Wujudkan Bandung Bebas DBD: Enesis Group dan Pemkot Bandung Gelorakan Edukasi 3M Plus
Jum'at, 04 Juli 2025 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
Kolaborasi Lintas Sektor yang Mengakar
Walikota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi inisiatif Enesis Group yang sejalan dengan misi Kota Bandung dalam menekan angka DBD secara sistematis dan berkelanjutan.
![Wujudkan Bandung Bebas DBD: Enesis Group dan Pemkot Bandung Gelorakan Edukasi 3M Plus]()
Walikota Bandung, Muhammad Farhan dalam pernyataannya, “Program Gerakan Berantas Nyamuk Bersama “3M + Mengoles "Keluarga Sehat dan Bebas DBD merupakan langkah bersama dalam pencegahan DBD melalui penguatan edukasi kesehatan, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J), penerapan PSN 3M Plus secara disiplin, penggunaan lotion anti nyamuk sebagai perlindungan tambahan, serta pelatihan dan pemberdayaan kader Jumantik di tingkat komunitas. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari nyamuk pembawa penyakit DBD, Chikungunya, Filariasis, dan Malaria.”
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, menyampaikan pentingnya kolaborasi seperti ini dalam mempercepat perubahan perilaku masyarakat. “Kota Bandung merupakan daerah endemis demam berdarah dengue (DBD), dengan jumlah kasus yang cukup tinggi. Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 7.680 kasus DBD, sementara pada periode Januari - Juni 2025, jumlah kasus mencapai 1.653. Sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengendalian DBD, Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan Enesis Group melalui produk Soffell yang diwujudkan dalam kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan pengendalian DBD, khususnya melalui pemantauan jentik secara rutin dan penerapan gerakan 3M Plus serta penggunaan lotion anti nyamuk (mengoles) sebagai perlindungan tambahan,” katanya.
Dari Ide Kecil Menjadi Gerakan Nasional
Dalam sambutannya yang reflektif dan menginspirasi, CEO Enesis Group, Aryo Widiwardhono mengangkat kembali sejarah berdirinya perusahaan yang berawal dari kegelisahan seorang pemudah asal Jawa Barat yang terganggu oleh gigitan nyamuk di rumah kosnya.
“DBD bukan sekadar penyakit, ini soal keberlangsungan hidup dan ketahanan keluarga. Dari pengalaman pribadi itu, lahirlah Soffell. Dan hari ini, kami tidak hanya mengedukasi. Inilah komitmen kami: membangun kesadaran dari rumah ke rumah, karena kami percaya keluarga adalah benteng pertama kesehatan.” Ujar Aryo.
Ia juga menegaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar retorika. Program sebelumnya mencatat peningkatan Angka Bebas Jentik (ABJ) dari 95% ke 99% dan penurunan rumah positif jentik hingga 80% - indikator efektivitas yang berbicara sendiri.
Walikota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi inisiatif Enesis Group yang sejalan dengan misi Kota Bandung dalam menekan angka DBD secara sistematis dan berkelanjutan.

Walikota Bandung, Muhammad Farhan dalam pernyataannya, “Program Gerakan Berantas Nyamuk Bersama “3M + Mengoles "Keluarga Sehat dan Bebas DBD merupakan langkah bersama dalam pencegahan DBD melalui penguatan edukasi kesehatan, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J), penerapan PSN 3M Plus secara disiplin, penggunaan lotion anti nyamuk sebagai perlindungan tambahan, serta pelatihan dan pemberdayaan kader Jumantik di tingkat komunitas. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari nyamuk pembawa penyakit DBD, Chikungunya, Filariasis, dan Malaria.”
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, menyampaikan pentingnya kolaborasi seperti ini dalam mempercepat perubahan perilaku masyarakat. “Kota Bandung merupakan daerah endemis demam berdarah dengue (DBD), dengan jumlah kasus yang cukup tinggi. Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 7.680 kasus DBD, sementara pada periode Januari - Juni 2025, jumlah kasus mencapai 1.653. Sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengendalian DBD, Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan Enesis Group melalui produk Soffell yang diwujudkan dalam kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan pengendalian DBD, khususnya melalui pemantauan jentik secara rutin dan penerapan gerakan 3M Plus serta penggunaan lotion anti nyamuk (mengoles) sebagai perlindungan tambahan,” katanya.
Dari Ide Kecil Menjadi Gerakan Nasional
Dalam sambutannya yang reflektif dan menginspirasi, CEO Enesis Group, Aryo Widiwardhono mengangkat kembali sejarah berdirinya perusahaan yang berawal dari kegelisahan seorang pemudah asal Jawa Barat yang terganggu oleh gigitan nyamuk di rumah kosnya.
“DBD bukan sekadar penyakit, ini soal keberlangsungan hidup dan ketahanan keluarga. Dari pengalaman pribadi itu, lahirlah Soffell. Dan hari ini, kami tidak hanya mengedukasi. Inilah komitmen kami: membangun kesadaran dari rumah ke rumah, karena kami percaya keluarga adalah benteng pertama kesehatan.” Ujar Aryo.
Ia juga menegaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar retorika. Program sebelumnya mencatat peningkatan Angka Bebas Jentik (ABJ) dari 95% ke 99% dan penurunan rumah positif jentik hingga 80% - indikator efektivitas yang berbicara sendiri.
Lihat Juga :