Bukan Cuma Mencegah Sakit, Ini Pentingnya Investasi Kesehatan Sel Sejak Dini
Minggu, 26 Juli 2026 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini sejalan dengan pandangan dr. Jutadi dan dr. Isabella Sillar. Dijelaskan bahwa CAP+ juga dapat dimanfaatkan sebagai terapi pendamping setelah tindakan stem cell untuk mendukung proses regenerasi jaringan sesuai kebutuhan pasien. Pendekatan ini mencerminkan pentingnya mempersiapkan tubuh secara menyeluruh agar program terapi regeneratif dapat memberikan manfaat yang optimal.
Sementara itu, dr. Isabella Sillar menjelaskan bahwa hormon memiliki peran penting dalam mengatur energi, metabolisme, proses pemulihan tubuh, hingga kualitas hidup secara keseluruhan. Menurutnya, mengenali perubahan energi tubuh merupakan langkah awal untuk memahami kondisi kesehatan secara lebih komprehensif, sehingga penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada gejala, tetapi juga pada penyebab yang mendasarinya.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Regenerasia juga mengumumkan rencana menghadirkan Longevity Center di kawasan pusat Jakarta dalam waktu sekitar enam bulan mendatang. Pusat layanan ini diharapkan menjadi destinasi bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan kesehatan preventif dan regeneratif berbasis teknologi medis, sekaligus menjadi pusat edukasi mengenai healthy aging dan healthy longevity.
Kegiatan ini merupakan Focus Group Discussion (FGD) kedua yang diselenggarakan oleh Regenerasia. Melalui rangkaian forum edukasi yang akan terus berlanjut, Regenerasia berkomitmen menghadirkan informasi kesehatan yang kredibel, berbasis bukti ilmiah, serta mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi pada kesehatan sejak dini demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Sementara itu, dr. Isabella Sillar menjelaskan bahwa hormon memiliki peran penting dalam mengatur energi, metabolisme, proses pemulihan tubuh, hingga kualitas hidup secara keseluruhan. Menurutnya, mengenali perubahan energi tubuh merupakan langkah awal untuk memahami kondisi kesehatan secara lebih komprehensif, sehingga penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada gejala, tetapi juga pada penyebab yang mendasarinya.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Regenerasia juga mengumumkan rencana menghadirkan Longevity Center di kawasan pusat Jakarta dalam waktu sekitar enam bulan mendatang. Pusat layanan ini diharapkan menjadi destinasi bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan kesehatan preventif dan regeneratif berbasis teknologi medis, sekaligus menjadi pusat edukasi mengenai healthy aging dan healthy longevity.
Kegiatan ini merupakan Focus Group Discussion (FGD) kedua yang diselenggarakan oleh Regenerasia. Melalui rangkaian forum edukasi yang akan terus berlanjut, Regenerasia berkomitmen menghadirkan informasi kesehatan yang kredibel, berbasis bukti ilmiah, serta mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi pada kesehatan sejak dini demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
(unt)
Lihat Juga :