Kamar Bersuhu Dingin Bikin Tidur Berkualitas, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan
Senin, 09 Februari 2026 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun ada manfaatnya, tidak semua orang cocok dengan suhu yang lebih rendah saat tidur. Ada juga beberapa risiko yang dapat ditimbulkan, sehingga diperlukan beberapa pertimbangan seperti:
Untuk itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat kesejukan dari kamar bersuhu rendah tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Pertama, sesuaikan suhu dengan preferensi pribadi, misal 18 derajat celcius pada umumnya. Namun bisa juga ditingkatkan atau diturunkan, sesuai dengan kenyamanan.
Bisa juga menggunakan selimut yang sesuai. Jika kamar terlalu dingin, selimut bisa membantu tubuh tetap hangat tanpa harus mengubah suhu ruangan. Terakhir, dengan mengatur kelembaban udara.
Pasalnya udara dingin cenderung kering dan bisa mengiritasi tenggorokan dan kulit. Untuk itu bisa menggunakan humidifier untuk membantu melembabkan ruangan.
6. Preferensi Suhu Individu
Rasa nyaman terhadap suhu sangat bergantung pada individu masing-masing. Ada orang yang merasa terlalu dingin sehingga tidak bisa tidur nyenyak hanya karena suhu kamar terlalu rendah7. Kondisi Kesehatan Tertentu
Orang dengan masalah pernapasan seperti asma atau COPD (chronic obstructive pulmonary disease) mungkin mengalami iritasi saluran pernapasan jika terpapar udara terlalu dingin sepanjang malam. Selain itu, tidak semua kesejukan itu sehat, di mana suhu kamar yang terlalu rendah juga bisa membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu inti, bahkan berpotensi mengganggu pola tidur.Untuk itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat kesejukan dari kamar bersuhu rendah tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Pertama, sesuaikan suhu dengan preferensi pribadi, misal 18 derajat celcius pada umumnya. Namun bisa juga ditingkatkan atau diturunkan, sesuai dengan kenyamanan.
Bisa juga menggunakan selimut yang sesuai. Jika kamar terlalu dingin, selimut bisa membantu tubuh tetap hangat tanpa harus mengubah suhu ruangan. Terakhir, dengan mengatur kelembaban udara.
Pasalnya udara dingin cenderung kering dan bisa mengiritasi tenggorokan dan kulit. Untuk itu bisa menggunakan humidifier untuk membantu melembabkan ruangan.
(nnz)
Lihat Juga :