Kisah Ahmad Romdani: Tinggalkan Profesi Perawat, Sukses di Dunia Affiliate Marketing
Jum'at, 19 September 2025 - 13:00 WIB
loading...
Di era digital, bisnis affiliate marketing menjadi salah satu peluang emas untuk meraup keuntungan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di era digital, bisnis affiliate marketing menjadi salah satu peluang emas untuk meraup keuntungan. Seorang konten kreator asal Bondowoso bernama Ahmad Romdani telah membuktikannya. Ia berhasil menggabungkan hobi di bidang otomotif dengan strategi affiliate marketing untuk menjadi sumber penghasilan.
Pria kelahiran 13 Maret 1993 ini pernah meraih posisi affiliate nomor 1 di TikTok untuk kategori alat cuci motor dan mobil pada 2024-2025. Pencapaian gemilang ini tidak terlepas dari konsistensinya membangun personal branding di dunia otomotif melalui berbagai platform digital.
"Sekarang passion saya bertambah menjadi seorang affiliate dan menjual beberapa alat jet cleaner serta alat-alat detailing kendaraan lainnya. Saya sekarang sangat gemar mencuci kendaraan dan ingin bercita-cita memiliki car wash pribadi," ungkap pria yang akrab disapa Dani Longor itu.
Strategi bisnis Dani cukup cerdas. Ia tak hanya mengandalkan satu platform, tetapi mengoptimalkan potensi affiliate marketing di YouTube, Shopee, bahkan short affiliate di YouTube. Dengan memanfaatkan audiens yang tertarik pada konten modifikasi dan restorasi motor, ia berhasil mengonversi viewers menjadi transaksi pembelian.
"Kegiatan saya sekarang ngonten di platform YouTube, dan juga aktif sebagai affiliate di platform YouTube, Shopee, bahkan short affiliate di YouTube, juga sebagai influencer di bidang otomotif roda dua," jelas pemilik akun Instagram @Ahmadromdani90s itu.
Lulusan S1 dan Profesi Ners dari STIKES Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo ini mengawali kariernya dari dunia stand up comedy pada 2012. Setelah lulus kuliah keperawatan pada 2017, ia mengalami kesulitan mendapat pekerjaan. "Susah kalau kita tidak kenal orang dalam," kenangnya.
Alih-alih putus asa, Dani justru melihat peluang bisnis dari hobinya di bidang otomotif. Berkat dorongan teman lama Boby Berliandika dari X-Factor, pada 2018 ia mulai terjun ke dunia konten kreator yang kemudian berevolusi menjadi bisnis affiliate marketing.
Kunci sukses Dani terletak pada pemahaman mendalam tentang produk yang dijual. Sebagai penggemar otomotif, ia tidak hanya menjual, tetapi juga menggunakan langsung produk detailing yang dipromosikan. Dengan begitu, ia membangun kredibilitas dan kepercayaan dari audiens.
Prestasi affiliate marketing Dani tak main-main. Selain meraih posisi nomor 1 di TikTok untuk kategori alat cuci motor dan mobil, ia juga berhasil mendapat Silver Play Button dari YouTube. Kombinasi konten kreator dan affiliate marketing ini membuktikan bahwa model bisnis hibrid bisa sangat menguntungkan.
"Menurut saya pekerjaan yang keren itu adalah hobi yang dibayar. Kalau kita bekerja sendiri, kita adalah bosnya, kita bisa atur hari kerja dan libur sendiri, karena menurut saya freedom itu mahal," ungkapnya menjelaskan filosofi bisnisnya.
Diakui Dani, tantangan dalam bisnis affiliate marketing tidaklah mudah dan konsistensi merupakan salah satu kunci utama. "Sejauh ini untuk tantangan yang paling utama sebagai konten kreator itu adalah ide, dan rasa malas. Konsisten itu juga susah, gimana caranya kita tetap eksis di platform tersebut," terang lelaki yang mengelola akun Tiktok @GarasiAdsense itu.
Dukungan keluarga juga menjadi faktor penting bagi Dani. Meski awalnya orang tua tak setuju karena menganggap PNS lebih aman, kini mereka bangga melihat apa yang telah dicapai saat ini. "Mereka pikir PNS adalah jalur terbaik untuk jadi orang sukses, tapi saya membantah itu dan membuktikan. Sampai sekarang orang tua saya happy," tuturnya.
Pencapaian di bisnis affiliate membuat Dani berencana melebarkan sayap dengan mendirikan car wash dan detailing center khusus kendaraan roda dua. Visi ini sejalan dengan produk-produk yang ia promosikan sebagai affiliate.
Ia juga ingin mempertahankan posisi puncaknya di bisnis affiliate marketing sambil mengembangkan usaha offline. "Target saya gak terlalu tinggi. Saya ingin tetap dilancarkan rezeki di bidang ini. Target di tahun 2026 adalah menikah, dan ingin bulan madu di Tanah Suci, serta memberangkatkan kedua orang tua umroh melalui bidang ini," ungkapnya.
