Mengurangi Susut dan Limbah Pangan di Masa Pandemi Covid-19

Selasa, 13 Oktober 2020 - 02:22 WIB
loading...
A A A
"Kita harus membantu para pelaku bisnis untuk melaksanakan hal ini, sektor publik memiliki peran yang cukup signifikan untuk membangun infrastruktur yang kuat dan terus menjadi tantangan besar. Karena bisnis di Indonesia cukup dinamis dan terus berkembang pesat, kita akan terus membutuhkan solusi teknologi rantai pendingin berbiaya rendah untuk mengatasi beberapa tantangan tata ruang dan infrastruktur yang dihadapi di negara ini," papar dia.

Berbicara soal susut dan limbah pangan dari aspek gizi dan nutrisi, Dr. Dhian Dipo mengutarakan, mengurangi susut dan limbah pangan adalah sebuah investasi. "Ketika kita berbicara tentang makanan seimbang, kita harus tahu apa yang kita makan adalah apa yang kita butuhkan, dan apa yang kita butuhkan tidak bisa berdasarkan pada asumsi 'laper mata', dengan memesan semua makanan yang seharusnya bisa kita makan tetapi pada kenyataan sebenarnya hanya mampu memakan sebagian kecil darinya. Ini kemudian menjadi pemborosan makanan," tuturnya.

"Apa yang selama ini kami lakukan adalah mengedukasi masyarakat terhadap perubahan perilaku dan menekankan praktik yang baik melalui visualisasi efektif dari makanan seimbang yang dilakukan misalnya melalui inisiatiaf 'Isi Piringku' yang menunjukkan pola makan seimbang dan bergizi," tambah Dhian.

(Baca juga: 5 Alasan Hubungan Anda mulai Memudar dan Bagaimana Mengatasinya? )

Berkenaan dengan masalah pengukuran dampak, Craig Hanson dari WRI menyampaikan bahwa sekarang adalah waktunya untuk menanggapi serius tentang mengurangi susut dan limbah pangan. "Ini dapat dijadikan respons terhadap pandemi Covid-19 , terhadap perubahan iklim, dan pada dasarnya, ini sangat baik untuk lingkungan, bisnis, dan negara kita jika mengadopsi pendekatan target-mengukur-tindakan," ucapnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 40 Tahun di...
Rayakan 40 Tahun di Indonesia dengan Implementasikan Kirei Lifestyle Innovation
PERINMA Gelar Webinar...
PERINMA Gelar Webinar Empower, Inspire, Act untuk Dorong Kesetaraan Gender
Perkuat Ketahanan Pangan,...
Perkuat Ketahanan Pangan, GRASP 2030 Dorong Regulasi Redistribusi Surplus Lewat Workshop
Kegiatan Webinar Kobi...
Kegiatan Webinar Kobi Education x British Council untuk Sosialisasi GREAT Scholarships
Pemerintah Singapura...
Pemerintah Singapura Legalkan Konsumsi 16 Serangga Ini, Jangkrik hingga Ulat
Academia Open Publisher...
Academia Open Publisher Gelar Webinar Strategi Jitu Tembus Jurnal Scopus
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Berita Terkini
Dipersulit Sarwendah...
Dipersulit Sarwendah Ketemu Anak, Ruben Onsu Banjir Dukungan dari Teman Artis
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 65 : Dipa Kembali Pengaruhi Novan yang Mulai Ragu
Makin Panas, Kuasa Hukum...
Makin Panas, Kuasa Hukum Ruben Onsu Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tidak Tulus
Tak Lupa Masa Lalu,...
Tak Lupa Masa Lalu, RM BTS Beri Hadiah Pernikahan Rp120 Juta untuk Sleepy
Kim Soo Hyun Mulai Comeback...
Kim Soo Hyun Mulai Comeback ke Industri Hiburan Lewat Iklan Fashion
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Billionaire After Betrayal, Nonton di Aplikasi V+Short
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved