Dari Nuanu, Perempuan Seniman Menenun Masa Depan Ekosistem Seni di Bali

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:40 WIB
loading...
Dari Nuanu, Perempuan...
Perayaan International Women’s Day menemukan makna baru di Nuanu Creative City, Tabanan, Bali. Foto: Nuanu Creative City
A A A
TABANAN - Perayaan International Women’s Day menemukan makna baru di Nuanu Creative City, Tabanan, Bali. Kawasan kreatif ini menjadi ruang tumbuh bagi perempuan seniman. Berbagai gagasan artistik dipertemukan dalam percakapan kreatif yang terbuka. Melalui platform seni, seniman berinteraksi langsung dengan publik luas. Karena itu, Nuanu Creative City Bali berkembang sebagai simpul baru ekosistem seni. Di tempat inilah perempuan seniman menenun masa depan ekosistem seni di Bali.

Nuanu Creative City Bali dirancang sebagai ekosistem kreatif lintas disiplin. Ruang ini mempertemukan seni, teknologi, dan komunitas kreatif. Salah satu platform pentingnya adalah Labyrinth Art Gallery. Galeri tersebut menampilkan karya sekaligus menghadirkan diskusi publik. Seniman dapat berbagi gagasan melalui program pameran dan workshop. Dengan demikian, ekosistem seni di Nuanu Creative City Bali semakin hidup.

Director of Brand and Communications Nuanu Creative City, Ida Ayu Astari Prada, menegaskan komitmen tersebut. Menurutnya, perempuan memiliki perspektif penting dalam praktik seni kontemporer. Pengalaman hidup perempuan memperkaya cara memahami realitas sosial. “Perspektif perempuan memberi dimensi baru dalam ekosistem kreatif,” ujarnya. Ia menilai ruang kreatif harus terbuka bagi berbagai suara. Karena itu, Nuanu Creative City Bali terus memperluas ruang dialog artistik.

Komitmen tersebut tampak melalui pameran Semburat Bali di Labyrinth Art Gallery. Pameran berlangsung hingga 22 Maret 2026. Dua seniman perempuan menghadirkan karya reflektif dalam pameran ini. Mereka adalah Wicitra Pradnyaratih dan Sarita Ibnoe. Karya keduanya menggambarkan pengalaman hidup serta hubungan dengan lingkungan. Melalui karya tersebut, perempuan seniman menenun masa depan ekosistem seni di Bali.

Lanskap Feminin dalam Bahasa Visual Kontemporer
Wicitra Pradnyaratih dikenal melalui eksplorasi visual berbasis medium digital. Ia juga menggunakan lukisan akrilik sebagai bagian praktik kreatifnya. Latar belakang desain grafis membentuk pendekatan visual yang khas. Seniman ini mengembangkan narasi yang disebut feminine landscape. Konsep tersebut mengeksplorasi hubungan alam, warna, dan emosi manusia. Karena itu, karya Wicitra menghadirkan refleksi mendalam tentang kehidupan.

Karya Tideglow dan Midnight Bloom menjadi bagian penting pameran tersebut. Komposisi visual menampilkan motif bunga yang sarat makna simbolik. Anggrek dan lili digambarkan sebagai simbol ketahanan perempuan. Representasi bunga tidak lagi sekadar ornamen estetis. Sebaliknya, bunga menjadi simbol kekuatan dan individualitas perempuan. “Masalahnya bukan kapasitas perempuan, melainkan akses kesempatan,” ujar Wicitra Pradnyaratih.

Seniman multidisipliner Sarita Ibnoe menghadirkan pendekatan artistik berbeda. Praktiknya berakar pada tekstil serta teknik tenun tradisional. Karyanya berkembang menjadi instalasi, performans, serta proyek partisipatori. Bagi Sarita, proses menenun menjadi cara merangkai pengalaman hidup. Dalam pameran ini, ia menampilkan karya Resistance dan Unaccustomed. Karya tersebut merefleksikan perjalanan personal sekaligus respons sosial.

Gallery Manager Labyrinth Art Gallery, Samuel David, menilai dialog kreatif sangat penting. Ia menyebut galeri bukan sekadar tempat memamerkan karya. “Galeri juga ruang membangun percakapan lintas perspektif,” ujarnya. Melalui platform tersebut, seniman dari berbagai latar belakang dapat terhubung. Perspektif perempuan menjadi bagian penting percakapan kreatif tersebut. Pada akhirnya, Nuanu Creative City Bali memperkuat masa depan ekosistem seni di Bali.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PERINMA Gelar Webinar...
PERINMA Gelar Webinar Empower, Inspire, Act untuk Dorong Kesetaraan Gender
Kate Middleton Dikeluarkan...
Kate Middleton Dikeluarkan dari Unggahan Keluarga Kerajaan, Dinilai Tidak Sopan
MNC Life Bersama MNC...
MNC Life Bersama MNC Insurance Gelar NgabubuTreat: Make Up Class untuk Rayakan Hari Perempuan Internasional
Rayakan Hari Perempuan...
Rayakan Hari Perempuan Internasional, Aice Luncurkan Histeria Peach
International Womens...
International Women's Day, Dian Sastrowardoyo Soroti Masalah Mental Block pada Perempuan
Strong Sisters Indonesia...
Strong Sisters Indonesia Ajak Perempuan Indonesia Miliki Kualitas Hidup yang Baik
Lepas Womens Day Run...
Lepas Women's Day Run di DPR, Cak Imin Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga
Potret Aksi Hari Perempuan...
Potret Aksi Hari Perempuan Internasional di Palembang
Wujudkan Perempuan Kreatif...
Wujudkan Perempuan Kreatif dan Mandiri Finansial di Hari Perempuan Internasional
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved