Billie Eilish hingga Cillian Murphy Serukan Together for Palestine, Desak Hentikan Genosida di Gaza
Kamis, 18 September 2025 - 20:40 WIB
loading...
Sejumlah artis Hollywood, Billie Eilish dan Cillian Murphy, bergabung dalam kampanye Together for Palestine yang menyerukan diakhirinya kekerasan di Gaza. Foto/ABC News
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah artis Hollywood, termasuk Billie Eilish dan Cillian Murphy , bergabung dalam kampanye global Together for Palestine yang menyerukan diakhirinya kekerasan di Gaza. Para bintang ini menyampaikan pesan solidaritas sekaligus desakan agar genosida terhadap rakyat Palestina segera dihentikan.
Dengan suara lantang, mereka berharap dapat meningkatkan tekanan kepada pemimpin dunia agar segera mengambil langkah nyata dalam menghentikan penderitaan yang dialami lebih dari puluhan ribu warga Gaza , Palestina .
Baca Juga: Billie Eilish Diduga Sindir Donald Trump yang Dilantik Jadi Presiden ke-47 Amerika
Billie Eilish, hingga Cillian Murphy tampil dalam sebuah video khusus yang menyerukan diakhirinya kekerasan dan pembunuhan massal di Gaza. Video tersebut dirilis hanya beberapa jam sebelum konser amal Together for Palestine yang digagas oleh Brian Eno di OVO Arena Wembley, London, pada Rabu, 17 September 2025.
Klip berdurasi singkat itu tidak hanya menampilkan Eilish dan Murphy, tetapi juga deretan tokoh papan atas lainnya seperti Javier Bardem, Brian Cox, hingga Joaquin Phoenix. Kehadiran para figur publik ini menegaskan besarnya perhatian komunitas internasional terhadap situasi kemanusiaan yang terus memburuk di Gaza.
Di mana ribuan warga sipil kehilangan nyawa dan jutaan lainnya terancam kelaparan massal akibat konflik yang berkepanjangan.
Diansir dari Billboard, Kamis (18/9/2025), video kampanye tersebut dibuka dengan pesan penuh harapan dari Eilish dan saudaranya, Finneas yang menyatakan solidaritas mereka kepada rakyat Palestina.
"Bersama untuk Palestina," kata Eilish dan saudara laki-lakinya dalam video tersebut, tampak berdampingan dengan senyum penuh harap saat sang penyanyi mengangkat kamera.
Sementara itu, aktor senior Brian Cox memberikan pernyataan tegas dengan nada serius. "Kita harus menyampaikan kebenaran atas nama rakyat Palestina," tutur Cox dengan serius dalam klip tersebut.
Baca Juga: Billie Eilish hingga Snoop Dogg Akan Tutup Olimpiade Paris 2024
Video ini dirilis hanya sehari setelah Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa Israel melakukan tindakan genosida terhadap rakyat Palestina. Temuan tersebut segera dibantah oleh Kementerian Luar Negeri Israel yang menyebut laporan itu “menyimpang dan salah.”
Kontroversi ini semakin meningkatkan tensi internasional, sementara kampanye Together for Palestine mencoba mengingatkan dunia agar tidak mengabaikan tragedi kemanusiaan yang terjadi.
Selain peluncuran video, acara amal Together for Palestine yang digelar di London menghadirkan sejumlah musisi ternama. Brian Eno sebagai penggagas acara mengundang Bastille, Damon Albarn, James Blake, Paloma Faith, hingga Rachel Chinouriri untuk tampil membawakan lagu-lagu khusus.
Tujuannya adalah mengumpulkan dana sekaligus meningkatkan kesadaran global mengenai penderitaan rakyat Palestina. Tidak hanya musisi, sederet artis dan tokoh publik lain juga ikut ambil bagian.
Nama-nama besar seperti Benedict Cumberbatch, Florence Pugh, Jameela Jamil, Louis Theroux, hingga PinkPantheress tampil di panggung untuk mendorong penonton agar berkontribusi dalam donasi. Setiap dana yang terkumpul dari acara ini akan disalurkan ke “organisasi Palestina yang beroperasi di Gaza,” sebagaimana tercantum dalam situs resmi Together for Palestine.
Baca Juga: Christopher Nolan-Cillian Murphy Sabet Gelar Sutradara dan Aktor Terbaik Golden Globe Awards 2024 lewat Oppenheimer
Keterlibatan Eilish dalam kampanye ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, penyanyi kelahiran Los Angeles tersebut sudah menunjukkan sikap tegasnya dengan mengenakan pin bertuliskan Artists for Ceasefire saat menghadiri ajang Oscar 2024. Aksi itu menjadi bentuk protes simbolis terhadap agresi militer Israel yang terus berlangsung.
