Studi: Pandemi COVID-19 Membuat Orang Kecanduan Internet
Minggu, 20 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka yang mengalami adiksi internet biasanya juga mengalami kesulitan untuk memulai tidur. Buruknya kualitas tidur berpotensi menyebabkan gangguan psikologis dan penurunan sistem imun,” papar Spesialis Kesehatan Jiwa Dr. dr. Kristiana Siste, Sp.KJ(K).
Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi COVID-19 dalam rumah tangga, situasi ini memiliki peluang lebih tinggi untuk terjadi. Ada tiga kuesioner yang digunakan dalam penelitian, yaitu Kuesioner Diagnostik Adiksi Internet (KDAI), Symptoms Checklist 90 (SCL-90), dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Kuesioner disebarkan secara online melalui media sosial oleh tim peneliti sejak 28 April hingga 1 Juni 2020.
Selain itu, kuesioner juga dikirim ke sekretaris dari setiap perusahaan milik negara dan akademisi universitas. (Baca Juga: Studi: Pakai Kacamata Kurangi Paparan Infeksi COVID-19 )
Penelitian ini menggunakan pula strategi respondent driven sampling, artinya responden penelitian diminta untuk membantu menyebarkan link kuesioner kepada orang lain. Secara umum, hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan psikologis mereka di masa pandemi ini.
Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi COVID-19 dalam rumah tangga, situasi ini memiliki peluang lebih tinggi untuk terjadi. Ada tiga kuesioner yang digunakan dalam penelitian, yaitu Kuesioner Diagnostik Adiksi Internet (KDAI), Symptoms Checklist 90 (SCL-90), dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Kuesioner disebarkan secara online melalui media sosial oleh tim peneliti sejak 28 April hingga 1 Juni 2020.
Selain itu, kuesioner juga dikirim ke sekretaris dari setiap perusahaan milik negara dan akademisi universitas. (Baca Juga: Studi: Pakai Kacamata Kurangi Paparan Infeksi COVID-19 )
Penelitian ini menggunakan pula strategi respondent driven sampling, artinya responden penelitian diminta untuk membantu menyebarkan link kuesioner kepada orang lain. Secara umum, hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan psikologis mereka di masa pandemi ini.
(tsa)
Lihat Juga :