5 Dampak Buruk Kelebihan Karbohidrat untuk Kesehatan
Minggu, 27 April 2025 - 05:35 WIB
loading...
Salah satu sumber utama energi ini berasal dari karbohidrat, yang bisa diperoleh dari makanan seperti nasi, roti, dan kentang. Foto/Alevia.
A
A
A
JAKARTA - Tubuh membutuhkan energi untuk mendukung pertumbuhan dan berbagai fungsi penting lainnya. Salah satu sumber utama energi ini berasal dari karbohidrat, yang bisa diperoleh dari makanan seperti nasi, roti, dan kentang.
Karbohidrat memang penting, namun konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Jika asupan karbohidrat terlalu tinggi, tubuh bisa mengalami sejumlah masalah serius.
Baca juga: 3 Sumber Karbohidrat Pengganti Beras yang Mahal, Bisa Turunkan Risiko Diabetes
Dilansir dari Mayo Clinic, Jumat (25/4/2025), dari total rata-rata kebutuhan harian 2.000 kalori, sekitar 900 hingga 1.300 kalori harus berasal dari karbohidrat. Ini setara dengan konsumsi sekitar 225 hingga 325 gram karbohidrat per hari.
Sementara itu, menurut Only My Health, makanan tinggi karbohidrat meliputi nasi putih, roti putih, keripik kentang, makanan manis, hingga produk tepung olahan. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi jenis makanan ini secara bijak.
Baca juga: 7 Karbohidrat Pengganti Nasi Putih yang Lebih Sehat, Pilihan untuk Diet Seimbang
Berikut beberapa risiko kesehatan akibat kelebihan karbohidrat.
Konsumsi karbohidrat berlebih dapat memperlambat laju metabolisme, yang akhirnya menyebabkan peningkatan berat badan. Menjaga keseimbangan nutrisi sangat penting untuk mempertahankan metabolisme optimal.
Asupan karbohidrat yang berlebihan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Untuk mengontrol kondisi ini, pankreas melepaskan insulin lebih banyak, yang berisiko menyebabkan obesitas serta meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan manis.
Baca juga: 7 Buah Tinggi Karbohidrat dan Manfaat yang Dimilikinya
Dalam jangka panjang, tubuh yang terus-menerus dibebani dengan karbohidrat berlebih dapat membuat pankreas memproduksi insulin dalam jumlah lebih sedikit, sehingga meningkatkan risiko terkena diabetes.
Kelebihan konsumsi karbohidrat juga berkaitan dengan naiknya kadar kolesterol jahat (trigliserida) dalam darah, yang dapat berujung pada penyakit jantung.
Ibu hamil yang mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat berpotensi meningkatkan kadar gula darah janin, yang bisa menyebabkan makrosomia (bayi lahir besar) atau diabetes tipe 1. Selain itu, ibu juga berisiko mengalami diabetes gestasional serta penambahan berat badan berlebih selama kehamilan.
Karbohidrat memang penting, namun konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Jika asupan karbohidrat terlalu tinggi, tubuh bisa mengalami sejumlah masalah serius.
Baca juga: 3 Sumber Karbohidrat Pengganti Beras yang Mahal, Bisa Turunkan Risiko Diabetes
Dilansir dari Mayo Clinic, Jumat (25/4/2025), dari total rata-rata kebutuhan harian 2.000 kalori, sekitar 900 hingga 1.300 kalori harus berasal dari karbohidrat. Ini setara dengan konsumsi sekitar 225 hingga 325 gram karbohidrat per hari.
Sementara itu, menurut Only My Health, makanan tinggi karbohidrat meliputi nasi putih, roti putih, keripik kentang, makanan manis, hingga produk tepung olahan. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi jenis makanan ini secara bijak.
Baca juga: 7 Karbohidrat Pengganti Nasi Putih yang Lebih Sehat, Pilihan untuk Diet Seimbang
5 Dampak Buruk Kelebihan Karbohidrat untuk Kesehatan
Berikut beberapa risiko kesehatan akibat kelebihan karbohidrat.
1. Metabolisme Tubuh Melambat
Konsumsi karbohidrat berlebih dapat memperlambat laju metabolisme, yang akhirnya menyebabkan peningkatan berat badan. Menjaga keseimbangan nutrisi sangat penting untuk mempertahankan metabolisme optimal.
2. Kenaikan Gula Darah
Asupan karbohidrat yang berlebihan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Untuk mengontrol kondisi ini, pankreas melepaskan insulin lebih banyak, yang berisiko menyebabkan obesitas serta meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan manis.
Baca juga: 7 Buah Tinggi Karbohidrat dan Manfaat yang Dimilikinya
3. Penurunan Produksi Insulin
Dalam jangka panjang, tubuh yang terus-menerus dibebani dengan karbohidrat berlebih dapat membuat pankreas memproduksi insulin dalam jumlah lebih sedikit, sehingga meningkatkan risiko terkena diabetes.
4. Peningkatan Kadar Kolesterol
Kelebihan konsumsi karbohidrat juga berkaitan dengan naiknya kadar kolesterol jahat (trigliserida) dalam darah, yang dapat berujung pada penyakit jantung.
5. Risiko Masalah Kehamilan
Ibu hamil yang mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat berpotensi meningkatkan kadar gula darah janin, yang bisa menyebabkan makrosomia (bayi lahir besar) atau diabetes tipe 1. Selain itu, ibu juga berisiko mengalami diabetes gestasional serta penambahan berat badan berlebih selama kehamilan.
(nnz)
Lihat Juga :