Menuju 125 Ribu Senyuman, Smile Train Indonesia Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing
Rabu, 04 Juni 2025 - 08:30 WIB
loading...
Smile Train adalah organisasi terbesar di dunia yang fokus pada penanganan bibir sumbing, dengan model berkelanjutan dan lokal yang mendukung perawatan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Smile Train adalah organisasi terbesar di dunia yang fokus pada penanganan bibir sumbing, dengan model berkelanjutan dan lokal yang mendukung perawatan komprehensif. Indonesia telah menjadi salah satu negara yang penting bagi Smile Train. Setelah 20 tahun berkomitmen menjangkau pasien di berbagai wilayah geografis yang beragam, kini Smile Train hampir mencapai tonggak sejarah 125.000 operasi (rata-rata 7.000 operasi per tahun).
Keselamatan pasien adalah prioritas utama, yang membuat Smile Train menerapkan protokol keselamatan dan kualitas yang menjadi standar wajib untuk operasi yang aman serta perawatan bibir sumbing komprehensif melalui Dewan Penasihat Medis. Smile Train juga mengembangkan pendekatan holistik dalam perawatan bibir sumbing. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Smile Train tidak hanya mendukung operasi bibir sumbing, tetapi juga layanan ortodontik, nutrisi, terapi wicara, dan lainnya.
“Smile Train menyediakan pelatihan dan kesempatan pendidikan penting bagi dokter bedah bibir sumbing, ahli anestesi, perawat, dan tenaga medis terkait di seluruh dunia. Dukungan kami juga digunakan untuk membiayai peralatan dan perlengkapan yang esensial untuk operasi bibir sumbing yang aman dan berkualitas, termasuk alat keselamatan seperti pulse oximeter, benang jahit, instrumen bedah khusus, ruang operasi, dan banyak lagi,” jelas Dr. Larry Hollier, Ketua Dewan Medis Global Smile Train.
Smile Train bekerja sama dengan tenaga medis lokal di berbagai komunitas untuk mensponsori perawatan bibir sumbing bagi pasien di daerahnya masing-masing. Model berkelanjutan ini membuat Smile Train lebih efektif dan efisien dibandingkan organisasi berbasis misi sementara, karena pasien dapat menerima perawatan sepanjang tahun, sehingga setiap orang bisa mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Walaupun Smile Train telah mendukung pasien bibir sumbing di lebih dari 95 negara di seluruh dunia, kami menghadapi tantangan dalam menjalankan program di negara kepulauan seperti Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.
“Kemitraan lokal sangat penting karena memungkinkan Smile Train menjangkau lebih banyak pasien yang membutuhkan. Kami bangga dengan kontribusi kami di Indonesia yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade. Bahkan, tahun lalu operasi ke-2 juta kami diberikan kepada seorang anak dengan bibir sumbing dari Sumatera Selatan. Kini kami dengan bangga mengumumkan kesiapan kami mencapai 125.000 operasi bibir sumbing di Indonesia atau 7.000 operasi per tahun,” tambah Mamta Caroll, Senior Vice President dan Regional Director untuk Asia.
Keselamatan pasien adalah prioritas utama, yang membuat Smile Train menerapkan protokol keselamatan dan kualitas yang menjadi standar wajib untuk operasi yang aman serta perawatan bibir sumbing komprehensif melalui Dewan Penasihat Medis. Smile Train juga mengembangkan pendekatan holistik dalam perawatan bibir sumbing. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Smile Train tidak hanya mendukung operasi bibir sumbing, tetapi juga layanan ortodontik, nutrisi, terapi wicara, dan lainnya.
“Smile Train menyediakan pelatihan dan kesempatan pendidikan penting bagi dokter bedah bibir sumbing, ahli anestesi, perawat, dan tenaga medis terkait di seluruh dunia. Dukungan kami juga digunakan untuk membiayai peralatan dan perlengkapan yang esensial untuk operasi bibir sumbing yang aman dan berkualitas, termasuk alat keselamatan seperti pulse oximeter, benang jahit, instrumen bedah khusus, ruang operasi, dan banyak lagi,” jelas Dr. Larry Hollier, Ketua Dewan Medis Global Smile Train.
Smile Train bekerja sama dengan tenaga medis lokal di berbagai komunitas untuk mensponsori perawatan bibir sumbing bagi pasien di daerahnya masing-masing. Model berkelanjutan ini membuat Smile Train lebih efektif dan efisien dibandingkan organisasi berbasis misi sementara, karena pasien dapat menerima perawatan sepanjang tahun, sehingga setiap orang bisa mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Walaupun Smile Train telah mendukung pasien bibir sumbing di lebih dari 95 negara di seluruh dunia, kami menghadapi tantangan dalam menjalankan program di negara kepulauan seperti Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.
“Kemitraan lokal sangat penting karena memungkinkan Smile Train menjangkau lebih banyak pasien yang membutuhkan. Kami bangga dengan kontribusi kami di Indonesia yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade. Bahkan, tahun lalu operasi ke-2 juta kami diberikan kepada seorang anak dengan bibir sumbing dari Sumatera Selatan. Kini kami dengan bangga mengumumkan kesiapan kami mencapai 125.000 operasi bibir sumbing di Indonesia atau 7.000 operasi per tahun,” tambah Mamta Caroll, Senior Vice President dan Regional Director untuk Asia.
Lihat Juga :