Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Jum'at, 05 Juni 2026 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
“Kami ingin memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung inovasi, pemasaran, dan pengembangan UMKM jamu agar semakin dekat dengan generasi muda serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
BPOM menilai tingginya permintaan pasar menjadi salah satu faktor yang membuat produk mengandung BKO masih beredar. Karena itu, literasi konsumen perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak mudah tergiur klaim instan.
Benny Hendrawan Prabowo, S.Farm., Apt., Kepala Balai POM di Jember, berharap Pekan Jamu Nasional dapat mendorong hadirnya lebih banyak produk jamu asli Indonesia yang bebas BKO.
“Jamu harus terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern sehingga generasi muda dapat mengonsumsinya dengan aman, nyaman, dan penuh keyakinan,” ujarnya.
Winanto, S.Si., Apt., M.Si., Kepala Balai POM di Kediri, juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media.
“Jamu bukan hanya produk kesehatan, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus kita jaga bersama dan dorong agar semakin berdaya saing hingga ke tingkat global,” ungkapnya.
Sementara itu, Rai Gunawan, S.Farm., Apt., Plt. Kepala Balai POM di Buleleng, menyebut edukasi mengenai jamu aman harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
BPOM menilai tingginya permintaan pasar menjadi salah satu faktor yang membuat produk mengandung BKO masih beredar. Karena itu, literasi konsumen perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak mudah tergiur klaim instan.
Benny Hendrawan Prabowo, S.Farm., Apt., Kepala Balai POM di Jember, berharap Pekan Jamu Nasional dapat mendorong hadirnya lebih banyak produk jamu asli Indonesia yang bebas BKO.
“Jamu harus terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern sehingga generasi muda dapat mengonsumsinya dengan aman, nyaman, dan penuh keyakinan,” ujarnya.
Winanto, S.Si., Apt., M.Si., Kepala Balai POM di Kediri, juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media.
“Jamu bukan hanya produk kesehatan, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus kita jaga bersama dan dorong agar semakin berdaya saing hingga ke tingkat global,” ungkapnya.
Sementara itu, Rai Gunawan, S.Farm., Apt., Plt. Kepala Balai POM di Buleleng, menyebut edukasi mengenai jamu aman harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Lihat Juga :