Pelayat Silih Berganti Doakan Mendiang Romo FX Mudji Sutrisno di Kapel Kolese Kanisius Jakarta
Senin, 29 Desember 2025 - 11:59 WIB
loading...
Pelayat silih berganti mendoakan Romo FX Mudji Sutrisno di Kapel Kolese Kanisius Jakarta. Foto: IMG/Mei Sada Sirait
A
A
A
JAKARTA - Romo FX Mudji Sutrisno , rohaniawan katolik sekaligus budayawan terkemuka Indonesia tutup usia pada Minggu (28/12/2025) di RS Carolus, Jakarta. Romo FX Mudji meninggal dunia dalam usia 71 tahun karena sakit.
Mendiang Romo Mudji disemayamkan di Kapel Kolese Kanisius Jakarta. Pantauan iNews Media Group di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, para jemaat hadir untuk melayat.
Semakin siang, para pelayat juga terus berdatangan untuk mendoakan sekaligus memberi penghormatan terakhir pada Romo Mudji. Suasana di Kapel Kolese Kanisius Jakarta tampak hening namun khidmat.
Baca Juga : Romo FX Mudji Sutrisno Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Budayawan Besar
Kiriman karangan bunga ucapan dukacita juga terus dikirimkan ke Kapel Kolese Kanisius Jakarta. Pelayat tak hanya dari jemaat umat katolik, ada pula saudara Muslim yang ikut memberi penghormatan terakhir pada mendiang Romo FX Mudji.
Sejumlah lilin doa terlihat menyala di sekitar peti jenazah, sementara para pelayat tampak duduk tenang atau berdoa secara pribadi. Beberapa di antaranya terlihat meneteskan air mata mengenang sosok Romo Mudji yang dikenal luas sebagai rohaniawan sekaligus budayawan.
Salah satu pelayat yang merupakan umat katolik dari Pontianak bernama Ari Supratman mengenang sosok Romo Mudji sebagai sosok yang sangat humble dan peduli terhadap kemanusiaan.
Baca Juga : Jenazah Romo Mudji Sutrisno Disemayamkan di Kapel Kolese Kanisius
"beliau orang yang sangat humble dan memang beliau adalah pegiat sosial dan kemanusiaan, jadi itu salah satu yang tercatat dalam diri saya," ujar Ari.
Terkait pelayanan di gereja katolik, Ari menilai Romo Mudji berperan penting menjembatani filsafat dan spiritualitas gereja untuk mengembangkan umat. Romo Mudji juga disebut mendorong gereja untuk lebih kritis menghadapi berbagai isu yang terjadi saat ini.
"beliau menjembatani filsafat dan spiritualitas gereja dan mendorong gereja untuk lebih bersuara kritis menghadapi situasi di zaman ini," tambahnya.
Mendiang Romo Mudji disemayamkan di Kapel Kolese Kanisius Jakarta. Pantauan iNews Media Group di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, para jemaat hadir untuk melayat.
Semakin siang, para pelayat juga terus berdatangan untuk mendoakan sekaligus memberi penghormatan terakhir pada Romo Mudji. Suasana di Kapel Kolese Kanisius Jakarta tampak hening namun khidmat.
Baca Juga : Romo FX Mudji Sutrisno Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Budayawan Besar
Kiriman karangan bunga ucapan dukacita juga terus dikirimkan ke Kapel Kolese Kanisius Jakarta. Pelayat tak hanya dari jemaat umat katolik, ada pula saudara Muslim yang ikut memberi penghormatan terakhir pada mendiang Romo FX Mudji.
Sejumlah lilin doa terlihat menyala di sekitar peti jenazah, sementara para pelayat tampak duduk tenang atau berdoa secara pribadi. Beberapa di antaranya terlihat meneteskan air mata mengenang sosok Romo Mudji yang dikenal luas sebagai rohaniawan sekaligus budayawan.
Salah satu pelayat yang merupakan umat katolik dari Pontianak bernama Ari Supratman mengenang sosok Romo Mudji sebagai sosok yang sangat humble dan peduli terhadap kemanusiaan.
Baca Juga : Jenazah Romo Mudji Sutrisno Disemayamkan di Kapel Kolese Kanisius
"beliau orang yang sangat humble dan memang beliau adalah pegiat sosial dan kemanusiaan, jadi itu salah satu yang tercatat dalam diri saya," ujar Ari.
Terkait pelayanan di gereja katolik, Ari menilai Romo Mudji berperan penting menjembatani filsafat dan spiritualitas gereja untuk mengembangkan umat. Romo Mudji juga disebut mendorong gereja untuk lebih kritis menghadapi berbagai isu yang terjadi saat ini.
"beliau menjembatani filsafat dan spiritualitas gereja dan mendorong gereja untuk lebih bersuara kritis menghadapi situasi di zaman ini," tambahnya.
(wur)
Lihat Juga :