Sinergi Suara 2025, Harmoni Ambisi Membangun Masa Depan Musik Negeri
Senin, 17 November 2025 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Antusiasme tersebut seiring dengan komitmen Ekraf yang berharap program ini berfungsi sebagai ruang kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif dalam membangun ekosistem musik yang berkelanjutan.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu menjelaskan bagaimana sinergi lintas pihak mengingatkan kembali tujuan program untuk mengisi celah antara produksi karya dan kemampuan untuk mengelola nilai ekonomis dari para pekerja kreatif.
“Melalui kolaborasi seperti ini, kami bisa menghadirkan model ekosistem yang saling menguatkan agar musisi berbagai daerah tidak hanya produktif, tapi juga berdaya secara ekonomi,” tegas Ayu sapaan akrab Agustini Rahayu.
Dalam pelaksanaan Sinergi Suara, mentorship program menghadirkan para mentor untuk membagikan pengalaman seputar strategi membangun karier musik dan rilisan digital yaitu Dimasz Joey selaku Chief of Marketing Officer Mad Haus dan Widi Puradiredja (MALIQ & D’Essentials, CEO Mad Haus).
Selain itu, deretan mentor yang mewakili Langit Musik seperti Adib Hidayat (EVP Digital Music Nuon), Jeffry Feriyanto (Manager Indie & OTT Music Partnership Commercial Nuon), dan Hestaviyasa(Manager Digital Music Partnership Nuon).
Dimasz Joey mengatakan bahwa Sinergi Suara bisa menjadi peluang bagi emerging artist untuk menggali sebanyak-banyak informasi di industri musik Indonesia. Bagaimana agar karier mereka tidak jalan di tempat dan bisa langgeng.
“Pada akhirnya yang bertahan bukan yang paling viral, tapi yang paling disiplin dan konsisten membangun identitas, audience, dan value. Gue akan datang ke 5 kota sebagai bentuk tanggung jawab untuk mentransfer knowledge ke mereka yang baru mulai masuk industri,” jelas Dimasz Joey menyambut Sinergi Suara.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu menjelaskan bagaimana sinergi lintas pihak mengingatkan kembali tujuan program untuk mengisi celah antara produksi karya dan kemampuan untuk mengelola nilai ekonomis dari para pekerja kreatif.
“Melalui kolaborasi seperti ini, kami bisa menghadirkan model ekosistem yang saling menguatkan agar musisi berbagai daerah tidak hanya produktif, tapi juga berdaya secara ekonomi,” tegas Ayu sapaan akrab Agustini Rahayu.
Dalam pelaksanaan Sinergi Suara, mentorship program menghadirkan para mentor untuk membagikan pengalaman seputar strategi membangun karier musik dan rilisan digital yaitu Dimasz Joey selaku Chief of Marketing Officer Mad Haus dan Widi Puradiredja (MALIQ & D’Essentials, CEO Mad Haus).
Selain itu, deretan mentor yang mewakili Langit Musik seperti Adib Hidayat (EVP Digital Music Nuon), Jeffry Feriyanto (Manager Indie & OTT Music Partnership Commercial Nuon), dan Hestaviyasa(Manager Digital Music Partnership Nuon).
Dimasz Joey mengatakan bahwa Sinergi Suara bisa menjadi peluang bagi emerging artist untuk menggali sebanyak-banyak informasi di industri musik Indonesia. Bagaimana agar karier mereka tidak jalan di tempat dan bisa langgeng.
“Pada akhirnya yang bertahan bukan yang paling viral, tapi yang paling disiplin dan konsisten membangun identitas, audience, dan value. Gue akan datang ke 5 kota sebagai bentuk tanggung jawab untuk mentransfer knowledge ke mereka yang baru mulai masuk industri,” jelas Dimasz Joey menyambut Sinergi Suara.
Lihat Juga :