Gaun Tartan Oranye untuk Pria Rilisan Gucci Disambut Negatif
Selasa, 06 Oktober 2020 - 10:14 WIB
loading...
Gaun panjang katun tartan ini menampilkan kerah Peter Pan, kancing mutiara, dan sulaman baju luar terinspirasi oleh penampilan grunge dari tahun 1990-an. / Foto: Daily Record
A
A
A
JAKARTA - Rumah mode mewah Italia, Gucci menghadirkan gaun tartan oranye dengan detail pita satin untuk pria. Gaun yang diluncurkan untuk melawan stereotip beracun yang membentuk identitas gender maskulin itu dibanderol USD2.600 atau Rp38 jutaan.
(Baca juga: Avengers: Endgame Art Ungkap Tampilan Captain America vs Thanos )
Menurut laman resminya, gaun panjang katun tartan ini menampilkan kerah Peter Pan, kancing mutiara, dan sulaman baju luar terinspirasi oleh penampilan grunge dari tahun 1990-an. "Baju tartan dengan warna-warna lembut mencerminkan ide fluiditas yang dieksplorasi untuk peragaan busana Musim Gugur/Musim Dingin 2020, melawan stereotip beracun yang membentuk identitas gender maskulin," demikian bunyi deskripsi gaun itu.
"Kerah Peter Pan yang kontras dan sulaman baju luar di bagian depan menambahkan elemen yang terinspirasi masa kanak-kanak, yang terkait dengan tema koleksi yang berulang," lanjutnya.
Masih pada laman resminya, gaun katun itu ditata di atas celana jins robek berwarna cerah, dengan model yang melengkapi tampilan dengan topi bergaris-garis wol merah marun, krem dan biru, tas selempang hitam, dan sepatu kets abu-abu dan merah muda. "Potongan dengan cara serbaguna untuk dipakai dan gaya merangkul setiap orang yang merupakan bagian dari semangat individu rumah," tulis Gucci dalam deskripsinya.
Sebagaimana dikutip Independent, Selasa (6/10), di media sosial, gaun itu disambut dengan reaksi negatif. Banyak yang mengkritik jika harga gaun tersebut terlalu mahal. "Para pria dapat membeli gaun itu dari rantai toko manapun dengan harga USD20 jika mereka benar-benar ingin berpakaian rapi. Mereka tidak membutuhkan Gucci," komentar seorang warganet.
"Tampaknya tidak ada gunanya karena siapa pun bisa mendapatkan gaun yang lebih cantik dengan harga USD20 hingga 30 di Amazon," sahut yang lain.
(Baca juga: Avengers: Endgame Art Ungkap Tampilan Captain America vs Thanos )
Menurut laman resminya, gaun panjang katun tartan ini menampilkan kerah Peter Pan, kancing mutiara, dan sulaman baju luar terinspirasi oleh penampilan grunge dari tahun 1990-an. "Baju tartan dengan warna-warna lembut mencerminkan ide fluiditas yang dieksplorasi untuk peragaan busana Musim Gugur/Musim Dingin 2020, melawan stereotip beracun yang membentuk identitas gender maskulin," demikian bunyi deskripsi gaun itu.
"Kerah Peter Pan yang kontras dan sulaman baju luar di bagian depan menambahkan elemen yang terinspirasi masa kanak-kanak, yang terkait dengan tema koleksi yang berulang," lanjutnya.
Masih pada laman resminya, gaun katun itu ditata di atas celana jins robek berwarna cerah, dengan model yang melengkapi tampilan dengan topi bergaris-garis wol merah marun, krem dan biru, tas selempang hitam, dan sepatu kets abu-abu dan merah muda. "Potongan dengan cara serbaguna untuk dipakai dan gaya merangkul setiap orang yang merupakan bagian dari semangat individu rumah," tulis Gucci dalam deskripsinya.
Sebagaimana dikutip Independent, Selasa (6/10), di media sosial, gaun itu disambut dengan reaksi negatif. Banyak yang mengkritik jika harga gaun tersebut terlalu mahal. "Para pria dapat membeli gaun itu dari rantai toko manapun dengan harga USD20 jika mereka benar-benar ingin berpakaian rapi. Mereka tidak membutuhkan Gucci," komentar seorang warganet.
"Tampaknya tidak ada gunanya karena siapa pun bisa mendapatkan gaun yang lebih cantik dengan harga USD20 hingga 30 di Amazon," sahut yang lain.