Candaannya Singgung Adat Toraja, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf
Selasa, 04 November 2025 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Tak sampai di situ, Pandji bahkan menerima semua konsekuensi dan juga sanksi yang diberikan padanya imbas kekeliruannya. Pria yang lama menetap di Amerika Serikat ini menjelaskan dirinya akan mengikuti proses hukum negara dan adat.
“Saat ini ada dua proses hukum yang berjalan: proses hukum negara, karena adanya laporan ke kepolisian, dan proses hukum adat. Berdasarkan pembicaraan dengan Ibu Rukka, penyelesaian secara adat hanya dapat dilakukan di Toraja,” papar Pandji.
Di tengah permintaan maafnya pada masyarakat Toraja, Pandji juga menyampaikan pesan pada komika lainnya agar lebih peka dan cermat dalam memilih materi sebelum melakukan stand up comedy di depan khalayak. Namun, ia juga meminta para komika tak henti mengangkat nilai budaya Indonesia dalam materi mereka.
Baca Juga : Tak Terima Divonis 4 Tahun, Nikita Mirzani Resmi Ajukan Banding ke PN Jaksel
“Saya juga berharap kejadian ini tidak membuat para komika berhenti mengangkat nilai dan budaya dalam karya mereka. Menurut saya, anggapan bahwa pelawak tidak boleh membicarakan SARA kurang tepat. Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa: suku, agama, ras, dan antargolongan adalah bagian dari jati diri bangsa ini,” jelas Pandji.
“Saat ini ada dua proses hukum yang berjalan: proses hukum negara, karena adanya laporan ke kepolisian, dan proses hukum adat. Berdasarkan pembicaraan dengan Ibu Rukka, penyelesaian secara adat hanya dapat dilakukan di Toraja,” papar Pandji.
Di tengah permintaan maafnya pada masyarakat Toraja, Pandji juga menyampaikan pesan pada komika lainnya agar lebih peka dan cermat dalam memilih materi sebelum melakukan stand up comedy di depan khalayak. Namun, ia juga meminta para komika tak henti mengangkat nilai budaya Indonesia dalam materi mereka.
Baca Juga : Tak Terima Divonis 4 Tahun, Nikita Mirzani Resmi Ajukan Banding ke PN Jaksel
“Saya juga berharap kejadian ini tidak membuat para komika berhenti mengangkat nilai dan budaya dalam karya mereka. Menurut saya, anggapan bahwa pelawak tidak boleh membicarakan SARA kurang tepat. Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa: suku, agama, ras, dan antargolongan adalah bagian dari jati diri bangsa ini,” jelas Pandji.
Lihat Juga :