Pada bulan Juli 2024, Eilish bahkan secara terbuka mengecam rencana Israel untuk merelokasi paksa jutaan warga Palestina. Ia menyebut langkah itu sebagai sesuatu yang tidak manusiawi. “Mengerikan,” tulisnya kala itu dalam sebuah unggahan di media sosial.
Dengan suara lantang, mereka berharap dapat meningkatkan tekanan kepada pemimpin dunia agar segera mengambil langkah nyata dalam menghentikan penderitaan yang dialami lebih dari puluhan ribu warga Gaza , Palestina .
Dukungan Selebritas Dunia untuk Palestina
Baca Juga: Billie Eilish Diduga Sindir Donald Trump yang Dilantik Jadi Presiden ke-47 Amerika
Billie Eilish, hingga Cillian Murphy tampil dalam sebuah video khusus yang menyerukan diakhirinya kekerasan dan pembunuhan massal di Gaza. Video tersebut dirilis hanya beberapa jam sebelum konser amal Together for Palestine yang digagas oleh Brian Eno di OVO Arena Wembley, London, pada Rabu, 17 September 2025.
Klip berdurasi singkat itu tidak hanya menampilkan Eilish dan Murphy, tetapi juga deretan tokoh papan atas lainnya seperti Javier Bardem, Brian Cox, hingga Joaquin Phoenix. Kehadiran para figur publik ini menegaskan besarnya perhatian komunitas internasional terhadap situasi kemanusiaan yang terus memburuk di Gaza.
Di mana ribuan warga sipil kehilangan nyawa dan jutaan lainnya terancam kelaparan massal akibat konflik yang berkepanjangan.
Isi Pesan dalam Video Together for Palestine
Diansir dari Billboard, Kamis (18/9/2025), video kampanye tersebut dibuka dengan pesan penuh harapan dari Eilish dan saudaranya, Finneas yang menyatakan solidaritas mereka kepada rakyat Palestina.
"Bersama untuk Palestina," kata Eilish dan saudara laki-lakinya dalam video tersebut, tampak berdampingan dengan senyum penuh harap saat sang penyanyi mengangkat kamera.
Sementara itu, aktor senior Brian Cox memberikan pernyataan tegas dengan nada serius. "Kita harus menyampaikan kebenaran atas nama rakyat Palestina," tutur Cox dengan serius dalam klip tersebut.
Baca Juga: Billie Eilish hingga Snoop Dogg Akan Tutup Olimpiade Paris 2024
Latar Belakang dan Konteks
Video ini dirilis hanya sehari setelah Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa Israel melakukan tindakan genosida terhadap rakyat Palestina. Temuan tersebut segera dibantah oleh Kementerian Luar Negeri Israel yang menyebut laporan itu “menyimpang dan salah.”
Kontroversi ini semakin meningkatkan tensi internasional, sementara kampanye Together for Palestine mencoba mengingatkan dunia agar tidak mengabaikan tragedi kemanusiaan yang terjadi.
Konser Amal Together for Palestine
Selain peluncuran video, acara amal Together for Palestine yang digelar di London menghadirkan sejumlah musisi ternama. Brian Eno sebagai penggagas acara mengundang Bastille, Damon Albarn, James Blake, Paloma Faith, hingga Rachel Chinouriri untuk tampil membawakan lagu-lagu khusus.
Tujuannya adalah mengumpulkan dana sekaligus meningkatkan kesadaran global mengenai penderitaan rakyat Palestina. Tidak hanya musisi, sederet artis dan tokoh publik lain juga ikut ambil bagian.
Nama-nama besar seperti Benedict Cumberbatch, Florence Pugh, Jameela Jamil, Louis Theroux, hingga PinkPantheress tampil di panggung untuk mendorong penonton agar berkontribusi dalam donasi. Setiap dana yang terkumpul dari acara ini akan disalurkan ke “organisasi Palestina yang beroperasi di Gaza,” sebagaimana tercantum dalam situs resmi Together for Palestine.
Baca Juga: Christopher Nolan-Cillian Murphy Sabet Gelar Sutradara dan Aktor Terbaik Golden Globe Awards 2024 lewat Oppenheimer
Sikap Billie Eilish terhadap Krisis Gaza
Keterlibatan Eilish dalam kampanye ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, penyanyi kelahiran Los Angeles tersebut sudah menunjukkan sikap tegasnya dengan mengenakan pin bertuliskan Artists for Ceasefire saat menghadiri ajang Oscar 2024. Aksi itu menjadi bentuk protes simbolis terhadap agresi militer Israel yang terus berlangsung.
Pada bulan Juli 2024, Eilish bahkan secara terbuka mengecam rencana Israel untuk merelokasi paksa jutaan warga Palestina. Ia menyebut langkah itu sebagai sesuatu yang tidak manusiawi. “Mengerikan,” tulisnya kala itu dalam sebuah unggahan di media sosial.
(dra)
Lihat Juga :