Tani Center IPB University Gelar Lomba Menulis dan Video untuk Milenial

loading...
Tani Center IPB University Gelar Lomba Menulis dan Video untuk Milenial
Tani Center IPB University mengajak kaum milenial untuk merefleksikan pandangannya tentang pertanian melalui tulisan dan video. Foto/Istimewa.
A+ A-
JAKARTA - Tani Center IPB University menggelar lomba menulis dan video berhadiah puluhan juta rupiah. Lomba penulisan dan video untuk menyambut Hari Tani ini ditujukan buat pelajar SMA, mahasiswa dan masyarakat umum.

“Kegiatan ini ingin mengajak generasi muda dan kelompok milenial merefleksikan pandangannya tentang pertanian melalui tulisan dan video,” kata Dr Hermanu Triwidodo, kepala Tani Center IPB University dalam keterangannya di Bogor, hari apa?

Lomba penulisan dan video yang mengusung tema ‘Pertanian (Tidak) Boleh Mati’ ini memiliki lima subtema. Kelima subtema tersebut terkait persoalan pertanian dan kelapa sawit, ketahanan pangan di era pandemi Covid-19, pengembangan agrowisata sampai perhutanan sosial berbasis partisipasi masyarakat lokal. "Harapan kami akan lahir sejumlah pemikiran solutif untuk mengatasi masalah pertanian yang sampai sekarang masih terjadi," kata Hermanu. (Baca juga: Kemarahan Mongolia atas Raja Jawa Terekam dalam Episode 33 Drama Tutur Tinular di RCTI+)

Raidy, ketua panitia lomba, mengatakan karya berupa tulisan dan video sudah dapat dikirimkan ke panitia mulai 24 September sampai 20 Oktober 2020. Ia menambahkan untuk panjang naskah tulisan minimum tiga ribu karakter dan maksimal enam ribu karakter. Sementara durasi video 1-3 menit.



“Sebagai syarat lomba, setiap peserta diperbolehkan mengirimkan hingga tiga naskah dan video. Sebagai nilai tambah dari lomba ini, kami akan melihat juga seberapa banyak feedback dan engangement karya peserta lomba di sosial media," ujar Raidy sambil meminta setiap pendaftar wajib follow akun sosial media Tani Center di Instagram @tanicenteripb. (Baca juga: MNC Pictures Angkat Novel Populer Asia Ranah 3 Warna ke Layar Lebar)

Untuk pengumuman lomba, Raidy mengatakan akan disampaikan secara terbuka pada 31 Oktober 2020. Ia mengatakan semua karya tulis yang masuk ke panitia nantinya siap untuk dibukukan secara paperless. Untuk total hadiah yang disiapkan sebesar Rp 20 juta. “Kami berharap semua karya yang masuk ini akan mampu merefleksikan kondisi pertanian kita sekarang. Nantinya kita akan bukukan melalui e-book untuk semua karya yang terpilih,” ujarnya.
(tdy)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top