Pisang Goreng Madu Kian Populer, Ekspansi Capai 55 Gerai
Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:39 WIB
loading...
Pisang Madu Pasti resmi membuka gerai ke-55 di kawasan Graha Raya, Tangerang pada Jumat (13/2/2026). Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pisang Madu Pasti resmi membuka gerai ke-55 di kawasan Graha Raya, Tangerang pada Jumat (13/2/2026), seiring dengan meningkatnya tren pisang goreng madu sebagai camilan favorit masyarakat.
Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat posisi brand sebagai top of mind di kategori pisang goreng madu. Produk bercita rasa manis dengan tekstur renyah tersebut digemari karena praktis, dan cocok dinikmati untuk momen kebersamaan.
CEO dan Founder Pisang Madu Pasti Rio Saputra mengatakan pembukaan gerai baru tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas produk serta memperkuat fondasi bisnis yang telah dibangun selama lebih dari lima tahun.
“Ini bukan sekadar angka 55, tetapi refleksi perjalanan kami membangun tim, sistem, dan identitas brand yang kuat,” ujarnya, di sela Grand Opening Pisang Madu Pasti di Graha Raya, Tangerang, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, transformasi pisang goreng dari jajanan pinggir jalan menjadi camilan dengan konsep gerai modern menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen yang kini tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga higienitas, kemasan, dan pengalaman membeli.
Untuk itu, perusahaan menerapkan standar bahan baku dan proses produksi yang seragam di setiap outlet guna menjaga konsistensi rasa. “Sekarang bukan hanya soal rasa enak, tetapi juga higienitas, inovasi, dan konsistensi. Pisang goreng sudah naik kelas dan menjadi bagian dari gaya hidup,” kata Rio.
Pembukaan outlet di Graha Raya dipilih karena memiliki visibilitas tinggi dan berada di kawasan yang tengah berkembang dengan kehadiran berbagai brand kuliner baru.
Milestone ini menjadi refleksi pertumbuhan bisnis yang selama lebih dari lima tahun terus memperkuat tim, sistem operasional, serta identitas brand.
Dalam satu hingga dua tahun terakhir, perusahaan juga mengubah konsep outlet dari model kontainer dan gerobakan, ke kios atau ruko berdiri sendiri untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperkuat positioning sebagai brand camilan modern.
“Kami memilih lokasi dengan akses mudah, visibilitas tinggi, dan dekat dengan target pasar. Pemilihan tempat menjadi faktor krusial bagi setiap outlet,” ujar Rio.
Berbeda dengan banyak pelaku usaha sejenis, Pisang Madu Pasti masih menahan ekspansi melalui skema kemitraan. Seluruh outlet dikelola secara internal guna menjaga kontrol kualitas produk, standar layanan, serta konsistensi rasa.
Pisang Madu Pasti memiliki dua varian utama yakni pisang madu bulat original dan pisang madu crispy. Masing-masing memiliki tingkat permintaan yang relatif seimbang.
“Penggemar pisang madu bulat tetap setia karena teksturnya lembut di dalam, sementara yang crispy lebih ringan dan garing. Keduanya punya segmen masing-masing,” jelasnya.
Selain menu utama, Pisang Madu Pasti juga menambah lini camilan lainnya seperti siomay goreng dan tahu walik. Dalam waktu dekat, menu risol akan diluncurkan untuk memperluas pilihan camilan hangat.
Favorit untuk Momen Berbuka
Menjelang Ramadan, pisang goreng madu menjadi salah satu camilan yang banyak dicari untuk berbuka puasa dan momen kebersamaan. Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan penjualan pada periode tersebut.
“Antusiasme pelanggan saat Ramadan tinggi karena pisang madu cocok sebagai camilan berbuka. Kami akan mengoptimalkan operasional di jam-jam menjelang buka puasa,” katanya.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan gerai, Pisang Madu Pasti menghadirkan promo buy one get one selama tiga hari bagi pelanggan di Graha Raya mulai tanggal 13 hingga 15 Februari 2026.
Ke depan, perusahaan menargetkan ekspansi hingga 75 outlet pada akhir tahun dan mencapai 100 outlet pada tahun depan. “Target kami bukan hanya menambah gerai, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja dan menjaga kualitas di setiap outlet,” tutup Rio.
Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat posisi brand sebagai top of mind di kategori pisang goreng madu. Produk bercita rasa manis dengan tekstur renyah tersebut digemari karena praktis, dan cocok dinikmati untuk momen kebersamaan.
CEO dan Founder Pisang Madu Pasti Rio Saputra mengatakan pembukaan gerai baru tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas produk serta memperkuat fondasi bisnis yang telah dibangun selama lebih dari lima tahun.
“Ini bukan sekadar angka 55, tetapi refleksi perjalanan kami membangun tim, sistem, dan identitas brand yang kuat,” ujarnya, di sela Grand Opening Pisang Madu Pasti di Graha Raya, Tangerang, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, transformasi pisang goreng dari jajanan pinggir jalan menjadi camilan dengan konsep gerai modern menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen yang kini tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga higienitas, kemasan, dan pengalaman membeli.
Untuk itu, perusahaan menerapkan standar bahan baku dan proses produksi yang seragam di setiap outlet guna menjaga konsistensi rasa. “Sekarang bukan hanya soal rasa enak, tetapi juga higienitas, inovasi, dan konsistensi. Pisang goreng sudah naik kelas dan menjadi bagian dari gaya hidup,” kata Rio.
Pembukaan outlet di Graha Raya dipilih karena memiliki visibilitas tinggi dan berada di kawasan yang tengah berkembang dengan kehadiran berbagai brand kuliner baru.
Milestone ini menjadi refleksi pertumbuhan bisnis yang selama lebih dari lima tahun terus memperkuat tim, sistem operasional, serta identitas brand.
Dalam satu hingga dua tahun terakhir, perusahaan juga mengubah konsep outlet dari model kontainer dan gerobakan, ke kios atau ruko berdiri sendiri untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperkuat positioning sebagai brand camilan modern.
“Kami memilih lokasi dengan akses mudah, visibilitas tinggi, dan dekat dengan target pasar. Pemilihan tempat menjadi faktor krusial bagi setiap outlet,” ujar Rio.
Berbeda dengan banyak pelaku usaha sejenis, Pisang Madu Pasti masih menahan ekspansi melalui skema kemitraan. Seluruh outlet dikelola secara internal guna menjaga kontrol kualitas produk, standar layanan, serta konsistensi rasa.
Pisang Madu Pasti memiliki dua varian utama yakni pisang madu bulat original dan pisang madu crispy. Masing-masing memiliki tingkat permintaan yang relatif seimbang.
“Penggemar pisang madu bulat tetap setia karena teksturnya lembut di dalam, sementara yang crispy lebih ringan dan garing. Keduanya punya segmen masing-masing,” jelasnya.
Selain menu utama, Pisang Madu Pasti juga menambah lini camilan lainnya seperti siomay goreng dan tahu walik. Dalam waktu dekat, menu risol akan diluncurkan untuk memperluas pilihan camilan hangat.
Favorit untuk Momen Berbuka
Menjelang Ramadan, pisang goreng madu menjadi salah satu camilan yang banyak dicari untuk berbuka puasa dan momen kebersamaan. Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan penjualan pada periode tersebut.
“Antusiasme pelanggan saat Ramadan tinggi karena pisang madu cocok sebagai camilan berbuka. Kami akan mengoptimalkan operasional di jam-jam menjelang buka puasa,” katanya.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan gerai, Pisang Madu Pasti menghadirkan promo buy one get one selama tiga hari bagi pelanggan di Graha Raya mulai tanggal 13 hingga 15 Februari 2026.
Ke depan, perusahaan menargetkan ekspansi hingga 75 outlet pada akhir tahun dan mencapai 100 outlet pada tahun depan. “Target kami bukan hanya menambah gerai, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja dan menjaga kualitas di setiap outlet,” tutup Rio.
(dra)
Lihat Juga :