Catat, Belum Ada Obat Herbal yang Bisa Menyembuhkan Corona
Rabu, 06 Mei 2020 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Untuk obat-obat herbal yang sudah disebarkan ke rumah-rumah sakit, Keri pun menegaskan harus ditelaah dulu. Diketahui apa saja komposisinya untuk mengetahui potensi khasiatnya. Dan yang penting produk tersebut harus sudah mengantongi izin dari BPOM.
Pada dasarnya herbal mempunyai kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang mempunyai peran dalam regulasi sistem imunitas. Jika ditelaah penyakit yang disebabkan oleh Covid 19 ini merupakan penyakit yang tergolong sebagai self limited desesase. Artinya menurut Keri, merupakan penyakit yang dapat pulih tanpa harus ada terapi khusus, dengan catatan sistem imunitas pada diri seseorang itu tergolong baik. Oleh karena itu yang harus diperhatikan saat pandemi ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas sistem imun tubuh agar masyarakat dapat survive dari resiko infeksi virus ini.
Jadi memang harus ada edukasi yang benar ke masyarakat bahwa anjuran untuk minum produk herbal itu bertujuan untuk meningkatkan sistem imun, bukan untuk pengobatan. Nah, jika mengkonsumsi obat-obatan harus dengan rekomendasi dan pantauan dari dokter. Jangan disalahartikan apa yang disampaikan Kepala BPOM itu melarang masyarakat mengkonsumsi herbal seperti jahe, kunyit, empon-empon dan jenis herbal lainnya.
Kepala BPOM hanya menegaskan memang belum ada obat khusus untuk Corona termasuk herbal. Dan obat-obatan yang diedarkan ke masyarakat harus memiliki izin dari BPOM. Apalagi di saat pandemi seperti ini, keamanan dan khasiat dari obat-obatan tersebut harus benar-benar terbukti dan terjamin.
Pada dasarnya herbal mempunyai kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang mempunyai peran dalam regulasi sistem imunitas. Jika ditelaah penyakit yang disebabkan oleh Covid 19 ini merupakan penyakit yang tergolong sebagai self limited desesase. Artinya menurut Keri, merupakan penyakit yang dapat pulih tanpa harus ada terapi khusus, dengan catatan sistem imunitas pada diri seseorang itu tergolong baik. Oleh karena itu yang harus diperhatikan saat pandemi ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas sistem imun tubuh agar masyarakat dapat survive dari resiko infeksi virus ini.
Jadi memang harus ada edukasi yang benar ke masyarakat bahwa anjuran untuk minum produk herbal itu bertujuan untuk meningkatkan sistem imun, bukan untuk pengobatan. Nah, jika mengkonsumsi obat-obatan harus dengan rekomendasi dan pantauan dari dokter. Jangan disalahartikan apa yang disampaikan Kepala BPOM itu melarang masyarakat mengkonsumsi herbal seperti jahe, kunyit, empon-empon dan jenis herbal lainnya.
Kepala BPOM hanya menegaskan memang belum ada obat khusus untuk Corona termasuk herbal. Dan obat-obatan yang diedarkan ke masyarakat harus memiliki izin dari BPOM. Apalagi di saat pandemi seperti ini, keamanan dan khasiat dari obat-obatan tersebut harus benar-benar terbukti dan terjamin.
(eko)
Lihat Juga :