Tips Sahur dari Budi Gunadi Sadikin: Minum Susu Putih agar Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Kamis, 05 Maret 2026 - 15:15 WIB
loading...
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyarankan minum susu saat sahur. Foto/MNC Media.
A
A
A
JAKARTA - Saat sahur kita tentunya mengutamakan agar apa yang kita konsumsi bisa membuat kita kenyang sepanjang hari agar kuat berpuasa sampai waktu berbuka puasa tiba. Namun ternyata bukan hanya makanan yang bisa membuat kenyang, ada juga minuman yang bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama yaitu susu.
Meskipun sederhana, kandungan protein dalam susu tidak bisa diremehkan. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin bahkan menyarankan minuman tersebut agar dikonsumsi saat sahur. Tetapi, susu yang dikonsumsi haruslah susu segar 100 persen dan berwarna putih.
Baca juga: 7 Menu Sahur Tinggi Serat, Bikin Kenyang Lebih Lama
“Saya kasih tahu nih, satu minuman wajib saat sahur. Namanya susu. Nah, susunya susu putih, 100 persen fresh milk dan pastikan yang putih,” kata Budi dalam unggahan video di instagramnya, dikutip Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sus bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal itu dikarenakan kandungan protein yang tinggi dalam susu bisa menghambat pengosongan lambung.
“Ya. Kenapa susu? Karena susu itu tinggi protein dan protein akan menghambat pengosongan lambung. Sehingga kita merasa kenyangnya jauh lebih lama,” ucap dia.
Baca juga: Ini Khasiat Mentimun Rebus, Menu Sahur Kesukaan Iko Uwais
Meski demikian, ia tetap mengimbau agar tidak mengkonsumsi susu jika tubuh memiliki lactose intoleran atau intoleransi laktosa. Karena jika seseorang memiliki lactose intoleran dan terlalu banyak mengkonsumi susu, maka akan menyebabkan gangguan pencernaan. Seperti kembung, diare, bergas, mual bahkan kram perut.
“Cuman hati-hati aja untuk yang laktos intoleran ya, minumnya jangan banyak-banyak. Ikutin nasihat saya ya, pada saat sahur itu jangan makan yang tinggi karbo tapi harus tinggi protein,” pungkas dia.
Mengutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, susu banyak memiliki manfaat bagi tubuh, buka hanya untuk pencernaan namun juga untuk kesehatan tulang dan penyakit kardiovaskular. Karena, susu mengandung banyak kalsium, vitamin D serta fosfor yang baik untuk tulang serta meredakan tekanan darah.
Selain itu, susu yang bersifat murni mau olahan juga memiliki kandungan laktosa yang rendah dan mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi pencernaan. Laktosa sendiri merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu, laktosa sendiri bisa dicerna tubuh dengan bantuan enzim laktase.
Namun, tidak semua orang memiliki enzim laktase yang tinggi, sehingga mereka menjadi intoleran terhadap laktosa. Hasilnya, laktosa yang dicerna justru akan masuk ke usus kecil tempat bakteri berfermentasi dan menghasilkan gejala gangguan pencernaan seperti gas, kembung, diare, atau sembelit.
Meskipun sederhana, kandungan protein dalam susu tidak bisa diremehkan. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin bahkan menyarankan minuman tersebut agar dikonsumsi saat sahur. Tetapi, susu yang dikonsumsi haruslah susu segar 100 persen dan berwarna putih.
Baca juga: 7 Menu Sahur Tinggi Serat, Bikin Kenyang Lebih Lama
“Saya kasih tahu nih, satu minuman wajib saat sahur. Namanya susu. Nah, susunya susu putih, 100 persen fresh milk dan pastikan yang putih,” kata Budi dalam unggahan video di instagramnya, dikutip Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sus bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal itu dikarenakan kandungan protein yang tinggi dalam susu bisa menghambat pengosongan lambung.
“Ya. Kenapa susu? Karena susu itu tinggi protein dan protein akan menghambat pengosongan lambung. Sehingga kita merasa kenyangnya jauh lebih lama,” ucap dia.
Baca juga: Ini Khasiat Mentimun Rebus, Menu Sahur Kesukaan Iko Uwais
Meski demikian, ia tetap mengimbau agar tidak mengkonsumsi susu jika tubuh memiliki lactose intoleran atau intoleransi laktosa. Karena jika seseorang memiliki lactose intoleran dan terlalu banyak mengkonsumi susu, maka akan menyebabkan gangguan pencernaan. Seperti kembung, diare, bergas, mual bahkan kram perut.
“Cuman hati-hati aja untuk yang laktos intoleran ya, minumnya jangan banyak-banyak. Ikutin nasihat saya ya, pada saat sahur itu jangan makan yang tinggi karbo tapi harus tinggi protein,” pungkas dia.
Mengutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, susu banyak memiliki manfaat bagi tubuh, buka hanya untuk pencernaan namun juga untuk kesehatan tulang dan penyakit kardiovaskular. Karena, susu mengandung banyak kalsium, vitamin D serta fosfor yang baik untuk tulang serta meredakan tekanan darah.
Selain itu, susu yang bersifat murni mau olahan juga memiliki kandungan laktosa yang rendah dan mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi pencernaan. Laktosa sendiri merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu, laktosa sendiri bisa dicerna tubuh dengan bantuan enzim laktase.
Namun, tidak semua orang memiliki enzim laktase yang tinggi, sehingga mereka menjadi intoleran terhadap laktosa. Hasilnya, laktosa yang dicerna justru akan masuk ke usus kecil tempat bakteri berfermentasi dan menghasilkan gejala gangguan pencernaan seperti gas, kembung, diare, atau sembelit.
(nnz)
Lihat Juga :