SOS 2025 Kenalkan Inovasi Penanganan Kanker, Hadirkan Pakar Dunia
Senin, 17 Maret 2025 - 18:57 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran kanker, SOS 2025 melanjutkan langkah MRCCC Siloam Hospitals Semanggi setelah sukses menggelar MRCCC Run For Hope 2025 yang dihadiri lebih dari 3,000 peserta pada Februari lalu. Jika MRCCC Run For Hope berfokus pada edukasi masyarakat awam tentang pentingnya deteksi dini kanker, maka SOS 2025 ditujukan bagi tenaga medis lintas disiplin. Mulai dari dokter, perawat, dan seluruh tenaga medis lainnya yang terlibat dalam perawatan kanker untuk meningkatkan keterampilan dan mempercepat diagnosis dini kanker guna meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.
Melalui 24 sesi simposium, peserta SOS 2025 akan mendapatkan wawasan terbaru dari pakar ternama dunia mengenai berbagai topik utama, termasuk diagnosis dan terapi terbaru pada semua jenis kanker, serta pendekatan paliatif berbasis holistik. Selain itu, hands-on workshops akan melatih tenaga medis dalam berbagai teknik mutakhir, seperti pelatihan teknik endoskopi yang menggunakan endoscopic ultrasound (EUS) untuk diagnostik dan terapi kanker pankreas dan hati.
Pelatihan pendekatan intervensi dalam perawatan paliatif akan membahas teknik meningkatkan kualitas hidup pasien kanker stadium lanjut, termasuk pengelolaan nyeri dan perawatan multidisiplin. Pelatihan precision oncology akan mengulas pemanfaatan big data dan teknologi guna membantu dokter memberikan terapi kanker yang lebih akurat. Sesi pelatihan khusus lainnya juga akan memperkenalkan sistem transfer obat tertutup yang memastikan keamanan tenaga medis dan pasien, mengurangi risiko paparan zat berbahaya.
SOS 2025 juga mengajak peserta untuk berpartisipasi dalam sesi diskusi interaktif dan kelompok kerja guna membahas tren global, inovasi terbaru, serta solusi nyata untuk meningkatkan akses dan kualitas perawatan kanker.
Melalui 24 sesi simposium, peserta SOS 2025 akan mendapatkan wawasan terbaru dari pakar ternama dunia mengenai berbagai topik utama, termasuk diagnosis dan terapi terbaru pada semua jenis kanker, serta pendekatan paliatif berbasis holistik. Selain itu, hands-on workshops akan melatih tenaga medis dalam berbagai teknik mutakhir, seperti pelatihan teknik endoskopi yang menggunakan endoscopic ultrasound (EUS) untuk diagnostik dan terapi kanker pankreas dan hati.
Pelatihan pendekatan intervensi dalam perawatan paliatif akan membahas teknik meningkatkan kualitas hidup pasien kanker stadium lanjut, termasuk pengelolaan nyeri dan perawatan multidisiplin. Pelatihan precision oncology akan mengulas pemanfaatan big data dan teknologi guna membantu dokter memberikan terapi kanker yang lebih akurat. Sesi pelatihan khusus lainnya juga akan memperkenalkan sistem transfer obat tertutup yang memastikan keamanan tenaga medis dan pasien, mengurangi risiko paparan zat berbahaya.
SOS 2025 juga mengajak peserta untuk berpartisipasi dalam sesi diskusi interaktif dan kelompok kerja guna membahas tren global, inovasi terbaru, serta solusi nyata untuk meningkatkan akses dan kualitas perawatan kanker.
(tdy)
Lihat Juga :