Tak Sekadar Hobi, Desain Kini Punya Prospek Karier yang Semakin Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 20:14 WIB
loading...
Tak Sekadar Hobi, Desain...
Persepsi tentang desain telah bergeser secara mendasar dalam satu dekade terakhir. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Persepsi tentang desain telah bergeser secara mendasar dalam satu dekade terakhir. Apa yang dulu dilihat sebagai urusan estetika kini diakui sebagai fungsi bisnis yang strategis. Penelitian McKinsey selama lima tahun terhadap ratusan perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan yang menempatkan desain sebagai inti operasional bisnis mereka tumbuh 32 persen lebih cepat dari rata-rata industri dan menghasilkan total pengembalian bagi pemegang saham 56 persen lebih tinggi. Pergeseran ini dipertegas oleh transformasi yang dibawa AI generatif, yaitu ketika produksi aset visual kini bisa dipercepat secara signifikan oleh mesin, nilai seorang desainer semakin ditentukan oleh kemampuannya berpikir, memimpin proses kreatif, dan mengambil keputusan yang berdampak pada bisnis.

Industri kreatif Indonesia berada di tengah pertumbuhan yang nyata. Sektor ini mencatatkan pertumbuhan PDB 6,57 persen pada 2024, melampaui pertumbuhan PDB nasional, dengan nilai ekspor produk kreatif mencapai USD 26,68 miliar dalam sepuluh bulan pertama 2025. Pasar platform pengalaman digital diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 25,05 persen hingga 2032. Di balik angka-angka ini, industri menghadapi tantangan yang semakin mendesak untuk mencari talenta desainer yang tidak hanya terampil menggunakan alat, tetapi mampu menerjemahkan riset pengguna menjadi solusi bisnis, berkolaborasi lintas disiplin dengan pengembang dan pemasar, serta memimpin keputusan kreatif dengan argumentasi yang kuat.

Memahami tingginya kebutuhan akan desainer bertalenta yang mampu masuk ke industri, School of Design BINUS University membangun kurikulumnya dari tantangan tersebut. Mahasiswa tidak hanya diajarkan teknik visual, tetapi juga dilatih berpikir seperti praktisi industri sejak semester awal. Melalui pendekatan project-based learning, mereka mengerjakan brief nyata dari klien sesungguhnya, merancang sistem identitas visual, mengembangkan antarmuka pengguna yang diuji di lapangan, memproduksi animasi dan karya film, hingga berkolaborasi dalam proyek industri yang hasilnya masuk ke pasar.

Danendro Adi, S.Sn., M.Arts, Dean School of Design BINUS University mengungkapkan bahwa BINUS University merancang kompleksitas yang dihadapi mahasiswa dalam kelas untuk mencerminkan kompleksitas yang akan mereka temui di dunia kerja. “Kami mendidik desainer yang bisa menjelaskan mengapa sebuah keputusan kreatif akan memberikan solusi dari sebuah permasalahan, bukan hanya membuatnya terlihat bagus.”

Pendekatan ini mendapat pengakuan langsung dari dunia industri. Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 bidang Art & Design, School of Design BINUS University meraih posisi kedua di Indonesia pada indikator Employer Reputation. Indikator ini secara khusus mengukur tingkat kepercayaan rekruter dan pemimpin industri terhadap kualitas lulusan suatu universitas, berdasarkan survei terstruktur dari puluhan ribu pemberi kerja di seluruh dunia dengan pembobotan seimbang antara perspektif domestik dan internasional. Posisi kedua di Indonesia berarti bahwa di antara seluruh institusi pendidikan desain yang disurvei, industri menempatkan lulusan School of Design BINUS dalam deretan yang paling dipercaya untuk langsung berkontribusi di dunia kerja kreatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hukum Bisnis Kian Relevan...
Hukum Bisnis Kian Relevan di Era AI dan Ekonomi Digital
Eksplorasi Material...
Eksplorasi Material Jadi Bahasa Baru di Art Jakarta Gardens 2026
Ekraf Design Festival...
Ekraf Design Festival 2025 Resmi Dibuka, Kreativitas Lokal Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
IDW 2025 Hadirkan Desain...
IDW 2025 Hadirkan Desain Lokal dan Internasional dalam Inovasi Kreatif
Film Jumbo Tembus 9,4...
Film Jumbo Tembus 9,4 Juta Penonton, 15 Jebolan BINUS Turut Berkontribusi
Talent Connect Bangun...
Talent Connect Bangun Talenta Siap Hadapi Tantangan Karier
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Rekomendasi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Berita Terkini
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Willy Winarko Ajak Anak...
Willy Winarko Ajak Anak Muda Berani Melangkah, Kenalkan Sepatu Edisi Khusus Weidenmann Urban
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved