Didi Kempot Diduga Alami Henti Jantung, Apa Itu?
Selasa, 05 Mei 2020 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Usia, insiden henti jantung meningkat seiring bertambahnya usia. Di sisi lain, pria merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami henti jantung. Menggunakan obat-obatan terlarang, seperti kokain atau amfetamin, ketidakseimbangan nutrisi, seperti kadar kalium atau magnesium yang rendah, sleep apnea obstruktif hingga penyakit ginjal kronis juga bisa menjadi faktor risiko henti jentung.
Kendati demikian, risiko henti jantung bisa dikurangi dengan menjalani pemeriksaan rutin, diskrining untuk penyakit jantung, dan menjalani gaya hidup sehat.
Ada beberapa faktor risiko umum seseorang bisa mengalami henti jantung, yakni ada riwayat keluarga dengan penyakit jantung coroner, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, mengalami obesitas, diabetes, jarng berolahraga dan tidak aktif bergerak, perokok aktif dan asupan alkohol berlebih.
Kendati demikian, risiko henti jantung bisa dikurangi dengan menjalani pemeriksaan rutin, diskrining untuk penyakit jantung, dan menjalani gaya hidup sehat.
Ada beberapa faktor risiko umum seseorang bisa mengalami henti jantung, yakni ada riwayat keluarga dengan penyakit jantung coroner, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, mengalami obesitas, diabetes, jarng berolahraga dan tidak aktif bergerak, perokok aktif dan asupan alkohol berlebih.
(tdy)
Lihat Juga :