Taiwan Temukan Pestisida di Indomie Soto Banjar Limau Kuit

Jum'at, 12 September 2025 - 13:00 WIB
loading...
Taiwan Temukan Pestisida...
Taiwan Food and Drug Administration (TFDA) mengumumkan adanya temuan residu pestisida pada mi instan asal Indonesia, Indomie varian Soto Banjar Limau Kuit. Foto/TFDA
A A A
TAIWAN - Taiwan Food and Drug Administration (TFDA) mengumumkan adanya temuan residu pestisida pada produk mi instan asal Indonesia, yaitu Indomie varian Soto Banjar Limau Kuit . Temuan ini diumumkan pada 9 September 2025 setelah dilakukan pemeriksaan terhadap produk impor yang masuk ke negara tersebut.

Dilansir dari situs resmi TFDA, Jumat (12/9/2025), pemeriksaan dilakukan berdasarkan keluhan pada 6 Agustus 2025, kemudian sampel diuji dengan metode resmi TFDA untuk mendeteksi etilen oksida (EtO) beserta produk reaksinya.

Taiwan Temukan Residu Pestisida pada Indomie Soto Banjar Limau Kuit



Produk tersebut dikirim oleh Wanchuan Industry Co., Ltd. di Kaohsiung, Taiwan, dengan jumlah mencapai 900 kilogram atau setara 300 karton. Hasil pengujian menemukan adanya residu EtO pada kemasan bumbu bubuk dengan kadar 0,1 mg/kg.

"Pestisida etilen oksida terdeteksi dalam bungkus bubuk penyedap sebesar 0,1 mg/kg," tulis keterangan pada laporan tersebut.

Baca Juga: Taiwan Tarik Indomie karena Terdeteksi Ada Kandungan Karsinogenik, Begini Penjelasan Ahli Gizi

Angka ini melanggar ketentuan Taiwan, karena standar mereka menetapkan bahwa EtO harus tidak terdeteksi sama sekali dalam makanan impor.

"Menurut standar jumlah yang dapat ditoleransi untuk residu pestisida, etilen oksida tidak boleh terdeteksi dan harus berada di bawah batas kuantitatif 0,1 mg/kg yang ditentukan dalam metode deteksi. Hal ini tidak sesuai dengan Pasal 15 Undang-Undang Keamanan Pangan dan Sanitasi," jelasnya.

Alasan Penarikan Produk di Taiwan


Berdasarkan regulasi yang berlaku, temuan EtO pada produk Indomie varian tersebut membuat TFDA segera mengeluarkan peringatan publik. Pihak berwenang memerintahkan agar seluruh batch produk yang terkontaminasi ditarik dari pasaran dan dimusnahkan sesuai aturan.

Konsumen juga diminta untuk membuang produk tersebut, baik yang dibeli di pasar lokal, e-commerce, maupun yang dibawa langsung dari luar negeri. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah adanya akumulasi paparan zat berbahaya pada masyarakat.

Regulasi Taiwan terkait keamanan pangan memang sangat ketat, terutama untuk bahan kimia yang dikategorikan sebagai karsinogen. Hal ini berbeda dengan standar di beberapa negara lain, termasuk Indonesia, yang memiliki batas toleransi berbeda.

"Produk yang tidak sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen akan dikembalikan atau dimusnahkan sesuai dengan peraturan," ujar TFDA.

"Pembelian produk melalui pembelian daring atau perjalanan internasional tidak dapat dikesampingkan. Konsumen harus membuang produk dan tidak mengonsumsinya," tambah Centre for Food Safety (CFS).

Baca Juga: Rasa Indomie Indonesia dan Eropa Berbeda, Mana yang Lebih Enak?

Apa Itu Etilen Oksida?


Etilen oksida atau EtO adalah gas tidak berwarna dengan aroma manis yang banyak digunakan dalam industri sebagai bahan sterilisasi. Dalam bidang pangan, EtO biasanya dipakai untuk membasmi bakteri, jamur, serta virus pada bumbu kering dan kemasan makanan.

Meski bermanfaat, senyawa ini telah lama dikategorikan sebagai karsinogen kelas 1 oleh International Agency for Research on Cancer (IARC) sejak 1994. Paparan EtO dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan.

Dalam jangka pendek, efek yang ditimbulkan bisa berupa iritasi mata, kulit, gangguan pernapasan, mual, muntah, hingga kerusakan sistem saraf pusat. Sedangkan untuk paparan jangka panjang, risiko kesehatan yang ditimbulkan jauh lebih serius, termasuk kemungkinan kanker payudara, leukemia, hingga gangguan reproduksi.

Perbedaan Standar Internasional


Kasus ini juga menyoroti adanya perbedaan standar regulasi antarnegara. Taiwan menerapkan sistem “nol toleransi” untuk residu EtO pada makanan, artinya kadar sekecil apa pun dianggap melanggar aturan.

Uni Eropa sejak 1991 bahkan sudah melarang penggunaan EtO dalam sterilisasi pangan. Sementara itu, Amerika Serikat masih mengizinkan penggunaannya untuk sterilisasi rempah dengan batas hingga 50 ppm, meskipun diawasi sangat ketat.

Di Indonesia, BPOM menetapkan ambang batas EtO jauh lebih tinggi, yaitu 85 ppm sesuai Peraturan BPOM No. 229 Tahun 2022 tentang Pedoman Mitigasi Risiko Senyawa EtO. Berdasarkan standar nasional tersebut, temuan 0,1 mg/kg atau setara 0,1 ppm yang dilaporkan Taiwan masih tergolong aman untuk konsumen lokal.

Baca Juga: Penggemar Mie Instan Ngakak, Mangkuk di Kemasan Indomie Kosong Jelang Puasa
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Nunung Tekankan Pentingnya...
Nunung Tekankan Pentingnya Perawatan Alami untuk Kesehatan Tubuh dan Benjolan
Gaya Hidup Sehat Perempuan...
Gaya Hidup Sehat Perempuan Dimulai dari Deteksi Dini
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Rekomendasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved