Kembangkan Bisnis Keluarga, Pedangdut Ucie Sucita Buka Gerai Tahu Sumedang di Jakarta
Selasa, 10 Maret 2026 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Tantangan dan Optimisme Meski telah berjalan sejak sebelum Ramadan, bisnis ini tetap memiliki tantangan tersendiri, mulai dari urusan sumber daya manusia hingga manajemen produk.
"Kendalanya lebih ke teknis, seperti sumber daya manusia. Kadang ada pegawai dari Sumedang yang baru bekerja dua minggu sudah minta pulang karena belum terbiasa dengan cuaca Jakarta. Selain itu, kami harus memastikan tahu selalu segar karena dikirim langsung dari pabrik tiap hari," ungkapnya.
Untuk menyiasati produk yang tidak terjual habis, Ucie memutar otak agar tidak ada bahan yang mubazir, salah satunya dengan mengolahnya menjadi menu tahu kriuk. Ia juga menekankan bahwa produknya tetap higienis dan menggunakan kemasan premium berupa boks serta bongsam bambu khas Sumedang.
Ucie mengaku optimistis usaha ini akan berkembang pesat. Ia bahkan menargetkan titik impas (break even point) dapat tercapai dalam waktu dekat. "Insyaallah rencananya setelah Lebaran ini sudah bisa balik modal, maksimal tiga bulan," katanya yakin.
Sebagai bentuk rasa syukur, Ucie memanfaatkan momen Ramadan ini dengan mengundang anak-anak yatim untuk berbuka puasa bersama. "Momennya pas di bulan Ramadan. Aku baru sebulan mulai jualan sebelum puasa, jadi ini waktu yang spesial untuk berbagi kebahagiaan dengan adik-adik tercinta," pungkasnya.
"Kendalanya lebih ke teknis, seperti sumber daya manusia. Kadang ada pegawai dari Sumedang yang baru bekerja dua minggu sudah minta pulang karena belum terbiasa dengan cuaca Jakarta. Selain itu, kami harus memastikan tahu selalu segar karena dikirim langsung dari pabrik tiap hari," ungkapnya.
Untuk menyiasati produk yang tidak terjual habis, Ucie memutar otak agar tidak ada bahan yang mubazir, salah satunya dengan mengolahnya menjadi menu tahu kriuk. Ia juga menekankan bahwa produknya tetap higienis dan menggunakan kemasan premium berupa boks serta bongsam bambu khas Sumedang.
Ucie mengaku optimistis usaha ini akan berkembang pesat. Ia bahkan menargetkan titik impas (break even point) dapat tercapai dalam waktu dekat. "Insyaallah rencananya setelah Lebaran ini sudah bisa balik modal, maksimal tiga bulan," katanya yakin.
Sebagai bentuk rasa syukur, Ucie memanfaatkan momen Ramadan ini dengan mengundang anak-anak yatim untuk berbuka puasa bersama. "Momennya pas di bulan Ramadan. Aku baru sebulan mulai jualan sebelum puasa, jadi ini waktu yang spesial untuk berbagi kebahagiaan dengan adik-adik tercinta," pungkasnya.
(unt)
Lihat Juga :