Indonesia di Panggung Tren Warna Dunia: Inspirasi Styling Gen Z 2026 dari Intercolor
Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Warna-warna yang dihasilkan dari kongres Intercolor menjadi acuan penting bagi kreator dan brand di berbagai sektor, mulai dari tekstil, otomotif, desain interior, hingga kosmetik. Sejak Indonesia resmi bergabung sebagai anggota ke-17 Intercolor melalui Martha Tilaar Foundation, perjalanan menuju keanggotaan ini tidaklah singkat. Berkat dedikasi dan kontribusi Dr. Kilala Tilaar, Martha Tilaar Foundation berhasil meyakinkan 16 negara anggota lainnya akan pentingnya menghadirkan perspektif Indonesia dalam penentuan tren warna dunia.
Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, 17.508 pulau, 300 suku bangsa, dan 748 bahasa, Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa. Ditambah kekayaan alam tropis yang melimpah, Indonesia memiliki sumber inspirasi warna yang begitu luas dan autentik.
“Keragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia bukan hanya aset, tetapi juga bahasa visual yang dapat memperkaya dialog global mengenai warna,” ujar Dr. Kilala Tilaar. “Melalui Intercolor, kami ingin memastikan bahwa cerita, emosi, dan perspektif dari Indonesia dapat diterjemahkan menjadi warna-warna yang relevan bagi dunia dan generasi masa depan.”
Pada November 2025, Indonesia kembali ikut serta dalam Kongres Intercolor ke-126 di Foshan, China, untuk membahas tren warna musim dingin 2027/2028. Kehadiran Indonesia membawa angin segar bagi industri kosmetik tanah air, sekaligus menunjukkan bagaimana kekayaan budaya dan alam Nusantara mulai tercermin dalam wacana tren warna global. Lebih dari sekadar unsur estetika, warna-warna yang diusulkan juga menjadi simbol kontribusi Indonesia dalam membentuk arah tren dunia.
Dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa, 17.508 pulau, 300 suku bangsa, dan 748 bahasa, Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa. Ditambah kekayaan alam tropis yang melimpah, Indonesia memiliki sumber inspirasi warna yang begitu luas dan autentik.
“Keragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia bukan hanya aset, tetapi juga bahasa visual yang dapat memperkaya dialog global mengenai warna,” ujar Dr. Kilala Tilaar. “Melalui Intercolor, kami ingin memastikan bahwa cerita, emosi, dan perspektif dari Indonesia dapat diterjemahkan menjadi warna-warna yang relevan bagi dunia dan generasi masa depan.”
Pada November 2025, Indonesia kembali ikut serta dalam Kongres Intercolor ke-126 di Foshan, China, untuk membahas tren warna musim dingin 2027/2028. Kehadiran Indonesia membawa angin segar bagi industri kosmetik tanah air, sekaligus menunjukkan bagaimana kekayaan budaya dan alam Nusantara mulai tercermin dalam wacana tren warna global. Lebih dari sekadar unsur estetika, warna-warna yang diusulkan juga menjadi simbol kontribusi Indonesia dalam membentuk arah tren dunia.
(unt)
Lihat Juga :