Tak Sekadar Hobi, Desain Kini Punya Prospek Karier yang Semakin Luas
Senin, 18 Mei 2026 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Kepercayaan tersebut dibangun melalui ekosistem yang menyertai mahasiswa dari ruang kuliah hingga pasar kerja. Kurikulum School of Design BINUS dirancang adaptif terhadap kebutuhan industri, termasuk integrasi AI dalam pembelajaran yang membiasakan mahasiswa bekerja dengan standar industri kreatif global hari ini, menghasilkan lulusan yang melek teknologi sebagai keunggulan kompetitif nyata. Perjalanan menuju karier diperkuat oleh BINUS Career Center, yang menghubungkan mahasiswa dan alumni secara langsung dengan pemberi kerja dan membuka akses ke peluang karier yang relevan jauh sebelum wisuda.
BINUS University juga menjawab kekhawatiran orang tua terkait putra-putri mereka yang ingin memilih jurusan desain, terkait stabilitas industri, penyerapan lulusan ke industri, dan apakah investasi pendidikan di jurusan desain akan memberikan imbal hasil yang nyata. Employer Reputation #2 di Indonesia dari QS adalah salah satu jawaban paling terukur atas kekhawatiran tersebut. Angka itu bukan klaim institusi, melainkan penilaian dari industri yang secara aktif merekrut lulusan. Di baliknya, terdapat rekam jejak yang konsisten bahwa 80,1 persen lulusan sarjana BINUS sudah bekerja pada saat kelulusan, dengan sebagian besar berkarier di perusahaan global atau membangun bisnis kreatif mereka sendiri.
“Kepercayaan industri tidak bisa dibeli dengan kampanye. Ia dibangun dari kualitas lulusan yang terbukti, tahun demi tahun,” jelas Danendro Adi, S.Sn., M.Arts
Employer Reputation #2 di Indonesia bukan sekadar penanda pencapaian, melainkan konfirmasi bahwa arah yang dipilih School of Design BINUS dalam membangun pendidikan desain yang relevan, terkoneksi industri, dan berorientasi pada masa depan adalah arah yang tepat. Bagi calon mahasiswa yang ingin membangun karier di industri kreatif yang terus tumbuh, ini adalah salah satu indikator paling jujur tentang seberapa jauh sebuah institusi pendidikan telah mendapatkan kepercayaan dari dunia yang akan mereka masuki.
BINUS University juga menjawab kekhawatiran orang tua terkait putra-putri mereka yang ingin memilih jurusan desain, terkait stabilitas industri, penyerapan lulusan ke industri, dan apakah investasi pendidikan di jurusan desain akan memberikan imbal hasil yang nyata. Employer Reputation #2 di Indonesia dari QS adalah salah satu jawaban paling terukur atas kekhawatiran tersebut. Angka itu bukan klaim institusi, melainkan penilaian dari industri yang secara aktif merekrut lulusan. Di baliknya, terdapat rekam jejak yang konsisten bahwa 80,1 persen lulusan sarjana BINUS sudah bekerja pada saat kelulusan, dengan sebagian besar berkarier di perusahaan global atau membangun bisnis kreatif mereka sendiri.
“Kepercayaan industri tidak bisa dibeli dengan kampanye. Ia dibangun dari kualitas lulusan yang terbukti, tahun demi tahun,” jelas Danendro Adi, S.Sn., M.Arts
Employer Reputation #2 di Indonesia bukan sekadar penanda pencapaian, melainkan konfirmasi bahwa arah yang dipilih School of Design BINUS dalam membangun pendidikan desain yang relevan, terkoneksi industri, dan berorientasi pada masa depan adalah arah yang tepat. Bagi calon mahasiswa yang ingin membangun karier di industri kreatif yang terus tumbuh, ini adalah salah satu indikator paling jujur tentang seberapa jauh sebuah institusi pendidikan telah mendapatkan kepercayaan dari dunia yang akan mereka masuki.
(dra)
Lihat Juga :