Redakan Kecemasan dengan Self Hypnosis

Senin, 19 Oktober 2020 - 07:30 WIB
loading...
A A A
“Semuanya tersimpan di memori nirsadar isinya sampah,” kata dr Susi. Seperti fobia, traumatis, dan berbagai penyakit yang dipicu oleh aspek psikologis. (Baca juga: Cukupi Nutrisi si Kecil di Masa Pandemi)

Nah, di sinilah self hypnosis berperan. Pasien akan membuka alam bawah sadar mereka dan menggantinya dengan hal-hal yang positif. Di sini hanya gelombang alfa yang terlibat, dengan kondisi tubuh masih sadar tapi pikiran rileks. Rileksasi gelombang alfa dalam suasana hening bisa lewat auditori, visual, atau sambil dipijat misalnya.

Pasien kemudian diminta untuk fokus pada tujuan yang ingin dicapai dengan mengatakan afirmasi positif. Katakan berulang “saya ikhlas, saya tenang,”. Self hypnosis dimulai dengan memejamkan mata, mengambil napas dengan otot perut, membebaskan pikiran, perasaan jiwa, dengan tubuh yang rileks. Tidak ada batasan untuk melakukan self hypnosis.

Yang jelas semakin sering, maka semakin bagus. Pikiran tidak mudah cemas, stres, atau bahkan depresi. Sebaliknya, hati dan pikiran menjadi tenang. Alhasil kita bisa berkompromi dengan keadaan yang ada. Tapi ingat, cara ini tidaklah instan. Melainkan harus diulang-ulang hingga menjadi kebiasaan. “Lagi isolasi misalnya, boleh dicoba untuk diterapkan daripada tidak sama sekali,” ujarnya. (Lihat videonya: Napi WNA Kabur dari Lapas Tangerang Ditemukan Tewas di Bogor)

Dr Susi menekankan bahwa metode ini amat mudah dijalankan tapi tidak banyak orang yang tahu. Tidak ada hubungannya dengan klenik, melainkan sangat ilmiah. Terapi self hypnosis menangani faktor psikologis yang berpotensi menyebabkan, memperparah, dan menghambat penyembuhan penyakit. (Sri Noviarni)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Berita Terkini
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
Sukses Lewat Cerita...
Sukses Lewat 'Cerita Lila', SHOW Bersiap Dukung Deretan Film Indonesia Go International
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved