Era Baru Logistik Udara Dimulai Seiring Rampungnya Sertifikasi HY-100
Rabu, 29 April 2026 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Di Indonesia, proses validasi Type Certificate tengah selesai dilakukan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Proses ini mengacu pada regulasi CASR Part 21 dan Part 22 guna memastikan kesesuaian standar keselamatan dan kelaikudaraan di Indonesia.
Type Certificate Validasi ini diberikan langsung oleh Capt. Reymon Palapa selaku Kasubdit Operasi Pesawat Udara mewakili Direktur DKPPU Sokhib Al Rokhman, Rabu (29/4/2026) di kantor DKPPU kepada Country Director PT Ursa Aero Indonesia Tendi Febrian dan perwakilan Ursa Aeronautical Technology Co., Ltd.
Capt. Reymon Palapa selaku Kasubdit Operasi Pesawat Udara, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengadopsi teknologi Large Unmanned Aircraft System (LUAS) secara terukur dan aman.
Sementara itu, Capt. Meddy Yogastoro selaku Kepala Tim Engineering & Emerging Technology DKPPU menjelaskan bahwa proses validasi uji tipe dilakukan secara komprehensif dari dokumen, simulator hingga uji terbang untuk memastikan kemampuan operasional pesawat di Indonesia.
“Validasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa teknologi UAS kelas berat dapat diintegrasikan dengan ekosistem penerbangan nasional tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” ujarnya.
Keberhasilan sertifikasi ini juga mendorong ekspansi HY-100 ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. PT Ursa Aero Indonesia ditunjuk sebagai mitra strategis untuk distribusi dan pengembangan operasional di dalam negeri.
Type Certificate Validasi ini diberikan langsung oleh Capt. Reymon Palapa selaku Kasubdit Operasi Pesawat Udara mewakili Direktur DKPPU Sokhib Al Rokhman, Rabu (29/4/2026) di kantor DKPPU kepada Country Director PT Ursa Aero Indonesia Tendi Febrian dan perwakilan Ursa Aeronautical Technology Co., Ltd.
Capt. Reymon Palapa selaku Kasubdit Operasi Pesawat Udara, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengadopsi teknologi Large Unmanned Aircraft System (LUAS) secara terukur dan aman.
Sementara itu, Capt. Meddy Yogastoro selaku Kepala Tim Engineering & Emerging Technology DKPPU menjelaskan bahwa proses validasi uji tipe dilakukan secara komprehensif dari dokumen, simulator hingga uji terbang untuk memastikan kemampuan operasional pesawat di Indonesia.
“Validasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa teknologi UAS kelas berat dapat diintegrasikan dengan ekosistem penerbangan nasional tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” ujarnya.
Keberhasilan sertifikasi ini juga mendorong ekspansi HY-100 ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. PT Ursa Aero Indonesia ditunjuk sebagai mitra strategis untuk distribusi dan pengembangan operasional di dalam negeri.
Lihat Juga :