Tips Sahur dari Budi Gunadi Sadikin: Minum Susu Putih agar Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Kamis, 05 Maret 2026 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, ia tetap mengimbau agar tidak mengkonsumsi susu jika tubuh memiliki lactose intoleran atau intoleransi laktosa. Karena jika seseorang memiliki lactose intoleran dan terlalu banyak mengkonsumi susu, maka akan menyebabkan gangguan pencernaan. Seperti kembung, diare, bergas, mual bahkan kram perut.
“Cuman hati-hati aja untuk yang laktos intoleran ya, minumnya jangan banyak-banyak. Ikutin nasihat saya ya, pada saat sahur itu jangan makan yang tinggi karbo tapi harus tinggi protein,” pungkas dia.
Mengutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, susu banyak memiliki manfaat bagi tubuh, buka hanya untuk pencernaan namun juga untuk kesehatan tulang dan penyakit kardiovaskular. Karena, susu mengandung banyak kalsium, vitamin D serta fosfor yang baik untuk tulang serta meredakan tekanan darah.
Selain itu, susu yang bersifat murni mau olahan juga memiliki kandungan laktosa yang rendah dan mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi pencernaan. Laktosa sendiri merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu, laktosa sendiri bisa dicerna tubuh dengan bantuan enzim laktase.
Namun, tidak semua orang memiliki enzim laktase yang tinggi, sehingga mereka menjadi intoleran terhadap laktosa. Hasilnya, laktosa yang dicerna justru akan masuk ke usus kecil tempat bakteri berfermentasi dan menghasilkan gejala gangguan pencernaan seperti gas, kembung, diare, atau sembelit.
“Cuman hati-hati aja untuk yang laktos intoleran ya, minumnya jangan banyak-banyak. Ikutin nasihat saya ya, pada saat sahur itu jangan makan yang tinggi karbo tapi harus tinggi protein,” pungkas dia.
Mengutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, susu banyak memiliki manfaat bagi tubuh, buka hanya untuk pencernaan namun juga untuk kesehatan tulang dan penyakit kardiovaskular. Karena, susu mengandung banyak kalsium, vitamin D serta fosfor yang baik untuk tulang serta meredakan tekanan darah.
Selain itu, susu yang bersifat murni mau olahan juga memiliki kandungan laktosa yang rendah dan mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi pencernaan. Laktosa sendiri merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu, laktosa sendiri bisa dicerna tubuh dengan bantuan enzim laktase.
Namun, tidak semua orang memiliki enzim laktase yang tinggi, sehingga mereka menjadi intoleran terhadap laktosa. Hasilnya, laktosa yang dicerna justru akan masuk ke usus kecil tempat bakteri berfermentasi dan menghasilkan gejala gangguan pencernaan seperti gas, kembung, diare, atau sembelit.
(nnz)
Lihat Juga :