Agil Sulthon Tak Menyangka Tembus 4 Besar CMI, Punya Trik Khusus Gaet Anak Muda
Senin, 09 Maret 2026 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
Selama mengikuti kompetisi, Sulthon mengaku mengalami tantantan terbesar dari dua sisi yaitu peserta lain, dan dirinya sendiri. Menurut Sulthon, tiga peserta lainnya bagus dan sangat berkembang.
Namun dari sisinya pribadi, ia merasa masih belum improve lebih baik. Sehingga ia mengusahakan hal tersebut dalam penampilannya di Grand Final Cahaya Muda Indonesia kali ini.
“Tantangan terbesar tentu pertama dari tiga orang yang lain, mereka bagus dan sangat berkembang. Dan tantangan kedua ya dari diri saya sendiri yang masih belum improve lebih baik. Tapi saya usahakan itu membaik di malam ini,” jelasnya.
Menghadapi perkembangan zaman dan dakwah bagi anak muda, Sulthon sendiri menilai bahwa ajaran Islam pada dasarnya selalu sesuai lintas zaman. Namun ia menegaskan kunci dakwah pada anak muda terletak pada cara penyampaian.
“Semua materi Islam itu akan selalu relevan dari zaman ke zaman. Tinggal bagaimana kita mengemasnya dan memberi analogi yang relate dengan zamannya,” ujarnya.
Namun dari sisinya pribadi, ia merasa masih belum improve lebih baik. Sehingga ia mengusahakan hal tersebut dalam penampilannya di Grand Final Cahaya Muda Indonesia kali ini.
“Tantangan terbesar tentu pertama dari tiga orang yang lain, mereka bagus dan sangat berkembang. Dan tantangan kedua ya dari diri saya sendiri yang masih belum improve lebih baik. Tapi saya usahakan itu membaik di malam ini,” jelasnya.
Menghadapi perkembangan zaman dan dakwah bagi anak muda, Sulthon sendiri menilai bahwa ajaran Islam pada dasarnya selalu sesuai lintas zaman. Namun ia menegaskan kunci dakwah pada anak muda terletak pada cara penyampaian.
“Semua materi Islam itu akan selalu relevan dari zaman ke zaman. Tinggal bagaimana kita mengemasnya dan memberi analogi yang relate dengan zamannya,” ujarnya.
Lihat Juga :