JEC Eye Hospitals and Clinics Raih Dua Penghargaan, Tahbiskan RS Mata Standar Internasional

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:28 WIB
loading...
JEC Eye Hospitals and...
JEC Eye Hospitals and Clinics berhasil meraih dua penghargaan Clinical Service Initiative of the Year-Indonesia dan Specialty Clinic of the Year (Ophthalmology)-Indonesia di ajang Healthcare Asia Awards 2026. Foto/Dok. SindoNews
A A A
SINGAPURA - JEC Eye Hospitals and Clinics kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional pada kuartal pertama 2026. Dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026, JEC Eye Hospitals and Clinics berhasil meraih dua penghargaan bergengsi, yaitu Clinical Service Initiative of the Year-Indonesia dan Specialty Clinic of the Year (Ophthalmology)-Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima Direktur Pengembangan & Pendidikan, JEC Group, Prof Tjahjono D Gondhowiardjo di Marina Bay Sands, Singapura, Kamis (26/3/2026). Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan inovasi layanan klinis berbasis standardisasi serta keunggulan operasional yang terukur dalam memberikan layanan kesehatan mata berkualitas tinggi. Baca juga:
Rayakan Hari Penglihatan Dunia dengan Operasi Mata Gratis

Healthcare Asia Awards merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada rumah sakit dan institusi layanan kesehatan di Asia yang terus mendefinisikan standar keunggulan industri. Baik dari sisi kualitas klinis, inovasi layanan, maupun dampaknya terhadap komunitas.

Tjahjono mengatakan penghargaan ini menjadi refleksi sekaligus pendorong bagi JEC Eye Hospitals and Clinics untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di Indonesia. ”Penghargaan ini juga merupakan validasi atas pendekatan kami dalam membangun layanan kesehatan mata yang terstandarisasi, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” katanya.

Menurutnya, capaian ini sekaligus memperkuat posisi JEC Eye Hospitals and Clinics sebagai salah satu eye care leader di Indonesia yang secara konsisten menghadirkan inovasi, standar klinis berkelas internasional, serta layanan yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Melalui inovasi seperti program penanganan mata kering yang terintegrasi serta penguatan sistem layanan bedah yang efisien, JEC ingin memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan diagnosis yang akurat, terapi yang tepat, dan pengalaman layanan yang optimal.

”Ke depan, JEC Eye Hospitals and Clinics berkomitmen untuk terus menjadi rujukan utama dalam layanan kesehatan mata. Sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penglihatan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Penghargaan Clinical Service Initiative of the Year-Indonesia diberikan atas program Integrated Dry Eye Standardisation and Awareness Programme yang dikembangkan JEC Eye Hospitals and Clinics untuk meningkatkan kualitas diagnosis dan penanganan mata kering secara menyeluruh. Di Indonesia, penyakit mata kering diperkirakan memengaruhi sekitar 27,5% populasi atau lebih dari 76 juta orang.

Kondisi ini masih sering kurang terdiagnosis dan penanganannya belum konsisten. Menjawab tantangan tersebut, JEC menghadirkan pendekatan terpadu yang menggabungkan edukasi publik dengan standardisasi protokol klinis di seluruh jaringan layanan.

Program ini dilengkapi dengan microsite edukasi serta alat penilaian mandiri berbasis gim menggunakan Dry Eye Questionnaire-5, yang memungkinkan skrining gejala secara lebih terstruktur. Lebih dari 400 pasien setiap tahun memanfaatkan kuesioner ini, sehingga mendorong konsultasi klinis lebih dini.

Selain itu, JEC Eye Hospitals and Clinics juga menyelenggarakan program observership internasional di Jepang dan Korea Selatan untuk memperluas wawasan dokter spesialis terhadap pendekatan diagnosis dan terapi terbaru. Setahun implementasi, program ini berhasil meningkatkan angka diagnosis mata kering rata-rata sebesar 30% di seluruh cabang JEC Eye Hospitals and Clinics, dengan beberapa pusat layanan mencatat peningkatan hingga 80% setelah penerapan protokol terstandarisasi.

Inisiatif ini juga menghadirkan layanan Dry Eye Spa, yang mengintegrasikan penanganan kelenjar meibomian berbasis protokol serta terapi intense pulsed light ke dalam perawatan rutin. Program pengembangan tenaga kesehatan mencakup lebih dari 150 dokter spesialis mata, lebih dari 400 perawat, dan lebih dari 650 tenaga kesehatan pendukung guna memastikan standar layanan yang konsisten di berbagai cabang JEC Eye Hospitals and Clinics. Baca juga: Ini Waktu Terbaik Konsumsi Vitamin A Agar Manfaatnya Optimal

Sementara itu, penghargaan Specialty Clinic of the Year (Ophthalmology)-Indonesia diberikan atas kinerja operasional JEC @ Tambora yang menunjukkan efisiensi layanan serta kualitas klinis yang terukur. Klinik ini beroperasi di fasilitas seluas sekitar 500 meter persegi, didukung oleh 11 dokter spesialis mata dan sekitar 30 staf. Sepanjang tahun 2024, JEC @ Tambora mencatat lebih dari 35.000 kunjungan rawat jalan dan melakukan lebih dari 5.000 tindakan operasi, termasuk lebih dari 3.500 prosedur katarak.

Klinik ini juga mencatat tingkat konversi dari admisi ke tindakan operasi yang melampaui rata-rata cabang JEC Eye Hospitals and Clinics lebih dari 65%, menjadikannya yang tertinggi di antara klinik JEC Eye Hospitals and Clinics. Efisiensi ini didukung oleh sistem alur pasien yang terstruktur dan pengaturan janji temu digital.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Mata Kering Paling Banyak...
Mata Kering Paling Banyak Dikeluhkan, Alcon-AAM Luncurkan Obat Berbasis Lipid Pertama
Ini Waktu Terbaik Konsumsi...
Ini Waktu Terbaik Konsumsi Vitamin A Agar Manfaatnya Optimal
Mengenal Ptosis, Kondisi...
Mengenal Ptosis, Kondisi Kelopak Mata yang Disindir Dokter Tompi
Apakah Mata Minus Bisa...
Apakah Mata Minus Bisa Berkurang? Cek Jawaban dan Solusinya
SiLK, Teknologi Lasik...
SiLK, Teknologi Lasik Terbaru yang Nyaman dengan Pemulihan Cepat
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
SD Hj Isriati Baiturrahman...
SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Raih Penghargaan Sekolah Berpendidikan Holistik di World School Summit Malaysia 2026
Kampanye Bebas Mata...
Kampanye Bebas Mata SePeLe Ajak Masyarakat Peduli Gejala Mata Kering
Rekomendasi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Berita Terkini
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Infografis
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata...
IRGC Lumpuhkan 69 Mata-mata Mossad saat Beroperasi di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved