Percaya Wanita, Ruang Aman Perempuan Indonesia
Selasa, 03 Februari 2026 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu aktivitas yang diinisiasi oleh Felancy Percaya Wanita yaitu Kelas Pengembangan Diri bagi anggota komunitas dengan berbagai tema, antara lain yaitu: bagaimana membuat konten untuk menunjang berjualan, bagaimana membuat konten lewat HP, time management, tips cuan untuk affiliator pemula, hingga pentingnya personal branding agar dilirik brand. Kelas tersebut telah terlaksana pada Jumat, 30 Januari 2026 dengan menghadirkan influencer Zata Ligouw.
Zata sangat mengapresiasi dan bangga karena telah dipercaya untuk didapuk sebagai pembicara dan menjadi bagian dari aksi Felancy Percaya Wanita. “Saya merasa bangga dan terhormat bisa dipercaya menjadi bagian dari aksi Felancy Percaya Wanita. Kelas ini sangat penting karena membekali perempuan dengan keterampilan praktis, mulai dari membuat konten untuk menunjang penjualan, mengoptimalkan konten lewat ponsel, mengatur waktu, hingga memahami peluang cuan sebagai affiliator dan pentingnya personal branding agar dilirik brand. Saya percaya, ketika perempuan dibekali ilmu yang tepat, mereka akan semakin percaya diri, mandiri, berdaya, dan sejahtera,” ungkap Zata.
Felancy membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk menjadi bagian dari komunitas Felancy Percaya Wanita. Seperti dijelaskan oleh Agnes. “Ada begitu banyak benefit yang akan didapatkan bagi anggota komunitas Felancy Percaya Wanita. Seperti menjadi brand partner resmi Felancy, memiliki ruang aman untuk berbagi, mendapatkan ilmu digital marketing, perencanaan finansial, kesempatan mendapatkan reward bulanan, kesempatan memenangkan Grand Prize, mendapatkan komisi menarik sebagai affiliate, dan masih banyak lagi.”
Felancy Percaya Wanita diharapkan dapat menjadi ruang aman yang juga menjadi tempat di mana kolaborasi lahir secara alami. Perempuan saling membuka peluang, berbagi jejaring, serta menciptakan ekosistem yang saling mendukung, bukan saling bersaing. Inilah fondasi penting bagi terciptanya perempuan Indonesia yang tidak hanya kuat secara individu, tetapi juga solid sebagai komunitas.
“Pada akhirnya, menghadirkan ruang aman bagi perempuan Indonesia bukanlah sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Karena dari ruang yang aman, akan lahir perempuan-perempuan yang percaya diri, berdaya, dan sejahtera. Perempuan yang siap melangkah lebih jauh, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi masa depan bangsa,” tutup Agnes Dewi.
Zata sangat mengapresiasi dan bangga karena telah dipercaya untuk didapuk sebagai pembicara dan menjadi bagian dari aksi Felancy Percaya Wanita. “Saya merasa bangga dan terhormat bisa dipercaya menjadi bagian dari aksi Felancy Percaya Wanita. Kelas ini sangat penting karena membekali perempuan dengan keterampilan praktis, mulai dari membuat konten untuk menunjang penjualan, mengoptimalkan konten lewat ponsel, mengatur waktu, hingga memahami peluang cuan sebagai affiliator dan pentingnya personal branding agar dilirik brand. Saya percaya, ketika perempuan dibekali ilmu yang tepat, mereka akan semakin percaya diri, mandiri, berdaya, dan sejahtera,” ungkap Zata.
Felancy membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk menjadi bagian dari komunitas Felancy Percaya Wanita. Seperti dijelaskan oleh Agnes. “Ada begitu banyak benefit yang akan didapatkan bagi anggota komunitas Felancy Percaya Wanita. Seperti menjadi brand partner resmi Felancy, memiliki ruang aman untuk berbagi, mendapatkan ilmu digital marketing, perencanaan finansial, kesempatan mendapatkan reward bulanan, kesempatan memenangkan Grand Prize, mendapatkan komisi menarik sebagai affiliate, dan masih banyak lagi.”
Felancy Percaya Wanita diharapkan dapat menjadi ruang aman yang juga menjadi tempat di mana kolaborasi lahir secara alami. Perempuan saling membuka peluang, berbagi jejaring, serta menciptakan ekosistem yang saling mendukung, bukan saling bersaing. Inilah fondasi penting bagi terciptanya perempuan Indonesia yang tidak hanya kuat secara individu, tetapi juga solid sebagai komunitas.
“Pada akhirnya, menghadirkan ruang aman bagi perempuan Indonesia bukanlah sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Karena dari ruang yang aman, akan lahir perempuan-perempuan yang percaya diri, berdaya, dan sejahtera. Perempuan yang siap melangkah lebih jauh, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi masa depan bangsa,” tutup Agnes Dewi.
(dra)
Lihat Juga :