Hati-Hati, Stres di Tempat Kerja Terbukti Tingkatkan Risiko Stroke
Selasa, 18 November 2025 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Tiga kondisi tersebut merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke. Temuan ini berasal dari analisis enam studi besar yang melibatkan lebih dari 138.000 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja dengan tuntutan psikologis tinggi namun kontrol pekerjaan rendah memiliki peningkatan risiko stroke sekitar 22% dibanding mereka yang bekerja dalam lingkungan yang lebih terkendali.
Baca juga:Sering Merasa Lapar saat Bangun Tidur di Pagi Hari? Ternyata Ini Penyebabnya!
Situasi ini kerap ditemukan pada pekerjaan dengan deadline ketat, tuntutan multitasking, atau tekanan tinggi dari atasan.
Selain itu, stres kerja sering tanpa disadari mendorong munculnya kebiasaan hidup tidak sehat, seperti merokok, makan berlebihan, hingga kurang bergerak. Kombinasi antara stres dan gaya hidup buruk inilah yang semakin memperkuat risiko stroke.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja dengan tuntutan psikologis tinggi namun kontrol pekerjaan rendah memiliki peningkatan risiko stroke sekitar 22% dibanding mereka yang bekerja dalam lingkungan yang lebih terkendali.
Baca juga:Sering Merasa Lapar saat Bangun Tidur di Pagi Hari? Ternyata Ini Penyebabnya!
Situasi ini kerap ditemukan pada pekerjaan dengan deadline ketat, tuntutan multitasking, atau tekanan tinggi dari atasan.
Selain itu, stres kerja sering tanpa disadari mendorong munculnya kebiasaan hidup tidak sehat, seperti merokok, makan berlebihan, hingga kurang bergerak. Kombinasi antara stres dan gaya hidup buruk inilah yang semakin memperkuat risiko stroke.
Lihat Juga :