5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Jum'at, 19 Juni 2026 - 09:09 WIB
loading...
Salah satu kebiasaan yang bisa merusak tubuh adalah sering mengonsumsi ulta processed food. Foto: NZ Herald
A
A
A
JAKARTA - Tanpa disadari ternyata ada beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang dan berisiko merusak kesehatan tubuh. Namun memang dampaknya baru muncul ketika memasuki usia 40 tahun.
Perawat bernama Rizal di akun X @afrkml menyebut ada lima kebiasaan yang paling sering menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan serius jika tidak segera diperbaiki.
“TOP 5 kebiasaan buruk yg PALING NGERUSAK tubuh kita!” tulis Rizal.
Baca Juga : Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Kebiasaan pertama adalah terlalu sering mengonsumsi makanan ultra-proses atau ultra processed food (UPF) seperti nugget, sosis, ham, makanan tinggi gula, hingga gorengan. Makanan jenis ini tidak harus dihindari sepenuhnya, tetapi perlu dibatasi frekuensi konsumsinya.
“Bukan berarti gak boleh makan gituan samsek yah, tp dibatesin aja 2–3x sebulan,” tulisnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai penelitian menemukan konsumsi UPF yang berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, beberapa jenis kanker, hingga kematian dini.
Selain pola makan, kurang bergerak dan malas berolahraga juga menjadi kebiasaan yang paling merugikan tubuh. Menurutnya, seseorang tidak harus langsung melakukan olahraga berat untuk mulai hidup lebih aktif.
Baca Juga : Studi: Kurang Tidur Sebabkan Tidak Bahagia dan Cemas
Ia justru menyarankan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki 10 hingga 15 menit per hari, naik turun tangga, berdiri secara berkala saat bekerja, atau latihan beban ringan di rumah.
“Tubuh tuh gak didesain buat duduk doang seharian soalnya,” tambahnya.
Kebiasaan berikutnya yang dianggap berbahaya adalah kurang tidur atau sering begadang. Ia mengingatkan bahwa orang dewasa idealnya tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
“Target realistis durasi tidur normal tuh 7–9 jam buat dewasa,” tulisnya.
Ia menyarankan masyarakat membuat jadwal tidur yang konsisten, mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, dan membatasi konsumsi kafein menjelang waktu istirahat. Selain itu, yang tak kalah penting adalah kondisi perut buncit yang sering dianggap sepele.
Menurutnya, lemak berlebih di area perut adalah salah satu tanda yang tidak boleh diabaikan karena berkaitan dengan berbagai penyakit metabolik.Tak kalah penting, stres berkepanjangan yang tidak dikelola dengan baik juga bisa menjadi kebiasaan paling merusak tubuh.
Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri sebelum muncul masalah yang lebih serius di kemudian hari.
“Sayangi dirimu sendiri krn tubuhmu sayang banget sama kamu,” tutupnya.
Perawat bernama Rizal di akun X @afrkml menyebut ada lima kebiasaan yang paling sering menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan serius jika tidak segera diperbaiki.
“TOP 5 kebiasaan buruk yg PALING NGERUSAK tubuh kita!” tulis Rizal.
Baca Juga : Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Kebiasaan pertama adalah terlalu sering mengonsumsi makanan ultra-proses atau ultra processed food (UPF) seperti nugget, sosis, ham, makanan tinggi gula, hingga gorengan. Makanan jenis ini tidak harus dihindari sepenuhnya, tetapi perlu dibatasi frekuensi konsumsinya.
“Bukan berarti gak boleh makan gituan samsek yah, tp dibatesin aja 2–3x sebulan,” tulisnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai penelitian menemukan konsumsi UPF yang berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, beberapa jenis kanker, hingga kematian dini.
Selain pola makan, kurang bergerak dan malas berolahraga juga menjadi kebiasaan yang paling merugikan tubuh. Menurutnya, seseorang tidak harus langsung melakukan olahraga berat untuk mulai hidup lebih aktif.
Baca Juga : Studi: Kurang Tidur Sebabkan Tidak Bahagia dan Cemas
Ia justru menyarankan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki 10 hingga 15 menit per hari, naik turun tangga, berdiri secara berkala saat bekerja, atau latihan beban ringan di rumah.
“Tubuh tuh gak didesain buat duduk doang seharian soalnya,” tambahnya.
Kebiasaan berikutnya yang dianggap berbahaya adalah kurang tidur atau sering begadang. Ia mengingatkan bahwa orang dewasa idealnya tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
“Target realistis durasi tidur normal tuh 7–9 jam buat dewasa,” tulisnya.
Ia menyarankan masyarakat membuat jadwal tidur yang konsisten, mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur, dan membatasi konsumsi kafein menjelang waktu istirahat. Selain itu, yang tak kalah penting adalah kondisi perut buncit yang sering dianggap sepele.
Menurutnya, lemak berlebih di area perut adalah salah satu tanda yang tidak boleh diabaikan karena berkaitan dengan berbagai penyakit metabolik.Tak kalah penting, stres berkepanjangan yang tidak dikelola dengan baik juga bisa menjadi kebiasaan paling merusak tubuh.
Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri sebelum muncul masalah yang lebih serius di kemudian hari.
“Sayangi dirimu sendiri krn tubuhmu sayang banget sama kamu,” tutupnya.
(wur)
Lihat Juga :