Anugerah PLA 2025, Menteri PPPA Apresiasi Perusahaan Ramah Anak
Jum'at, 05 Desember 2025 - 17:29 WIB
loading...
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (kanan) di sela acara Anugerah Perusahaan Layak Anak (PLA) 2025. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Anugerah Perusahaan Layak Anak (PLA) 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada dunia usaha yang berkomitmen mewujudkan lingkungan kerja ramah anak serta mendukung pemenuhan hak-hak anak di Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, beserta para deputi dan jajaran kementerian. Turut hadir Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), Wida Septarina, para direktur perusahaan anggota APSAI, pejabat daerah, serta tokoh penggiat perlindungan anak.
Baca juga: Dampak Positif Konser Musik Dorong Pergerakan Ekonomi Nasional
Ajang tahunan ini merupakan penyelenggaraan PLA yang ke-5 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2013, dan kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dunia usaha dalam mewujudkan ekosistem ramah anak di Indonesia.
Tahun ini, penghargaan PLA diberikan kepada 11 perusahaan yang telah melalui rangkaian proses penilaian komprehensif sejak Mei hingga November 2025. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan perusahaan yang responsif terhadap anak, penyediaan fasilitas pendukung, hingga kontribusi perusahaan dalam program komunitas yang berfokus pada kesejahteraan dan perlindungan anak berdasarkan prinsip 3P (Policy, Product, Program).
Dalam sambutannya, Menteri Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi kepada APSAI yang terus menunjukkan komitmen kuat terhadap kepentingan terbaik bagi anak.
“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang telah berkomitmen dan berkontribusi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia selama lebih dari 12 tahun. Saya berharap kegiatan Penganugerahan Perusahaan Layak Anak tahun 2025 ini dapat semakin memperkuat komitmen dunia usaha, terutama yang tergabung dalam APSAI, untuk bersama-sama mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045,” ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (5/12/2025).
Ketua Umum APSAI Pusat, Wida Septarina, menegaskan bahwa PLA merupakan bagian penting dari upaya mendorong dunia usaha agar memiliki standar keberpihakan tinggi terhadap perlindungan hak anak.
“Perusahaan-perusahaan penerima PLA tahun ini telah menunjukkan praktik terbaik dan dapat menjadi inspirasi bagi dunia usaha lainnya. Sebelas perusahaan yang berhak mendapatkan Anugerah PLA tahun ini telah lolos evaluasi Program Perusahaan Layak Anak yang teliti dan menyeluruh dari Dewan Penilai yang memberikan penilaian secara independen sesuai Prinsip dan Kriteria Perusahaan Layak Anak (PLA) yang diadopsi dari prinsip-prinsip CRBP (Child Rights and Business Principles),” jelas Wida.
Anugerah Perusahaan Layak Anak 2025 diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen multisektor dalam perlindungan anak serta memperluas jejaring perusahaan ramah anak di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, beserta para deputi dan jajaran kementerian. Turut hadir Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), Wida Septarina, para direktur perusahaan anggota APSAI, pejabat daerah, serta tokoh penggiat perlindungan anak.
Baca juga: Dampak Positif Konser Musik Dorong Pergerakan Ekonomi Nasional
Ajang tahunan ini merupakan penyelenggaraan PLA yang ke-5 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2013, dan kembali menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dunia usaha dalam mewujudkan ekosistem ramah anak di Indonesia.
Tahun ini, penghargaan PLA diberikan kepada 11 perusahaan yang telah melalui rangkaian proses penilaian komprehensif sejak Mei hingga November 2025. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan perusahaan yang responsif terhadap anak, penyediaan fasilitas pendukung, hingga kontribusi perusahaan dalam program komunitas yang berfokus pada kesejahteraan dan perlindungan anak berdasarkan prinsip 3P (Policy, Product, Program).
Dalam sambutannya, Menteri Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi kepada APSAI yang terus menunjukkan komitmen kuat terhadap kepentingan terbaik bagi anak.
“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang telah berkomitmen dan berkontribusi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia selama lebih dari 12 tahun. Saya berharap kegiatan Penganugerahan Perusahaan Layak Anak tahun 2025 ini dapat semakin memperkuat komitmen dunia usaha, terutama yang tergabung dalam APSAI, untuk bersama-sama mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045,” ujarnya, melalui siaran pers, Jumat (5/12/2025).
Ketua Umum APSAI Pusat, Wida Septarina, menegaskan bahwa PLA merupakan bagian penting dari upaya mendorong dunia usaha agar memiliki standar keberpihakan tinggi terhadap perlindungan hak anak.
“Perusahaan-perusahaan penerima PLA tahun ini telah menunjukkan praktik terbaik dan dapat menjadi inspirasi bagi dunia usaha lainnya. Sebelas perusahaan yang berhak mendapatkan Anugerah PLA tahun ini telah lolos evaluasi Program Perusahaan Layak Anak yang teliti dan menyeluruh dari Dewan Penilai yang memberikan penilaian secara independen sesuai Prinsip dan Kriteria Perusahaan Layak Anak (PLA) yang diadopsi dari prinsip-prinsip CRBP (Child Rights and Business Principles),” jelas Wida.
Anugerah Perusahaan Layak Anak 2025 diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen multisektor dalam perlindungan anak serta memperluas jejaring perusahaan ramah anak di seluruh Indonesia.
(nnz)
Lihat Juga :