Dedikasi pada Dunia Musik Tanah Air, Iwan Fals Raih Penghargaan
Senin, 25 Agustus 2025 - 14:48 WIB
loading...
Musisi Iwan Fals raih penghargaan bergengsi.
A
A
A
Musisi Iwan Fals mendapatkan kehormatan penghargaan Achmad Bakrie XXI tahun 2025 untuk kategori Seni dan Budaya atas dedikasi dibidang musik tanah air.
Nama Iwan Fals sudah malang melintang di industri musik Tanah Air. Musisi legendaris ini telah berkarya lebih dari 40 tahun, dengan lagu-lagunya yang tetap melekat di hati masyarakat dan menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda.
“Alhamdulilah senang dan bangga jadi salah satu penerima award ini semoga semakin memacu saya untuk terus berkarya lebih baik lagi,”ungkapnya dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).
Atas dedikasinya tersebut, Iwan Fals menerima penghargaan Achmad Bakrie XXI tahun 2025 untuk kategori Seni dan Budaya.
"Para penerima tahun ini membuktikan bahwa ilmu, seni, dan perjuangan sosial yang dilakukan dengan integritas dan ketulusan tetap relevan dalam membangun masa depan bangsa," kata Sofia, ketua juri, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Pelantun lagu Bento ini dinilai sebagai maestro yang menggubah lirik dan musik sebagai cermin suara hati publik. Karyanya yang monumental berhasil memotret realitas sosial masyarakat dan menginspirasi lintas generasi.
Pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto ini merupakan maestro musik legendaris yang menggubah lirik dan musik sebagai cermin suara hati publik. Karya-karyanya yang monumental memotret realitas sosial masyarakat dan menginspirasi lintas generasi.
“Para penerima tahun ini dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan, pengalaman, dan kepakaran yang sangat beragam dari akademisi, ilmuwan, seniman, hingga praktisi kebijakan publik," ujar Aninditha Anestya Bakrie, Ketua Umum Panitia Pelaksana Penyelenggara.
Dia pun menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan independen oleh dewan juri yang berkompeten. Pasalnya sejak awal, kami berkomitmen menjaga integritas penghargaan ini melalui proses seleksi yang ketat dan independen.
“Para penerima tahun ini dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan, pengalaman, dan kepakaran yang sangat beragam—dari akademisi, ilmuwan, seniman, hingga praktisi kebijakan publik,” jelas Ditha.
Selain Iwan Fals, ada empat tokoh lain yang menerima penghargaan:Muhammad Chatib Basri untuk bidang pemikiran sosial, Adi Rahman Adiwoso untuk bidang sains dan teknologi, Prof. Tjandra Yoga Aditama untuk bidang kesehatan, dan Saparinah Sadli yang mendapat penghargaan khusus lifetime achievement.
Adapun dewan juri terdiri dari Prof. Sofia W. Alisjahbana, aktris senior Jajang C. Noer, Prof. Panut Mulyono, Laksana Tri Handoko, Nong Darol Mahmada, Prof. Fasli Jalal, M. Tri Andika, dan Yose Rizal Damuri.
Iwan Fals adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan musisi legendaris Indonesia yang dikenal karena lirik-lirik lagunya yang kritis terhadap sosial dan politik. Beberapa lagu populernya antara lain "Bento", "Wakil Rakyat", "Oemar Bakrie", hingga "Pesawat Tempurku".
Selain Iwan Fals, sejumlah tokoh ternama di berbagai bidang mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie 2025.
Ajang tahunan yang sudah digelar sebanyak 21 kali ini yang diinisiasi oleh Keluarga Bakrie ini bertujuan mengapresiasi kontribusi nyata yang memberi manfaat besar bagi kemajuan bangsa, bahkan dunia. Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2003, total penghargaan telah diberikan kepada 96 penerima, termasuk 5 tokoh penerima penghargaan tahun ini.
Nama Iwan Fals sudah malang melintang di industri musik Tanah Air. Musisi legendaris ini telah berkarya lebih dari 40 tahun, dengan lagu-lagunya yang tetap melekat di hati masyarakat dan menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda.
“Alhamdulilah senang dan bangga jadi salah satu penerima award ini semoga semakin memacu saya untuk terus berkarya lebih baik lagi,”ungkapnya dalam keterangannya, Senin (25/8/2025).
Atas dedikasinya tersebut, Iwan Fals menerima penghargaan Achmad Bakrie XXI tahun 2025 untuk kategori Seni dan Budaya.
"Para penerima tahun ini membuktikan bahwa ilmu, seni, dan perjuangan sosial yang dilakukan dengan integritas dan ketulusan tetap relevan dalam membangun masa depan bangsa," kata Sofia, ketua juri, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Pelantun lagu Bento ini dinilai sebagai maestro yang menggubah lirik dan musik sebagai cermin suara hati publik. Karyanya yang monumental berhasil memotret realitas sosial masyarakat dan menginspirasi lintas generasi.
Pemilik nama lengkap Virgiawan Listanto ini merupakan maestro musik legendaris yang menggubah lirik dan musik sebagai cermin suara hati publik. Karya-karyanya yang monumental memotret realitas sosial masyarakat dan menginspirasi lintas generasi.
“Para penerima tahun ini dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan, pengalaman, dan kepakaran yang sangat beragam dari akademisi, ilmuwan, seniman, hingga praktisi kebijakan publik," ujar Aninditha Anestya Bakrie, Ketua Umum Panitia Pelaksana Penyelenggara.
Dia pun menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan independen oleh dewan juri yang berkompeten. Pasalnya sejak awal, kami berkomitmen menjaga integritas penghargaan ini melalui proses seleksi yang ketat dan independen.
“Para penerima tahun ini dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan, pengalaman, dan kepakaran yang sangat beragam—dari akademisi, ilmuwan, seniman, hingga praktisi kebijakan publik,” jelas Ditha.
Selain Iwan Fals, ada empat tokoh lain yang menerima penghargaan:Muhammad Chatib Basri untuk bidang pemikiran sosial, Adi Rahman Adiwoso untuk bidang sains dan teknologi, Prof. Tjandra Yoga Aditama untuk bidang kesehatan, dan Saparinah Sadli yang mendapat penghargaan khusus lifetime achievement.
Adapun dewan juri terdiri dari Prof. Sofia W. Alisjahbana, aktris senior Jajang C. Noer, Prof. Panut Mulyono, Laksana Tri Handoko, Nong Darol Mahmada, Prof. Fasli Jalal, M. Tri Andika, dan Yose Rizal Damuri.
Iwan Fals adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan musisi legendaris Indonesia yang dikenal karena lirik-lirik lagunya yang kritis terhadap sosial dan politik. Beberapa lagu populernya antara lain "Bento", "Wakil Rakyat", "Oemar Bakrie", hingga "Pesawat Tempurku".
Selain Iwan Fals, sejumlah tokoh ternama di berbagai bidang mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie 2025.
Ajang tahunan yang sudah digelar sebanyak 21 kali ini yang diinisiasi oleh Keluarga Bakrie ini bertujuan mengapresiasi kontribusi nyata yang memberi manfaat besar bagi kemajuan bangsa, bahkan dunia. Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2003, total penghargaan telah diberikan kepada 96 penerima, termasuk 5 tokoh penerima penghargaan tahun ini.
(aik)
Lihat Juga :