terlupakan. Harapan kami malam ini para penonton mendapatkannya," tambah komposer sekaligus konduktor Twilite Orchestra itu.
Addie MS dan Twilite Orchestra membawakan aransemen megah dari musik video game populer. Sementara, pada aca yang digekar TipTip dan East Ventures, tampil grup K-Pop Kandis yang membuka konser mampu memberikan sentuhan modern yang anggun, berkelas sekaligus enerjik.
Para personel Kandis yakni Hello, Nine, Venny, dan Looky, menyampaikan antusiasme mereka atas kolaborasi spesial ini.
“Sebuah malam yang luar biasa. Merasa terhormat, senang sekali, dan begitu berterima kasih atas kesempatan berharga tampil di konser ini," ujar Kandis.
Mereka juga mengungkapkan kekaguman terhadap Addie MS dan Twilite Orchestra, serta kebahagiaan dapat tampil di Indonesia dan menjalin pertemanan dengan penikmat K-Pop Tanah Air.
Grup vokal asal Korea Selatan itu tampil memukau dengan membawakan 5 komposisi yaitu Legends Never Die dari League of Legends, Kiss Me Goodbye dari Final Fantasy XII, Weight of the World dari NieR: Automata, Simple and Clean dari Kingdom Hearts, serta One dari RF Online.
Pianis muda kakak-beradik, Kevin Aprilio dan Tristan Juliano, memberikan kejutan seru dengan tampil duet dalam satu piano membawakan lagu Pokemon Trainer Battle. Disusul kemudian Kevin yang tampil begitu apik saat membawakan komposisi rumit Tatakau Monotachi dari Final Fantasy VII.
Penyanyi Meutia Amanda juga hadir di panggung, mempersembahkan komposisi Melodies of Life dari Final Fantasy IX dan The Edge of Dawn (Season of Warfare) dari Fire Emblem: Three Houses.
Penyanyi Evelyn Wijaya tidak kalah mencuri perhatian penonton saat membawakan lagu Snake Eater dari Metal Gear Solid 3, serta penyanyi sekaligus pemain biola Danu Kusuma yang membawakan Baka Mitai dari Yakuza 5.
Di pengujung konser, Addie MS mengabulkan encore penonton dengan membawakan kembali Chocobo Theme dari Final Fantasy dan tentu saja komposisi paling ditunggu, yakni One-Winged Angel dari Final Fantasy VII yang begitu heboh dan mengesankan, hingga dimainkan dua kali.
Chief Executive Officer TipTip Albert Lucius menuturkan, pihaknya bersama East Ventures ingin mendobrak batasan dan menciptakan sesuatu yang baru.
"Ajang Game Concert Volume II adalah bukti nyata bahwa inovasi dapat menghasilkan pengalaman yang luar biasa bagi banyak orang," katanya.
Penampilan Addie MS dan Twilite Orchestra dalam Video Game Concert Volume II didukung oleh 70 musisi orkestra beragam instrumen, 250 penyanyi paduan suara Twilite Chorus, PSM UIN Syarif Hidayatullah, Paduan Suara Gita Swara Jaya, PSM Universitas Mercu Buana, PSM Uhamka, dan Perbanas Institute Choir.
(tdy)
Lihat Juga :