Pentingnya Bermain: Lebih dari Sekadar Hiburan, Ini Hak Dasar Anak!
Kamis, 17 Juli 2025 - 21:27 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Hari Anak Nasional, yang diperingati setiap 23 Juli, adalah pengingat krusial bagi kita semua untuk memastikan bahwa hak-hak anak di Indonesia tidak hanya diakui, tetapi juga benar-benar terpenuhi. Di antara berbagai hak tersebut, hak bermain sering kali terlewatkan, padahal aktivitas ini memegang peranan sangat vital dalam membentuk perkembangan fisik, emosional, sosial, dan intelektual anak.
Banyak Anak Kehilangan Masa Bermain
Data dari UNICEF dan BPS (2023) mengungkap fakta memprihatinkan: 1 dari 4 anak Indonesia masih hidup dalam kondisi rentan eksploitasi, kurang gizi, keterbatasan akses pendidikan, dan minimnya ruang aman untuk tumbuh kembang. Lebih jauh, Kementerian Sosial RI memperkirakan ada lebih dari 16.000 anak jalanan di kota-kota besar Indonesia yang hidup dalam ketidakpastian dan seringkali tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk hak untuk bermain. Mereka terpaksa tumbuh terlalu cepat, kehilangan masa kanak-kanak yang seharusnya penuh dengan keceriaan.
Kolaborasi Nyata: Mengembalikan Senyum Anak Lewat Bermain
Melihat realitas ini, TNP Group melalui inisiatif #TNPGroupUntukIndonesia, bekerja sama dengan komunitas Sahabat Anak Cijantung dan brand MUGU, bergerak cepat. Mereka mengadakan acara bertajuk "Karena Semua Anak Berhak Bermain dengan Bahagia" pada 14 Juli 2025 di PAUD Sahabat Anak Cijantung, Jakarta Timur. Sebanyak 20 anak berusia 5-7 tahun dari lingkungan marginal berkesempatan merasakan pengalaman bermain yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Dalam acara ini, anak-anak diajak bermain bersama, dilanjutkan dengan pertunjukan puppet show menggunakan stuffed dolls edukatif dari MUGU. Setiap boneka dirancang dengan karakter dan nilai positif yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, dan imajinasi.
"Di balik tawa anak-anak hari ini, ada pesan besar yang ingin kami suarakan: bahwa semua anak, tanpa terkecuali, berhak merasakan kebahagiaan dan masa kecil yang layak. CSR ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk berperan serta dalam mendukung hak-hak anak di Indonesia, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan," ujar Mariana Farida, HRGA Manager TNP Group.
Bermain: Hak Dasar yang Dijamin Konvensi PBB
Pentingnya bermain bagi anak bukanlah sekadar anjuran, melainkan hak dasar yang dijamin oleh Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989. Konvensi ini menegaskan 10 hak dasar anak yang perlu dijamin oleh negara dan masyarakat, dan salah satunya adalah hak untuk bermain dan berekreasi. Hak ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk pemenuhan kebutuhan psikososial yang esensial untuk mendukung tumbuh kembang anak secara utuh.
Sahabat Anak, sebagai organisasi relawan yang berfokus pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak marginal, terutama anak jalanan, sangat memahami urgensi ini. Mereka berjuang menyadarkan masyarakat bahwa anak jalanan juga memiliki martabat dan potensi yang sama.
"Salah satu hak anak yang paling mendasar namun paling sering diabaikan adalah hak untuk bermain. Banyak dari mereka tumbuh terlalu cepat karena harus bertahan hidup di jalanan. Kami bersyukur sekali, TNP Group dan MUGU hadir menemani mereka hari ini dengan tulus. Semoga ini bisa membuka lebih banyak mata dan hati untuk bergerak," ungkap Aris Hilmawan, relawan Sahabat Anak Cijantung.
Dalam kegiatan ini, TNP Group dan MUGU juga menyerahkan donasi berbagai mainan edukatif dan produk MUGU lainnya kepada PAUD Sahabat Anak Cijantung. MUGU, sebagai brand anak asal Australia, menekankan nilai-nilai edukatif, desain ramah lingkungan, dan keamanan penggunaan. Melalui karakter boneka seperti Elio, Hiro, dan Snowie, MUGU ingin mendorong empati, keberanian, dan rasa ingin tahu pada anak sejak dini. Ini adalah bagian dari kampanye #MUGUSahabatAnakIndonesia, yang bertujuan menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia.
TNP Group, sebagai perusahaan retail perlengkapan ibu dan bayi (pemilik merek MOOIMOM, MUGU, dan MomCozy Indonesia), berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan hak-hak anak. Mariana Farida menegaskan, "Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari aksi kecil namun konsisten. Semoga melalui kegiatan seperti ini, lebih banyak pihak terdorong untuk mengambil bagian—karena anak-anak ini bukan sekadar penerus bangsa, mereka adalah warga negara hari ini yang perlu dilindungi dan diberdayakan."
Peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya perayaan, tetapi juga ajakan bagi kita semua untuk melihat kembali kondisi nyata yang dihadapi banyak anak di luar sana. Mari bersama-sama memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk bermain, belajar, dan tumbuh dengan bahagia, karena bermain adalah fondasi bagi masa depan mereka yang lebih baik.
Banyak Anak Kehilangan Masa Bermain
Data dari UNICEF dan BPS (2023) mengungkap fakta memprihatinkan: 1 dari 4 anak Indonesia masih hidup dalam kondisi rentan eksploitasi, kurang gizi, keterbatasan akses pendidikan, dan minimnya ruang aman untuk tumbuh kembang. Lebih jauh, Kementerian Sosial RI memperkirakan ada lebih dari 16.000 anak jalanan di kota-kota besar Indonesia yang hidup dalam ketidakpastian dan seringkali tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk hak untuk bermain. Mereka terpaksa tumbuh terlalu cepat, kehilangan masa kanak-kanak yang seharusnya penuh dengan keceriaan.
Kolaborasi Nyata: Mengembalikan Senyum Anak Lewat Bermain
Melihat realitas ini, TNP Group melalui inisiatif #TNPGroupUntukIndonesia, bekerja sama dengan komunitas Sahabat Anak Cijantung dan brand MUGU, bergerak cepat. Mereka mengadakan acara bertajuk "Karena Semua Anak Berhak Bermain dengan Bahagia" pada 14 Juli 2025 di PAUD Sahabat Anak Cijantung, Jakarta Timur. Sebanyak 20 anak berusia 5-7 tahun dari lingkungan marginal berkesempatan merasakan pengalaman bermain yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Dalam acara ini, anak-anak diajak bermain bersama, dilanjutkan dengan pertunjukan puppet show menggunakan stuffed dolls edukatif dari MUGU. Setiap boneka dirancang dengan karakter dan nilai positif yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, dan imajinasi.
"Di balik tawa anak-anak hari ini, ada pesan besar yang ingin kami suarakan: bahwa semua anak, tanpa terkecuali, berhak merasakan kebahagiaan dan masa kecil yang layak. CSR ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk berperan serta dalam mendukung hak-hak anak di Indonesia, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan," ujar Mariana Farida, HRGA Manager TNP Group.
Bermain: Hak Dasar yang Dijamin Konvensi PBB
Pentingnya bermain bagi anak bukanlah sekadar anjuran, melainkan hak dasar yang dijamin oleh Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989. Konvensi ini menegaskan 10 hak dasar anak yang perlu dijamin oleh negara dan masyarakat, dan salah satunya adalah hak untuk bermain dan berekreasi. Hak ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk pemenuhan kebutuhan psikososial yang esensial untuk mendukung tumbuh kembang anak secara utuh.
Sahabat Anak, sebagai organisasi relawan yang berfokus pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak marginal, terutama anak jalanan, sangat memahami urgensi ini. Mereka berjuang menyadarkan masyarakat bahwa anak jalanan juga memiliki martabat dan potensi yang sama.
"Salah satu hak anak yang paling mendasar namun paling sering diabaikan adalah hak untuk bermain. Banyak dari mereka tumbuh terlalu cepat karena harus bertahan hidup di jalanan. Kami bersyukur sekali, TNP Group dan MUGU hadir menemani mereka hari ini dengan tulus. Semoga ini bisa membuka lebih banyak mata dan hati untuk bergerak," ungkap Aris Hilmawan, relawan Sahabat Anak Cijantung.
Dalam kegiatan ini, TNP Group dan MUGU juga menyerahkan donasi berbagai mainan edukatif dan produk MUGU lainnya kepada PAUD Sahabat Anak Cijantung. MUGU, sebagai brand anak asal Australia, menekankan nilai-nilai edukatif, desain ramah lingkungan, dan keamanan penggunaan. Melalui karakter boneka seperti Elio, Hiro, dan Snowie, MUGU ingin mendorong empati, keberanian, dan rasa ingin tahu pada anak sejak dini. Ini adalah bagian dari kampanye #MUGUSahabatAnakIndonesia, yang bertujuan menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia.
TNP Group, sebagai perusahaan retail perlengkapan ibu dan bayi (pemilik merek MOOIMOM, MUGU, dan MomCozy Indonesia), berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pemenuhan hak-hak anak. Mariana Farida menegaskan, "Kami percaya bahwa perubahan dimulai dari aksi kecil namun konsisten. Semoga melalui kegiatan seperti ini, lebih banyak pihak terdorong untuk mengambil bagian—karena anak-anak ini bukan sekadar penerus bangsa, mereka adalah warga negara hari ini yang perlu dilindungi dan diberdayakan."
Peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya perayaan, tetapi juga ajakan bagi kita semua untuk melihat kembali kondisi nyata yang dihadapi banyak anak di luar sana. Mari bersama-sama memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk bermain, belajar, dan tumbuh dengan bahagia, karena bermain adalah fondasi bagi masa depan mereka yang lebih baik.
(aik)
Lihat Juga :