Studi: Kurangi Risiko Serangan Jantung dengan Brokoli dan Kubis
Jum'at, 11 September 2020 - 11:29 WIB
loading...
Konsumsi banyak sayuran seperti brokoli dan kubis dinilai dapat mencegah penyakit pembuluh darah yang rendah seperti serangan jantung atau stroke. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Konsumsi banyak sayuran seperti brokoli dan kubis dikaitkan dengan penyakit pembuluh darah yang rendah seperti serangan jantung atau stroke pada wanita yang lebih tua. Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakuan University of Western Australia.
Penyakit pembuluh darah adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah (arteri dan vena) dan dapat mengurangi aliran darah yang beredar ke seluruh tubuh.
Penurunan aliran darah ini dapat disebabkan oleh penumpukan lemak, timbunan kalsium di dinding bagian dalam pembuluh darah, seperti aorta. Dilansir Times Now News, penumpukan lemak, timbunan kalsium ini adalah penyebab utama serangan jantung atau stroke. (Baca juga: Ketimbang Flu, Stroke Lebih Mungkin Terjadi karena Covid-19 )
"Dalam penelitian kami sebelumnya, kami mengidentifikasi mereka yang memiliki asupan lebih tinggi dari sayuran ini memiliki risiko yang lebih rendah mengalami kejadian penyakit kardiovaskular klinis, seperti serangan jantung atau stroke, tetapi kami tidak yakin mengapa," kata penulis studi Lauren Blekkenhorst.
Untuk penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition ini, tim peneliti menggunakan data dari kohort 684 wanita Australia Barat yang lebih tua. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak sayuran memiliki peluang lebih rendah untuk memiliki penumpukan kalsium yang ekstensif di aorta mereka, penanda utama penyakit pembuluh darah struktural.
Penyakit pembuluh darah adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah (arteri dan vena) dan dapat mengurangi aliran darah yang beredar ke seluruh tubuh.
Penurunan aliran darah ini dapat disebabkan oleh penumpukan lemak, timbunan kalsium di dinding bagian dalam pembuluh darah, seperti aorta. Dilansir Times Now News, penumpukan lemak, timbunan kalsium ini adalah penyebab utama serangan jantung atau stroke. (Baca juga: Ketimbang Flu, Stroke Lebih Mungkin Terjadi karena Covid-19 )
"Dalam penelitian kami sebelumnya, kami mengidentifikasi mereka yang memiliki asupan lebih tinggi dari sayuran ini memiliki risiko yang lebih rendah mengalami kejadian penyakit kardiovaskular klinis, seperti serangan jantung atau stroke, tetapi kami tidak yakin mengapa," kata penulis studi Lauren Blekkenhorst.
Untuk penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition ini, tim peneliti menggunakan data dari kohort 684 wanita Australia Barat yang lebih tua. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak sayuran memiliki peluang lebih rendah untuk memiliki penumpukan kalsium yang ekstensif di aorta mereka, penanda utama penyakit pembuluh darah struktural.
Lihat Juga :