Jaga Tingkat Hidrasi, Jangan Tunggu Haus Baru Minum
Kamis, 10 September 2020 - 10:41 WIB
loading...
A
A
A
“Ini menyebabkan mereka harus menjaga tubuh tetap terejuvenasi, sehat, dan segar. Tujuan kami meluncurkan VIT8+ ini adalah menghadirkan air minum dengan pH tinggi yang membantu masyarakat mengawali hari dan mempersiapkan kembali tubuh pada malam hari agar pagi selalu segar dan malam hari selalu seimbang,” ujar Duhita. (Baca juga: Lebih dari 1 Miliar Orang Beresiko Mengungsi pada 2050)
Cukup hidrasi bukan hanya menghilangkan rasa haus semata. Lebih dari itu, minum air membantu keseimbangan cairan tubuh. Cairan dalam tubuh berguna untuk melakukan proses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi saliva, transportasi nutrisi, serta menjaga suhu tubuh. Melalui kelenjar pituitari, otak berkomunikasi dengan ginjal sehingga ginjal dapat bekerja dengan baik, misalnya berapa air yang bisa dikeluarkan untuk urine atau berapa banyak yang harus disimpan tubuh.
Namun ketika kurang cairan, otak akan memicu tubuh untuk merasa haus. Menurut Guest, kita harus mengetahui sinyal tersebut agar segera menghidrasi tubuh. Air ternyata juga dapat mengontrol kalori. “Jika Anda memilih air atau minuman tidak berkalori daripada minuman berkalori, itu akan lebih sehat dan membantu mengontrol kalori,” kata Penn State PhD, seorang peneliti.
Makanan kaya cairan seperti sayuran, buah, kaldu sup daging, dan oatmeal diserap tubuh lebih lama sehingga membuat lebih lama kenyang. Air putih pun membantu menguatkan otot.
“Ketika sel otot tidak cukup cairan, sel ini tidak bisa bekerja dengan baik,” imbuh Guest. Merujuk pada American College of Sports Medicine, dianjurkan minum air sebelum dan selama berolahraga. Panduan ini menyarankan minum air putih dua jam sebelum berolahraga, dan saat berolahraga disarankan minum air segera. Hal ini guna menggantikan cairan yang hilang lewat keringat. (Baca juga: Jokowi Minta Semua Pihak Merancang Pembinaan Atlet)
Hidrasi Jaga Kesehatan Kulit
Cukup hidrasi bukan hanya menghilangkan rasa haus semata. Lebih dari itu, minum air membantu keseimbangan cairan tubuh. Cairan dalam tubuh berguna untuk melakukan proses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi saliva, transportasi nutrisi, serta menjaga suhu tubuh. Melalui kelenjar pituitari, otak berkomunikasi dengan ginjal sehingga ginjal dapat bekerja dengan baik, misalnya berapa air yang bisa dikeluarkan untuk urine atau berapa banyak yang harus disimpan tubuh.
Namun ketika kurang cairan, otak akan memicu tubuh untuk merasa haus. Menurut Guest, kita harus mengetahui sinyal tersebut agar segera menghidrasi tubuh. Air ternyata juga dapat mengontrol kalori. “Jika Anda memilih air atau minuman tidak berkalori daripada minuman berkalori, itu akan lebih sehat dan membantu mengontrol kalori,” kata Penn State PhD, seorang peneliti.
Makanan kaya cairan seperti sayuran, buah, kaldu sup daging, dan oatmeal diserap tubuh lebih lama sehingga membuat lebih lama kenyang. Air putih pun membantu menguatkan otot.
“Ketika sel otot tidak cukup cairan, sel ini tidak bisa bekerja dengan baik,” imbuh Guest. Merujuk pada American College of Sports Medicine, dianjurkan minum air sebelum dan selama berolahraga. Panduan ini menyarankan minum air putih dua jam sebelum berolahraga, dan saat berolahraga disarankan minum air segera. Hal ini guna menggantikan cairan yang hilang lewat keringat. (Baca juga: Jokowi Minta Semua Pihak Merancang Pembinaan Atlet)
Hidrasi Jaga Kesehatan Kulit
Lihat Juga :