Mengenai target ke depan, Dani bertekad meraih sukses di dunia akhirat, membahagiakan orang tua, mencapai kebebasan finansial, membangun bisnis, mengembangkan diri secara profesional, hingga memberi kontribusi positif dan bisa bermanfaat bagi orang sekitar. “Karena besar kecil pendapatan kita, kita harus tetap ingat 2,5% adalah Hak orang lain. Itu yang saya terapkan selama ini,” pungkasnya.
Pria kelahiran 13 Maret 1993 ini pernah meraih posisi affiliate nomor 1 di TikTok untuk kategori alat cuci motor dan mobil pada 2024-2025. Pencapaian gemilang ini tidak terlepas dari konsistensinya membangun personal branding di dunia otomotif melalui berbagai platform digital.
"Sekarang passion saya bertambah menjadi seorang affiliate dan menjual beberapa alat jet cleaner serta alat-alat detailing kendaraan lainnya. Saya sekarang sangat gemar mencuci kendaraan dan ingin bercita-cita memiliki car wash pribadi," ungkap pria yang akrab disapa Dani Longor itu.
Strategi bisnis Dani cukup cerdas. Ia tak hanya mengandalkan satu platform, tetapi mengoptimalkan potensi affiliate marketing di YouTube, Shopee, bahkan short affiliate di YouTube. Dengan memanfaatkan audiens yang tertarik pada konten modifikasi dan restorasi motor, ia berhasil mengonversi viewers menjadi transaksi pembelian.
"Kegiatan saya sekarang ngonten di platform YouTube, dan juga aktif sebagai affiliate di platform YouTube, Shopee, bahkan short affiliate di YouTube, juga sebagai influencer di bidang otomotif roda dua," jelas pemilik akun Instagram @Ahmadromdani90s itu.
Lulusan S1 dan Profesi Ners dari STIKES Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo ini mengawali kariernya dari dunia stand up comedy pada 2012. Setelah lulus kuliah keperawatan pada 2017, ia mengalami kesulitan mendapat pekerjaan. "Susah kalau kita tidak kenal orang dalam," kenangnya.
Alih-alih putus asa, Dani justru melihat peluang bisnis dari hobinya di bidang otomotif. Berkat dorongan teman lama Boby Berliandika dari X-Factor, pada 2018 ia mulai terjun ke dunia konten kreator yang kemudian berevolusi menjadi bisnis affiliate marketing.
Kunci sukses Dani terletak pada pemahaman mendalam tentang produk yang dijual. Sebagai penggemar otomotif, ia tidak hanya menjual, tetapi juga menggunakan langsung produk detailing yang dipromosikan. Dengan begitu, ia membangun kredibilitas dan kepercayaan dari audiens.
Prestasi affiliate marketing Dani tak main-main. Selain meraih posisi nomor 1 di TikTok untuk kategori alat cuci motor dan mobil, ia juga berhasil mendapat Silver Play Button dari YouTube. Kombinasi konten kreator dan affiliate marketing ini membuktikan bahwa model bisnis hibrid bisa sangat menguntungkan.
"Menurut saya pekerjaan yang keren itu adalah hobi yang dibayar. Kalau kita bekerja sendiri, kita adalah bosnya, kita bisa atur hari kerja dan libur sendiri, karena menurut saya freedom itu mahal," ungkapnya menjelaskan filosofi bisnisnya.
Diakui Dani, tantangan dalam bisnis affiliate marketing tidaklah mudah dan konsistensi merupakan salah satu kunci utama. "Sejauh ini untuk tantangan yang paling utama sebagai konten kreator itu adalah ide, dan rasa malas. Konsisten itu juga susah, gimana caranya kita tetap eksis di platform tersebut," terang lelaki yang mengelola akun Tiktok @GarasiAdsense itu.
Dukungan keluarga juga menjadi faktor penting bagi Dani. Meski awalnya orang tua tak setuju karena menganggap PNS lebih aman, kini mereka bangga melihat apa yang telah dicapai saat ini. "Mereka pikir PNS adalah jalur terbaik untuk jadi orang sukses, tapi saya membantah itu dan membuktikan. Sampai sekarang orang tua saya happy," tuturnya.
Pencapaian di bisnis affiliate membuat Dani berencana melebarkan sayap dengan mendirikan car wash dan detailing center khusus kendaraan roda dua. Visi ini sejalan dengan produk-produk yang ia promosikan sebagai affiliate.
Ia juga ingin mempertahankan posisi puncaknya di bisnis affiliate marketing sambil mengembangkan usaha offline. "Target saya gak terlalu tinggi. Saya ingin tetap dilancarkan rezeki di bidang ini. Target di tahun 2026 adalah menikah, dan ingin bulan madu di Tanah Suci, serta memberangkatkan kedua orang tua umroh melalui bidang ini," ungkapnya.
Mengenai target ke depan, Dani bertekad meraih sukses di dunia akhirat, membahagiakan orang tua, mencapai kebebasan finansial, membangun bisnis, mengembangkan diri secara profesional, hingga memberi kontribusi positif dan bisa bermanfaat bagi orang sekitar. “Karena besar kecil pendapatan kita, kita harus tetap ingat 2,5% adalah Hak orang lain. Itu yang saya terapkan selama ini,” pungkasnya.
(dra)
Lihat Juga :