Benarkah Mengonsumsi Telur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?
Jum'at, 04 April 2025 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Sejak 1950-an, konsumsi asam linoleat meningkat pesat, seiring dengan tingginya penggunaan minyak nabati dalam makanan olahan dan gorengan. Meski sebelumnya banyak studi mencoba meneliti kaitan antara lemak omega-6 dan kanker, hasilnya cenderung tidak konsisten karena tidak membahas mekanisme biologis secara mendalam.
Penelitian terbaru ini menjadi terobosan karena mengungkap bagaimana asam linoleat secara langsung memengaruhi jalur pertumbuhan sel kanker tertentu. Ini menjadi peringatan penting, khususnya bagi mereka yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap kanker payudara triple-negatif.
Namun, penting dicatat bahwa temuan ini tidak secara langsung menyatakan bahwa mengonsumsi telur menyebabkan kanker. Fokus utama studi adalah kandungan asam linoleat, yang terdapat di berbagai jenis makanan, termasuk telur.
Dengan kata lain, risiko baru muncul bila asupan asam linoleat terlalu tinggi dan terjadi pada individu yang rentan terhadap jenis kanker tertentu.
Baca Juga: Telur Ayam Negeri vs Telur Ayam Omega, Apa Bedanya?
Penelitian terbaru ini menjadi terobosan karena mengungkap bagaimana asam linoleat secara langsung memengaruhi jalur pertumbuhan sel kanker tertentu. Ini menjadi peringatan penting, khususnya bagi mereka yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap kanker payudara triple-negatif.
Namun, penting dicatat bahwa temuan ini tidak secara langsung menyatakan bahwa mengonsumsi telur menyebabkan kanker. Fokus utama studi adalah kandungan asam linoleat, yang terdapat di berbagai jenis makanan, termasuk telur.
Dengan kata lain, risiko baru muncul bila asupan asam linoleat terlalu tinggi dan terjadi pada individu yang rentan terhadap jenis kanker tertentu.
Baca Juga: Telur Ayam Negeri vs Telur Ayam Omega, Apa Bedanya?
(dra)
Lihat Juga :