Idap Pendarahan Otak, Wanita Ini Tiba-tiba Tak Bisa Lagi Berbicara Bahasa Inggris
Selasa, 20 Mei 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
"Yang menarik, dia tetap lancar berbicara dalam bahasa Mandarin dan Kanton," sambungnya dilansir dari Oddity Central, Selasa (20/5/2025).
Setelah dirujuk ke rumah sakit, wanita tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan menyeluruh. Awalnya, tim medis menduga bahwa kondisi ini mungkin disebabkan oleh tumor otak yang memengaruhi pusat bahasa. Namun hasil MRI menunjukkan penyebab yang berbeda.
Pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya perdarahan di bagian motorik kiri otak, area yang berperan penting dalam produksi bahasa. Pendarahan inilah yang diyakini telah memengaruhi kemampuan wanita tersebut dalam berbicara bahasa Inggris, sementara bahasa ibu dan bahasa daerahnya tetap utuh.
Untuk mengatasi kondisi ini, wanita tersebut kemudian menjalani operasi otak guna mengurangi tekanan akibat pendarahan. Operasi berjalan dengan sukses, dan secara bertahap, ia mulai mendapatkan kembali kemampuannya berbicara dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Diidap Reza Gunawan, Ini Penyebab dan Gejala Stroke Perdarahan
Usai masa pemulihan, wanita itu dinyatakan cukup sehat untuk kembali melanjutkan studinya di luar negeri. Pemulihan tersebut juga menjadi bukti bahwa kerusakan sementara di pusat bahasa dapat dipulihkan melalui tindakan medis yang tepat.
Setelah dirujuk ke rumah sakit, wanita tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan menyeluruh. Awalnya, tim medis menduga bahwa kondisi ini mungkin disebabkan oleh tumor otak yang memengaruhi pusat bahasa. Namun hasil MRI menunjukkan penyebab yang berbeda.
Pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya perdarahan di bagian motorik kiri otak, area yang berperan penting dalam produksi bahasa. Pendarahan inilah yang diyakini telah memengaruhi kemampuan wanita tersebut dalam berbicara bahasa Inggris, sementara bahasa ibu dan bahasa daerahnya tetap utuh.
Untuk mengatasi kondisi ini, wanita tersebut kemudian menjalani operasi otak guna mengurangi tekanan akibat pendarahan. Operasi berjalan dengan sukses, dan secara bertahap, ia mulai mendapatkan kembali kemampuannya berbicara dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: Diidap Reza Gunawan, Ini Penyebab dan Gejala Stroke Perdarahan
Usai masa pemulihan, wanita itu dinyatakan cukup sehat untuk kembali melanjutkan studinya di luar negeri. Pemulihan tersebut juga menjadi bukti bahwa kerusakan sementara di pusat bahasa dapat dipulihkan melalui tindakan medis yang tepat.
Lihat Juga :