Perbedaan Alergi Kulit dan Sindrom Stevens Johnson seperti Diduga Dialami Jokowi
Senin, 23 Juni 2025 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
1. Kulit kemerahan atau meradang
2. Rasa gatal hebat
3. Ruam atau bercak-bercak yang bisa menyebar
4. Kulit kering atau mengelupas
5. Tidak disertai gejala sistemik, seperti demam tinggi atau nyeri otot
Reaksi alergi kulit ini umumnya dapat mereda dengan cepat setelah penghentian paparan terhadap alergen dan pemberian obat antihistamin atau salep steroid ringan.
Sindrom Stevens Johnson adalah reaksi hipersensitivitas langka yang sangat serius, yang biasanya dipicu oleh penggunaan obat tertentu atau infeksi virus. SJS termasuk bagian dari spektrum penyakit kulit berat bersama dengan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN).
Baca Juga: Waspadai Gejala Stevens-Johnson Syndrome, Penyakit Langka yang Dikaitkan dengan Jokowi
1. Obat-obatan seperti antibiotik (misalnya sulfonamid), obat epilepsi (karbamazepin, lamotrigin), dan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID)
2. Infeksi virus seperti herpes simplex, pneumonia mikoplasma
3. Dalam beberapa kasus, penyebabnya tidak teridentifikasi
1. Demam tinggi mendahului ruam kulit
2. Luka lepuh menyakitkan di kulit dan membran mukosa, mulut, mata, genital
3. Kulit melepuh dan mengelupas seperti terbakar
4. Nyeri hebat pada tubuh
5. Sulit menelan, berbicara, atau membuka mata
6. Berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi sistemik, dehidrasi berat, bahkan kematian
SJS merupakan kondisi medis darurat yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit, sering kali di ruang ICU atau burn unit.
2. Rasa gatal hebat
3. Ruam atau bercak-bercak yang bisa menyebar
4. Kulit kering atau mengelupas
5. Tidak disertai gejala sistemik, seperti demam tinggi atau nyeri otot
Reaksi alergi kulit ini umumnya dapat mereda dengan cepat setelah penghentian paparan terhadap alergen dan pemberian obat antihistamin atau salep steroid ringan.
Apa Itu Sindrom Stevens Johnson?
Sindrom Stevens Johnson adalah reaksi hipersensitivitas langka yang sangat serius, yang biasanya dipicu oleh penggunaan obat tertentu atau infeksi virus. SJS termasuk bagian dari spektrum penyakit kulit berat bersama dengan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN).
Baca Juga: Waspadai Gejala Stevens-Johnson Syndrome, Penyakit Langka yang Dikaitkan dengan Jokowi
Penyebab Umum Sindrom Stevens Johnson
1. Obat-obatan seperti antibiotik (misalnya sulfonamid), obat epilepsi (karbamazepin, lamotrigin), dan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID)
2. Infeksi virus seperti herpes simplex, pneumonia mikoplasma
3. Dalam beberapa kasus, penyebabnya tidak teridentifikasi
Gejala Sindrom Stevens Johnson
1. Demam tinggi mendahului ruam kulit
2. Luka lepuh menyakitkan di kulit dan membran mukosa, mulut, mata, genital
3. Kulit melepuh dan mengelupas seperti terbakar
4. Nyeri hebat pada tubuh
5. Sulit menelan, berbicara, atau membuka mata
6. Berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi sistemik, dehidrasi berat, bahkan kematian
SJS merupakan kondisi medis darurat yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit, sering kali di ruang ICU atau burn unit.
Perbedaan Alergi Kulit dan Sindrom Stevens Johnson
Lihat Juga :