Studi: Pandemi COVID-19 Membuat Orang Kecanduan Internet
Minggu, 20 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
Prevalensi populasi dewasa Indonesia yang mengalami adiksi internet selama masa pandemi COVID-19 mencapai 14,4%. Foto Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 ternyata berdampak negatif pada kebiasaan masyarakat, di mana mereka menjadi kecanduan terhadap internet .
Prevalensi populasi dewasa Indonesia yang mengalami adiksi internet selama masa pandemi COVID-19 mencapai 14,4%. Durasi online juga meningkat sebesar 52% dibandingkan sebelum pandemi. Situasi ini patut diwaspadai karena penggunaan internet berlebih justru dapat memperberat rasa cemas, depresi, dan mendorong perilaku kompulsi yang akhirnya semakin memperparah adiksi internet. (Baca Juga: 4 Jenis Olahraga Ini Efektif Turunkan Kadar Kolesterol )
Temuan tersebut berdasarkan studi berbasis web yang dilakukan oleh sejumlah staf dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa FKUI-RSCM dan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya. Studi ini melibatkan 4.734 responden dari seluruh provinsi di Indonesia dan telah dipublikasi dalam jurnal internasional Frontiers in Psychiatry pada September 2020.
Salah satu faktor prediktif yang menyebabkan perilaku adiksi internet di masa pandemi adalah dorongan untuk mencari informasi terkait penyakit COVID-19. Stres psikologi yang timbul akibat rasa takut terhadap infeksi virus COVID-19 juga dapat mendasari seseorang untuk mencari rekreasi melalui aktivitas online.
Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi COVID-19 dalam rumah tangga, mereka memiliki skor psikopatologi dua kali lebih tinggi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa adiksi internet berhubungan dengan penurunan waktu dan kualitas tidur.
Prevalensi populasi dewasa Indonesia yang mengalami adiksi internet selama masa pandemi COVID-19 mencapai 14,4%. Durasi online juga meningkat sebesar 52% dibandingkan sebelum pandemi. Situasi ini patut diwaspadai karena penggunaan internet berlebih justru dapat memperberat rasa cemas, depresi, dan mendorong perilaku kompulsi yang akhirnya semakin memperparah adiksi internet. (Baca Juga: 4 Jenis Olahraga Ini Efektif Turunkan Kadar Kolesterol )
Temuan tersebut berdasarkan studi berbasis web yang dilakukan oleh sejumlah staf dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa FKUI-RSCM dan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya. Studi ini melibatkan 4.734 responden dari seluruh provinsi di Indonesia dan telah dipublikasi dalam jurnal internasional Frontiers in Psychiatry pada September 2020.
Salah satu faktor prediktif yang menyebabkan perilaku adiksi internet di masa pandemi adalah dorongan untuk mencari informasi terkait penyakit COVID-19. Stres psikologi yang timbul akibat rasa takut terhadap infeksi virus COVID-19 juga dapat mendasari seseorang untuk mencari rekreasi melalui aktivitas online.
Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi COVID-19 dalam rumah tangga, mereka memiliki skor psikopatologi dua kali lebih tinggi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa adiksi internet berhubungan dengan penurunan waktu dan kualitas tidur.
Lihat Juga :