Pengacara Sebut Rumah Tangga Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf Tidak Bisa Diselamatkan
Kamis, 25 September 2025 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah rasa kekecewaan yang telah dirasakan oleh klien kami ibu Tasya atas kepercayaan tadi diberikan. Namun dikhianati begitu saja," sambungnya.
Fakta mengejutkan lainnya terungkap dalam persidangan. Sangun membenarkan bahwa pasangan ini sejatinya sudah berpisah secara agama sebelum gugatan cerai diajukan. Ia menyebut bahwa sejak 10 September 2025, Tasya sudah ditalak oleh Ahmad Assegaf sehingga secara agama status keduanya sudah tidak lagi sebagai suami istri.
“Sejak 10 September, sebelum gugatan ini kami ajukan, ibu Tasya sudah ditalak. Jadi secara agama sebetulnya sudah bukan suami istri lagi,” ujarnya.
Meski demikian, kuasa hukum lainnya, M. Fattah Riphat, tidak dapat memastikan sejak kapan pasangan tersebut benar-benar pisah rumah. Ia menyarankan agar detail teknis itu ditanyakan langsung kepada para prinsipal.
Baca Juga: Tasya Farasya Pertimbangkan Laporkan Ahmad Assegaf atas Dugaan Penggelapan
Dalam keterangan lebih lanjut, Sangun menegaskan bahwa inti gugatan cerai ini murni terkait kepercayaan yang sudah dikhianati, bukan semata-mata soal uang.
Sudah Ditalak sebelum Gugatan Cerai Diajukan
Fakta mengejutkan lainnya terungkap dalam persidangan. Sangun membenarkan bahwa pasangan ini sejatinya sudah berpisah secara agama sebelum gugatan cerai diajukan. Ia menyebut bahwa sejak 10 September 2025, Tasya sudah ditalak oleh Ahmad Assegaf sehingga secara agama status keduanya sudah tidak lagi sebagai suami istri.
“Sejak 10 September, sebelum gugatan ini kami ajukan, ibu Tasya sudah ditalak. Jadi secara agama sebetulnya sudah bukan suami istri lagi,” ujarnya.
Meski demikian, kuasa hukum lainnya, M. Fattah Riphat, tidak dapat memastikan sejak kapan pasangan tersebut benar-benar pisah rumah. Ia menyarankan agar detail teknis itu ditanyakan langsung kepada para prinsipal.
Baca Juga: Tasya Farasya Pertimbangkan Laporkan Ahmad Assegaf atas Dugaan Penggelapan
Fokus Gugatan hanya pada Masalah Kepercayaan
Dalam keterangan lebih lanjut, Sangun menegaskan bahwa inti gugatan cerai ini murni terkait kepercayaan yang sudah dikhianati, bukan semata-mata soal uang.
Lihat Juga :