BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Senin, 06 April 2026 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jelang Lebaran 2026, BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Berbahaya
BPOM juga menemukan 4 produk dengan klaim pelangsing yang mengandung sibutramin, serta 3 produk dengan klaim penambah nafsu makan yang mengandung deksametason dan siproheptadin.
Selain pengawasan di dalam negeri, BPOM juga menerima laporan dari otoritas pengawas obat negara lain. Otoritas Thailand melaporkan satu produk suplemen kesehatan merek GK24 yang mengandung sildenafil dan tadalafil.
Sildenafil sendiri merupakan obat untuk terapi disfungsi ereksi yang hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter. Penggunaan tanpa pengawasan dapat menimbulkan efek samping serius seperti gangguan tekanan darah, masalah jantung, hingga interaksi berbahaya dengan obat lain. Sementara itu, sibutramin telah dilarang karena berisiko meningkatkan gangguan kardiovaskular.
Bahan lain seperti bisakodil yang merupakan obat pencahar dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan dan ketidakseimbangan elektrolit jika digunakan sembarangan. Adapun siproheptadin merupakan antihistamin yang penggunaannya harus melalui pertimbangan medis.
BPOM juga menemukan 4 produk dengan klaim pelangsing yang mengandung sibutramin, serta 3 produk dengan klaim penambah nafsu makan yang mengandung deksametason dan siproheptadin.
Selain pengawasan di dalam negeri, BPOM juga menerima laporan dari otoritas pengawas obat negara lain. Otoritas Thailand melaporkan satu produk suplemen kesehatan merek GK24 yang mengandung sildenafil dan tadalafil.
Sildenafil sendiri merupakan obat untuk terapi disfungsi ereksi yang hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter. Penggunaan tanpa pengawasan dapat menimbulkan efek samping serius seperti gangguan tekanan darah, masalah jantung, hingga interaksi berbahaya dengan obat lain. Sementara itu, sibutramin telah dilarang karena berisiko meningkatkan gangguan kardiovaskular.
Bahan lain seperti bisakodil yang merupakan obat pencahar dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan dan ketidakseimbangan elektrolit jika digunakan sembarangan. Adapun siproheptadin merupakan antihistamin yang penggunaannya harus melalui pertimbangan medis.
Lihat Juga :